7 Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan Zona Merah Virus Corona

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 07 Juli 2020 | 04:05 WIB
7 Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan Zona Merah Virus Corona
Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah. (Antara)

Suara.com - Sebanyak tujuh daerah dari total 24 kabupaten kota yang ada di Provinsi Sulawesi Selatan masih menyandang status zona merah dengan tingkat resiko tinggi penyebaran coronavirus disease (COVID-19), sisanya berstatus orange, kuning, dan hijau.

Berdasarkan data tim Pakar Gugus Tugas Pemprov Sulsel, wilayah kabupaten kota yang berstatus zona merah ada tujuh daerah masing-masing Kota Makassar, Kota Pare-pare, Kabupaten Gowa, Kabupaten Maros, Kabupaten Bulukumba, Kabupaten Takalar dan Kabupaten Luwu Timur.

"Untuk pasien positif di kabupaten kota sudah ditarik ke Makassar. Jadi tidak ada (pasien positif) kecuali di Luwu Timur. Karena disana ada PT Vale, ada Rumah Sakit Awal Bros, mereka sudah siapkan tempat isolasi," ucap Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah, usai pencanangan gerakan bersama percepatan penanganan COVID-19 di tribun lapangan Karebosi Makassar, Senin (.

Selanjutnya, zona kuning berada di empat daerah, yaitu Kabupaten Kepulauan Selayar, menyusul Kabupaten Bone, kemudian Kabupaten Soppeng dan Kabupaten Luwu Utara.

Sedangkan daerah yang berstatus zona oranye berada di enam daerah yakni Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Kabupaten Luwu, Kabupaten Jeneponto, Kabupaten Enrekang, Kabupaten Sidrap dan Kabupaten Sinjai.

Sementara baru enam wilayah kabupaten kota yang telah masuk ke zona hijau yakni, Kota Palopo, Kabupaten Bantaeng, Kabupaten Barru, Kabupaten Tana Toraja, Kabupaten Toraja Utara, dan Kabupaten Wajo.

"Kita bisa lihat dari beberapa daerah, kita klasifikasi mana yang sudah masuk zona hijau, zona kuning, zona oranye, dan merah. Sekarang ini Makassar masih masuk zona merah," sebut dia.

Menurut Nurdin, gerakan percepatan penanganan ini lahir dari gerakan bersama-sama untuk mencegah penularan virus corona, apalagi Kota Makassar masuk zona merah, sehingga diperlukan perhatian khusus.

"Makassar wilayah kecil, beda kabupaten wilayahnya luas. Kegiatan ini kita apresiasi, tapi kita malu, TNI-Polri sudah bekerja maksimal, masa aparat aparat pemerintah daerah tidak bisa bersinergi melawan covid," papar dia.

baca juga

Mantan Bupati Kabupaten Bantaeng dua priode ini juga sudah mengingatkan seluruh struktur pemerintahan harus bekerja secara maksimal mulai tingkat wali kota, camat, lurah, RT dan RW. Bahkan didukung tokoh agama, tokoh masyakat, tokoh pendidikan, tokoh perempuan dan tokoh pemuda serta organisasi lainnya.

Bahkan, ia telah menyiapkan hadiah menarik bagi setiap RT maupun RW yang berhasil keluar dari zona merah. Hal ini dilakukan untuk mendorong warga bersama-sama ikut berperan keluar dari pandemi dengan keadaan selamat.

"Zona Merah ini Makassar, Gowa, Maros, Luwu Timur, Bulukumba dan lainnya.

Saya kira itu tidak sulit (penanganannya) selama dikomunikasikan. Relawan kita cukup banyak, cuman memang yang kita lihat banyak masyarakat kurang transparan saat memeriksakan diri," ungkapnya.

Gubernur kembali menegaskan berulang kali dengan menyampaikan, bila masalah penyebaran COVID-19 di Kota Makassar bisa dikendalikan, maka daerah lain akan ikut, sehingga pandemi ini terselesaikan.

"Ini sudah berkali-kali saya disampaikan, kalau Makassar selesai, maka 80 persen kasus positif covid di Sulsel selesai. Kemarin dikumpulkan bupati, wali kota, keluhan satu Makassar. Memang banyak warga kita tidak sadar, saat kembali ke daerahnya dari Makassar, dia ternyata OTG (orang Tanpa Gejala)," tegas Nurdin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sungai Jeneberang Kering, Warga Bikin Wisata Dadakan

Sungai Jeneberang Kering, Warga Bikin Wisata Dadakan

Foto | Senin, 14 September 2026 | 10:00 WIB

KSOS Tolak Ojol Otomatis Disebut Buruh

KSOS Tolak Ojol Otomatis Disebut Buruh

News | Jum'at, 11 September 2026 | 17:00 WIB

Waduk Bili-Bili Mengering, Petani Sulap Lahan Genangan Jadi Sawah

Waduk Bili-Bili Mengering, Petani Sulap Lahan Genangan Jadi Sawah

Foto | Sabtu, 05 September 2026 | 11:00 WIB

Lahan Kosong 5.000 Meter Persegi di Tallasa City Makassar Terbakar, Damkarmat Pastikan Tak Meluas

Lahan Kosong 5.000 Meter Persegi di Tallasa City Makassar Terbakar, Damkarmat Pastikan Tak Meluas

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:33 WIB

Baru Selesai Overhaul, Sukhoi Su-30 MK2 TNI AU Keluar Landasan Saat Uji Terbang

Baru Selesai Overhaul, Sukhoi Su-30 MK2 TNI AU Keluar Landasan Saat Uji Terbang

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:19 WIB

Gempa NTT: Warga Kepulauan Selayar Mengungsi ke Dataran Tinggi Usai Lihat Air Laut Surut Tiba-tiba

Gempa NTT: Warga Kepulauan Selayar Mengungsi ke Dataran Tinggi Usai Lihat Air Laut Surut Tiba-tiba

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:01 WIB

5 Korban KM Nurul Salsa Ditemukan Selamat Berpegangan pada Rompong Nelayan

5 Korban KM Nurul Salsa Ditemukan Selamat Berpegangan pada Rompong Nelayan

Video | Minggu, 19 Juli 2026 | 13:00 WIB

Detik-detik Dramatis Evakuasi Korban Kapal Tenggelam di Perairan Sulawesi Selatan

Detik-detik Dramatis Evakuasi Korban Kapal Tenggelam di Perairan Sulawesi Selatan

Video | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:17 WIB

Mulai Agustus, Kota Makassar Tinggalkan Sistem Open Dumping di TPA

Mulai Agustus, Kota Makassar Tinggalkan Sistem Open Dumping di TPA

Foto | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:00 WIB

Drama Perceraian Bupati Gowa Berbuntut Laporan Polisi: Mantan Suami Cium Aroma Kesaksian Palsu

Drama Perceraian Bupati Gowa Berbuntut Laporan Polisi: Mantan Suami Cium Aroma Kesaksian Palsu

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 10:58 WIB

Terkini

Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas  Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor

Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 15:57 WIB

Mengurangi Limbah Styrofoam dengan Jamur, Bisakah Mushfoam Jadi Alternatif Kemasan?

Mengurangi Limbah Styrofoam dengan Jamur, Bisakah Mushfoam Jadi Alternatif Kemasan?

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 15:55 WIB

Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya

Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 15:54 WIB

Karier dan Rekam Jejak Suahasil Nazara Sang Menteri Keuangan Baru

Karier dan Rekam Jejak Suahasil Nazara Sang Menteri Keuangan Baru

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 15:53 WIB

Hotel Inhumans Rilis Lagu Tema untuk Musim Kedua, Tayang Perdana 4 Oktober

Hotel Inhumans Rilis Lagu Tema untuk Musim Kedua, Tayang Perdana 4 Oktober

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 15:50 WIB

Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699

Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 15:49 WIB

Kapal Kargo Iran Diserang Rudal Misterius di Selat Hormuz, Dekat Pulau Qeshm

Kapal Kargo Iran Diserang Rudal Misterius di Selat Hormuz, Dekat Pulau Qeshm

News | Senin, 14 September 2026 | 15:49 WIB

Said Abdullah Nilai Prabowo Sudah Waktunya Reshuffle Kabinet

Said Abdullah Nilai Prabowo Sudah Waktunya Reshuffle Kabinet

News | Senin, 14 September 2026 | 15:48 WIB

Trik Nonton Bioskop Lebih Murah Bulan Ini Pakai QRIS BRImo

Trik Nonton Bioskop Lebih Murah Bulan Ini Pakai QRIS BRImo

Bri | Senin, 14 September 2026 | 15:46 WIB

Anggaran Minim, BPBD DIY Geser Alokasi Atasi Bencana di Jogja

Anggaran Minim, BPBD DIY Geser Alokasi Atasi Bencana di Jogja

Jogja | Senin, 14 September 2026 | 15:46 WIB

×