Ibu Melahirkan di Depan Rumah Bidan, Izin Praktiknya Langsung Dicabut

Dany Garjito, Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 13 Juli 2020 | 10:15 WIB
Ibu Melahirkan di Depan Rumah Bidan, Izin Praktiknya Langsung Dicabut
Ibu melahirkan di depan rumah bidan (ist)

Suara.com - Ikatan Bidan Indonesia (IBI) mencabut izin praktik bidan berinisial SF di kecamatan Ketapang, kabupaten Sampang, Madura. Pencabutan tersebut karena bidan tersebut diduga melakukan pembiaran terhadap seorang ibu melahirkan di depan rumah bidan.

Pencabutan izin praktik bidan dilakukan selama tiga bulan. Selama itu, bidan yang bersangkutan tidak diperbolehkan membuka praktik.

Bidan SF menolak membantu persalinan seorang ibu hingga akhirnya ibu tersebut melahirkan di depan rumah. Setelah lahir secara mandiri tanpa bantuan, bidan itu baru keluar dari rumahnya untuk membantu si ibu itu.

Kejadian tersebut bermula saat Zainuri (28), harus menyaksikan istrinya, Aljannah (25) melahirkan di depan rumah bidan berinisial SF pada 4 Juli 2020 lalu. Saat kejadian, istrinya tengah mengalami kondisi kritis lantaran akan melahirkan.

Karena sudah tidak tahan menahan kontraksi, Zainudi mengantarkan ke rumah bidan dengan menggunakan sepeda motor untuk meminta pertolongan.

Akan tetapi, setelah menunggu hampir satu jam di depan rumahnya, tak ada respons dari bidan. Sesaat kemudian, suami bidan tersebut keluar rumah. Namun mengatakan jika istrinya tidak bisa melayani karena alasan sedang sakit.

“Tapi yang merespons adalah suaminya. Bahkan suaminya itu bilang bahwa istrinya (bidan) sedang sakit,” terang Zainuri dikutip dari Terkini.id -- jaringan Suara.com, Senin (13/7/2020).

Tidak lama kemudian anak sang bidan menyusul keluar dengan memberikan pernyataan yang tidak sama dengan ayahnya, bahwa SF tidak bisa melayani karena tidak ada asisten.

Karena sudah tidak tahan, akhirnya sang istri sekitar pukul 23.00 WIB terpaksa melahirkan secara mandiri di depan rumah bidan itu dan menjadi tontonan warga sekitar.

baca juga

Setelah bayinya lahir itu, tak berselang lama sang bidan dengan pakaian APD lengkap baru keluar dan berusaha memberikan bantuan.

“Kami langsung diarahkan masuk ke dalam rumah, kemudian anak dan istri saya dibersihkan. Setelah dibersihkan, anak saya diletakkan di inkubator selama kurang lebih lima belas menit,” ujar Zainuri.

Usai membersihkan anaknya itu, setengah jam kemudian pihaknya sudah diminta untuk pulang.

Bidan tersebut juga masih meminta bayaran kepadanya sebesar Rp 800.000 untuk pengganti biaya persalinan.

“Pukul 23.30 WIB kami disuruh pulang, alhamdulilah anak saya lahir dengan normal, jenis kelamin perempuan,” kata Zainuri.

Keesokan harinya, sang istri mengalami pendarahan hebat. Karena tidak ingin mengalami penolakan serupa, akhirnya ia meminta pertolongan bidan lainnya.

“Keesokan harinya istri saya mengalami pendarahan besar dengan wajah pucat, jadi saya memanggil bidan lain. Kalau meminta pertolongan ke bidan yang sama, saya takut kembali terjadi hal yang serupa,” ucap Zainuri.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Poster Calon Wakil Bupati, Rahmad Darmawan: Memang Ada Wacana

Viral Poster Calon Wakil Bupati, Rahmad Darmawan: Memang Ada Wacana

Bola | Sabtu, 11 Juli 2020 | 21:04 WIB

Menolak Dirawat, Pasien Covid-19 di Bantul Pulang ke Madura Naik Motor

Menolak Dirawat, Pasien Covid-19 di Bantul Pulang ke Madura Naik Motor

Jogja | Jum'at, 10 Juli 2020 | 20:43 WIB

Seorang Ibu di India Melahirkan Bayinya saat Mengantre Tes Covid-19

Seorang Ibu di India Melahirkan Bayinya saat Mengantre Tes Covid-19

News | Selasa, 07 Juli 2020 | 18:06 WIB

Terkini

Harga HP Xiaomi Terbaru Oktober 2026 yang Dijual di Indonesia

Harga HP Xiaomi Terbaru Oktober 2026 yang Dijual di Indonesia

Tekno | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:03 WIB

Short Selling Makin Diburu, 50 Investor Sudah Buka Rekening

Short Selling Makin Diburu, 50 Investor Sudah Buka Rekening

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:03 WIB

Kepala Dispora Tangsel Mukroni Mundur, Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3

Kepala Dispora Tangsel Mukroni Mundur, Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:00 WIB

210 Manuskrip Kuno Keraton Solo Mulai Didigitalisasi

210 Manuskrip Kuno Keraton Solo Mulai Didigitalisasi

Foto | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Cara Menggunakan Lidah Buaya untuk Rambut Rontok, Simak 4 Langkahnya

Cara Menggunakan Lidah Buaya untuk Rambut Rontok, Simak 4 Langkahnya

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:47 WIB

4 Micellar Water Lokal Glycerin Jaga Skin Barrier agar Lembap Bebas Iritasi

4 Micellar Water Lokal Glycerin Jaga Skin Barrier agar Lembap Bebas Iritasi

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:35 WIB

Terciduk Pesta Narkoba di Kamar Hotel Surabaya, 3 Anggota DPRD Jatim Cuma Direhab

Terciduk Pesta Narkoba di Kamar Hotel Surabaya, 3 Anggota DPRD Jatim Cuma Direhab

Jatim | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:33 WIB

7 Cara Cek Parfum Branded Ori atau Palsu, Perhatikan Kemasan hingga Wanginya

7 Cara Cek Parfum Branded Ori atau Palsu, Perhatikan Kemasan hingga Wanginya

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:31 WIB

Layanan Darurat Tangsel Siaga 112 Diingatkan Tak Jadi Ajang Prank

Layanan Darurat Tangsel Siaga 112 Diingatkan Tak Jadi Ajang Prank

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Eks Penghulu Kampung di Siak Ditangkap Terkait Korupsi Dana Desa Rp400 Juta

Eks Penghulu Kampung di Siak Ditangkap Terkait Korupsi Dana Desa Rp400 Juta

Riau | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:29 WIB

×