Buruh Hamil Kerja Sampai Keguguran, Warganet Serukan #BoikotAice

Rendy Adrikni Sadikin | Farah Nabilla | Suara.com

Selasa, 07 Juli 2020 | 07:49 WIB
Buruh Hamil Kerja Sampai Keguguran, Warganet Serukan #BoikotAice
Logo Aice

Suara.com - Warganet turut menggaungkan kemarahannya kepada produsen es krim Aice (PT Alpen Food Industry) untuk menuntut kesejahteraan buruh yang dipekerjakan oleh perusahaan tersebut.

Tagar #BoikotAice pun menggema di sosial media hingga menjadi trending topic Twitter Indonesia. Kemarahan warganet ini adalah buntut dari tuntutan para buruh yang tak kunjung dipenuhi oleh perusahaan produsen es krim tersebut.

Menurut Federasi Serikat Buruh Demokratik Kerakyata (F-SEDAR) yang menaungi buruh Aice dalam Serikat Gerakan Buruh Bumi Indonesia PT Alpen Food Industry (SGBBI PT AFI), perusahaan justru melakukan pemutusah hubungan kerja atau PHK, bukan memenuhi tuntutan buruh.

Setidaknya sepanjang tahun 2019 hingga awal 2020, Sarinah menyebutkan telah terjadi 14 kasus keguguran dan enam kasus buruh PT AFI yang hamil bayinya meninggal dunia saat dilahirkan.

"Baru-baru ini juga terjadi dua kasus keguguran lain yang menimpa buruh perempuan Aice. Padahal buruh telah melakukan tiga kali perundingan bipartit dengan pihak Perusahaan PT. Alpen Food Industry (PT. AFI) untuk dipekerjakan nonshift untuk ibu hamil, namun tidak pernah ada kesepakatan antara buruh dengan pihak perusahaan," ungkap Sarinah, juru bicara F-SEDAR dalam keterengan tertulis kepada Suara.com, Minggu (5/7/2020).

"Terakhir kami menemukan fakta ibu hamil dinonshiftkan dari kerja shift 3 (23.00-07.00) saat usia kandungan mencapai 5 bulan. Selebihnya buruh masih dipekerjakan malam dari dari jam 18.00 sampai 23.00 WIB," imbuhnya.

Selain itu, F-SEDAR juga membantah adanya tuntutan gaji Rp 11 juta yang diajukan para buruh seperti yang diungkapkan oleh pihak perusahaan ke sejumlah media.

"Mengenai tuntutan gaji Rp 11 juta, bukanlah suatu tuntutan pasti. Angka ini muncul pada perundingan pada 29 Oktober 2019 mengenai persoalan upah di mana buruh mengajukan perhitungan kasar jika 15 persen diambil dari sales, maka dapat menggaji seluruh buruh di PT. Alpen Food Industry sebanyak Rp 11 juta per orang per bulan. Pihak buruh mempersilahkan perhitungan versi perusahaan," bunyi keterangan dari FSEDAR lewat laman resminya yang disitat Suara.com, Selasa (7/7/2020).

Atas polemik tersebut, warganet pun ramai-ramai menyuarakan pendapatnya dengan mengaungkan tagar #BoikotAice.

"Padahal kawan-kawan buruh AICE itu gak minta di gaji Rp 11 juta. Tuntutan mereka gak sebesar itu, sekitaran Rp 4,5 juta. Sangat bisa dipenuhi perusahaan, tapi AICE terus-terusan bilang ke media angka tuntutan Rp 11 juta, biar orang mikir tuntutan buruh AICE yg aneh," tulis @mazzini_gsp

"Aice cuma pencitraan.. Iklan mah di banyakin, gaji buruhnya mah tidak dibayarkan," imbuh warganet @DeuiWahyoe.

"#BoikotAice is trending right now. It has been happening for years!! SERIOUSLY. It even has started before Asian Games 2018! Stop buying ice cream from that brand (#BoikotAice lagi trending sekarang. Ini sudah berlangsung selama bertahun-tahun!! Serius. Ini bahkan sudah dimulai sebelum Asian Games 2018! Setop beli es krim brand ini sekarang -red)" tulis @nurulmuliaw.

Selain itu, tak sedikit pula warganet yang menyoroti kasus karyawati yang sampai keguguran karena tetap dipekerjakan di jam malam.

"Jika seorang pembunuh dikatakan kejam karena telah menghilangkan nyawa seseorang apa beda nya dengan PT ALPEN FOOD INDUSTRY dengan membiarkan banyaknya kasus buruh hamil yang keguguran?" kata @mudasarjana23.

"Slogannya "meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia ". Tetapi malah mempekerjakan buruh hamil pada malam hari yang berakibat sedikitnya 20 buruh perempuan yang hamil mengalami keguguran, mem-Phk buruhnya sepihak dan diganti buruh outsourcing," tulis warganet dengan akun @Mardian42118080.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banyak Buruh Hamil Keguguran, Buruh Es Krim Aice Demo di Depan DPP PKB

Banyak Buruh Hamil Keguguran, Buruh Es Krim Aice Demo di Depan DPP PKB

Bisnis | Senin, 06 Juli 2020 | 05:05 WIB

Ulang Tahun, Ji Chang Wook Jadi Trending di Twitter

Ulang Tahun, Ji Chang Wook Jadi Trending di Twitter

Entertainment | Minggu, 05 Juli 2020 | 14:10 WIB

Mentan Bikin Kalung Antivirus Corona, Tagar #KalungAntiBego Bergema

Mentan Bikin Kalung Antivirus Corona, Tagar #KalungAntiBego Bergema

News | Minggu, 05 Juli 2020 | 12:00 WIB

Kisah Buruh Pabrik Aice Saat May Day, Nasib Tak Jelas di Tengah Pandemi

Kisah Buruh Pabrik Aice Saat May Day, Nasib Tak Jelas di Tengah Pandemi

Jabar | Jum'at, 01 Mei 2020 | 14:33 WIB

Wabah Corona, 600 Lebih Buruh Pabrik Es Legendaris Aice Cikarang Kena PHK

Wabah Corona, 600 Lebih Buruh Pabrik Es Legendaris Aice Cikarang Kena PHK

Jabar | Kamis, 30 April 2020 | 22:28 WIB

Tenda Dibubarkan Paksa, Buruh AICE: Kami Bertahan Sampai Berhasil

Tenda Dibubarkan Paksa, Buruh AICE: Kami Bertahan Sampai Berhasil

News | Rabu, 11 Maret 2020 | 17:11 WIB

Aksi Protes, Tenda Buruh Es Krim Aice Dibongkar Paksa

Aksi Protes, Tenda Buruh Es Krim Aice Dibongkar Paksa

News | Rabu, 11 Maret 2020 | 07:14 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB