Kuota Haji 2020: 70 Persen Warga Asing, 30 Persen Warga Arab Saudi

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Selasa, 07 Juli 2020 | 21:13 WIB
Kuota Haji 2020: 70 Persen Warga Asing, 30 Persen Warga Arab Saudi
Ilustrasi Mekkah tempat ibadah haji. [shutterstock]

Suara.com - Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi telah mengumumkan presentasi pembagian jemaah haji yang diperbolehkan menunaikan ibadah tahun ini, di tengah pandemi Covid-19.

Menurut laporan Saudi Press Agency (SPA), 70 persen kuota jemaah haji tahun ini akan menjadi milik warga asing asing sementara 30 persen sisanya adalah warga Saudi.

Pembagian dari 30 persen untuk warga Arab Saudi akan dibatasi hanya untuk tenaga kesehatan dan petugas keamanan yang bebas dari Covid-19.

Mereka akan dipilih dari basis data petugas keamanan, sebagai pengakuan atas dedikasi dan peran penting mereka dalam melindungi semua segmen komunitas selama pertempuran melawan virus corona.

Pengumuman ini mengikuti keputusan kerajaan yang dikeluarkan oleh Raja Salman Bin Abdulaziz untuk memastikan keamanan para peziarah dan mencegah penyebaran virus corona.

"Jumlah jemaah akan sekitar 1000, mungkin lebih sedikit, atau lebih sedikit lagi," ujar Menteri Haji Mohammad Saleh Benten dikutip dari Channel News Asia.

Mohammad Saleh Benten juga menegaskan bahwa jumlah peserta tak akan sampai puluhan hingga ratusan ribu.

Kementerian telah menyiapkan rencana luar biasa untuk memastikan musim haji yang sesuai dengan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan Arab Saudi.

Jamaah melakukan shalat Jumat di Masjidil Haram dibawah suhu lebih dari 40 derajat celcius di Mekkah, Arab Saudi, Jumat (12/7). [ANTARA FOTO/Hanni Sofia]
Jamaah melakukan shalat Jumat di Masjidil Haram dibawah suhu lebih dari 40 derajat celcius di Mekkah, Arab Saudi, Jumat (12/7). [ANTARA FOTO/Hanni Sofia]

"Pemerintah Arab Saudi ingin mengadakan ibadah haji sesuai dengan langkah-langkah pencegahan standar kesehatan tertinggi untuk keselamatan jemaah," kata Kementerian Haji dalam sebuah pernyataan dikutip dari Gulf News.

Langkah ini bertujuan untuk memastikan ibadah haji dilakukan dengan aman serta memastikan semua jemaah haji dapat beribadah sesuai tuntunan.

Salah satu langkah pencegahan yang dikeluarkan adalah jemaah tidak diizinkan untuk menyentuh atau mencium Batu Hitam di Ka'bah.

Kementerian Haji dan Umrah juga sudah menetapkan persyaratan untuk jemaah haji yang akan beribadah tahun ini, antara lain:

• Calon jemaah haji tidak boleh menderita penyakit kronis apa pun

• Calon jemaah haji harus memberikan hasil tes PCR negatif yang membuktikan bahwa mereka bebas dari virus corona.

• Calon jemaah belum melaksanakan haji sebelumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menaker akan Jemput Etty, PMI dari Arab Saudi yang Dituduh Bunuh Majikan

Menaker akan Jemput Etty, PMI dari Arab Saudi yang Dituduh Bunuh Majikan

News | Senin, 06 Juli 2020 | 16:38 WIB

Arab Saudi Tetap Buka Ibadah Haji, Begini Protokol Kesehatan Bagi Jemaah

Arab Saudi Tetap Buka Ibadah Haji, Begini Protokol Kesehatan Bagi Jemaah

News | Senin, 06 Juli 2020 | 11:07 WIB

Pertama Kali, Arab Saudi Tunjuk Seorang Perempuan Menjadi Rektor

Pertama Kali, Arab Saudi Tunjuk Seorang Perempuan Menjadi Rektor

News | Minggu, 05 Juli 2020 | 16:21 WIB

Terkini

Kesaksian ART Selamat dalam Kebakaran yang Menewaskan Anggota BPK

Kesaksian ART Selamat dalam Kebakaran yang Menewaskan Anggota BPK

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:37 WIB

Curhat ASN soal WFH Setiap Jumat: Bisa Hemat Rp 400 Ribu Sebulan tapi Banyak Distraksi

Curhat ASN soal WFH Setiap Jumat: Bisa Hemat Rp 400 Ribu Sebulan tapi Banyak Distraksi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:22 WIB

Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan

Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:17 WIB

Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci

Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:07 WIB

Kisah Penjaga Perlintasan di Jogja: Lari Kibarkan Bendera Merah Hentikan Kereta saat Ada Mobil Mogok

Kisah Penjaga Perlintasan di Jogja: Lari Kibarkan Bendera Merah Hentikan Kereta saat Ada Mobil Mogok

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:58 WIB

Tewas Dalam Kebakaran, Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Dimakamkan di Kolaka

Tewas Dalam Kebakaran, Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Dimakamkan di Kolaka

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:54 WIB

Mampu Serap Banyak Karbon, Lahan Gambut Jadi Fokus Penelitian Global Untuk Perkuat Kebijakan

Mampu Serap Banyak Karbon, Lahan Gambut Jadi Fokus Penelitian Global Untuk Perkuat Kebijakan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:45 WIB

Dikenal Baik dan Suka Menolong, Menteri Koperasi Ngaku Sering Tukar Pikiran dengan Haerul Saleh

Dikenal Baik dan Suka Menolong, Menteri Koperasi Ngaku Sering Tukar Pikiran dengan Haerul Saleh

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:45 WIB

Haerul Saleh Wafat dalam Tragedi Kebakaran, Mentan: Beliau Selalu Mengedepankan Kepentingan Bangsa

Haerul Saleh Wafat dalam Tragedi Kebakaran, Mentan: Beliau Selalu Mengedepankan Kepentingan Bangsa

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:43 WIB

Polemik Anggaran Pendidikan! JPPI Sebut Jutaan Guru Hidup dengan Upah Tak Layak

Polemik Anggaran Pendidikan! JPPI Sebut Jutaan Guru Hidup dengan Upah Tak Layak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:34 WIB