Mahasiswa Unas Desak Rektorat Potong Biaya Kuliah dan Setop Kriminalisasi

Dwi Bowo Raharjo, Muhammad Yasir

Rabu, 01 Juli 2020 | 00:13 WIB
Mahasiswa Unas Desak Rektorat Potong Biaya Kuliah dan Setop Kriminalisasi
Ilustrasi Polisi dan BNN di Universitas Nasional, Jakarta, Selasa (25/6). ANTARA FOTO/Galih Pradipta

Suara.com - Mahasiswa Universitas Nasional (Unas) Jakarta berinisial RM, dilaporkan ke polisi. RM diduga dilaporkan oleh pihak rektorat kampus atas tudingan telah melakukan kekerasan secara bersama-sama di muka umum berkaitan dengan aksi demonstrasi menuntut potongan uang kuliah di tengah pandemi Covid-19 yang digelar di depan Kampus Unas, Jakarta Selatan, pada 11 Juni 2020.

Sejumlah himpunan mahasiswa Unas Jakarta yang tergabung dalam gerakan aksi #UNASGAWATDARURAT pun mendesak pihak rektorat untuk menghentikan upaya kriminalisasi terhadap beberapa mahasiswa tersebut. Disisi lain, mereka juga meminta rektorat kampus untuk mengabulkan permintaan mahasiswa agar melakukan pemotongan uang kuliah sebesar 50 persen di saat pendemi Covid-19.

"Dari kawan-kawan mahasiswa Unas kita ingin kampus memberikan potongan (uang kuliah) 50 sampai 60 persen dan memberikan tranparansi kampus dan statuta kampus. Kemudian hentikan kriminalisasi ke semua kawan-kawan mahasiswa yang dipanggil dan dilaporkan ke polisi. Segera hentikan," kata Dendy selaku Humas Aksi #UNASGAWATFDARURAT saat dihubungi, Selasa (30/6/2020).

Dendy mengemukakan bahwa upaya kriminalisasi yang dilakukan pihak rektorat terhadap beberapa mahasiswa Unas itu berawal dari adanya aksi menuntut potongan uang kuliah yang dilakukan sejumlah mahasiswa di media sosial dengan tagar #UNASGAWATDARURAT.

Setelah aksi di media sosial itu berjalan masif, pihak rektorat lantas memanggil 27 mahasiswa dan mengancam akan melaporkan ke polisi atas tudingan telah melakukan ujaran kebencian.

"Ada 27 kawan mahasiswa dipanggil, salah satunya mau dipidanakan dengan UU ITE," ujar Dendy.

Atas hal itu, Dendy mengemukakan bahwa pihaknya pun menggelar aksi unjuk rasa di depan kampus Unas. Aksi yang digelar selama tiga hari sejak 10 Juni. Aksi untuk meminta klarifikasi dari pihak rektorat kampus atas pemanggilan terhadap 27 mahasiswa itu justru menurut Dendy mendapat tindakan represif dari pihak keamanan kampus yang disebutnya turut melibatkan preman.

"Aksi selama tiga hari, di hari pertama kita aksi dipukul direpresif. Itu ada hari pertama videonya RM dipukul," ungkap Dendy.

Lebih lanjut, Dendy mengemukakan bahwa kerusuhan lebih parah terjadi di hari kedua ketika sejumlah mobil yang ditumpangi oleh birokrat kampus menerobos dan menabrak barikade mahasiswa yang menggelar aksi di depan gerbang kampus Unas. Saat itulah, menurut Dendy, RM sempat memukul mobil milik salah satu birokrat kampus lantaran menabrak barikade mahasiswa.

baca juga

"Kita buat border diterobos langsung oleh birokrasi yang keluar menggunakan mobil, peserta aksi ditabrak disitulah terjadi chaos," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Mahasiswa Dinyatakan Positif Narkoba, Polisi: UNAS Jadi Atensi Kami

4 Mahasiswa Dinyatakan Positif Narkoba, Polisi: UNAS Jadi Atensi Kami

News | Rabu, 26 Juni 2019 | 14:07 WIB

Rektor Panggil Polisi ke Kampus, 4 Mahasiswa UNAS Positif Ganja dan Sabu

Rektor Panggil Polisi ke Kampus, 4 Mahasiswa UNAS Positif Ganja dan Sabu

News | Selasa, 25 Juni 2019 | 18:47 WIB

Begini Cara Mendapat Peluang Kuliah Gratis di PTS Favorit

Begini Cara Mendapat Peluang Kuliah Gratis di PTS Favorit

Press Release | Jum'at, 05 Oktober 2018 | 11:05 WIB

Lagi, Unas Digerebek BNN

Lagi, Unas Digerebek BNN

News | Sabtu, 18 Oktober 2014 | 00:01 WIB

BNN Tes Urine di Kampus Unas

BNN Tes Urine di Kampus Unas

Foto | Selasa, 16 September 2014 | 15:46 WIB

Terkini

Spesifikasi Kapal China First Margaux yang Tabrak Perahu Nelayan di Selat Singapura

Spesifikasi Kapal China First Margaux yang Tabrak Perahu Nelayan di Selat Singapura

News | Selasa, 22 September 2026 | 11:33 WIB

APBD Perubahan Rp8 Triliun Lebih, Riau Fokus Lunasi Tunda Bayar

APBD Perubahan Rp8 Triliun Lebih, Riau Fokus Lunasi Tunda Bayar

Riau | Selasa, 22 September 2026 | 11:30 WIB

Belajar Memahami Diri dan Menemukan Ketenangan dalam Buku Seni Menyikapi Hidup

Belajar Memahami Diri dan Menemukan Ketenangan dalam Buku Seni Menyikapi Hidup

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 11:30 WIB

Esensi The End of Oak Street: Teror Dinosaurus yang Memburu Satu Keluarga

Esensi The End of Oak Street: Teror Dinosaurus yang Memburu Satu Keluarga

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 11:30 WIB

Geledah Rumjab Bupati Gowa, Polri Sita Dokumen dan Bukti Elektronik Terkait Kasus Korupsi Izin PBG

Geledah Rumjab Bupati Gowa, Polri Sita Dokumen dan Bukti Elektronik Terkait Kasus Korupsi Izin PBG

News | Selasa, 22 September 2026 | 11:29 WIB

Efek Domino Kenaikan Avtur: Ancaman Nyata Mahalnya Tiket Pesawat bagi Pariwisata

Efek Domino Kenaikan Avtur: Ancaman Nyata Mahalnya Tiket Pesawat bagi Pariwisata

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 11:28 WIB

Harga BBM Diesel Dunia Meroket ke Level Tertinggi Sepanjang Masa!

Harga BBM Diesel Dunia Meroket ke Level Tertinggi Sepanjang Masa!

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 11:21 WIB

Soroti Rantai Kekerasan Aparatur, Komnas HAM Tuntut Pertanggungjawaban Secara Hukum dan Politik

Soroti Rantai Kekerasan Aparatur, Komnas HAM Tuntut Pertanggungjawaban Secara Hukum dan Politik

News | Selasa, 22 September 2026 | 11:19 WIB

Jangan Sepelekan! Ini Arti Mata Kanan Kedutan Menurut Medis dan Primbon Jawa

Jangan Sepelekan! Ini Arti Mata Kanan Kedutan Menurut Medis dan Primbon Jawa

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 11:16 WIB

KBRI Singapura Belum Kasih Kepastian Dugaan WNI Jadi Korban Tabrakan Kapal di Selat Singapura

KBRI Singapura Belum Kasih Kepastian Dugaan WNI Jadi Korban Tabrakan Kapal di Selat Singapura

News | Selasa, 22 September 2026 | 11:16 WIB

×