Sabet Hadiah Gulbenkian, Greta Thunberg Sumbangkan Rp 17 M untuk Lingkungan

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Selasa, 21 Juli 2020 | 17:16 WIB
Sabet Hadiah Gulbenkian, Greta Thunberg Sumbangkan Rp 17 M untuk Lingkungan
Greta Thunberg. [Twitter/Greta Thunberg/captured]

Suara.com - Aktivis lingkungan Greta Thunberg menyumbangkan hadiah satu juta euro atau setara Rp 17 miliar untuk lingkungan. Menyadur Channel News Asia pada Selasa (21/07/2020), uang itu merupakan Hadiah Gulbenkian yang ia dapatkan dari misi kemanusiaan.

Rencananya, uang itu akan dibagi-bagi melalui yayasannya untuk kelompok yang melindungi lingkungan dan menghentikan perubahan iklim.

"Hadiah ini lebih banyak dari uang yang selama ini saya bayangkan, tapi semua itu akan disumbangkan melalui yayasan saya pada organisasi yang bekerja di garis terdepan, yang terkena dampak krisis iklim dan ekologi," ungkap remaja ini.

Ketua juri ajang penghargaan, Jorge Sampaio mengatakan Greta pantas mendapat hadiah ini atas kegigihannya melestarkan lingkungan.

Greta Thunberg, Aktivis Lingkungan yang Menolak Naik Pesawat (twitter.com/CarolineLucas)
Greta Thunberg, Aktivis Lingkungan yang Menolak Naik Pesawat (twitter.com/CarolineLucas)

"Ia mampu memobilisasi generasi muda untuk membuat perubahan iklim dan perjuangan gigihnya untuk mengubah status quo yang bertahan," ujar Jorge Sampaio.

100 ribu euro pertama dari hadiah itu akan dialirkan pada kampanye 'SOS Amazonia' yang dipimpin oleh Fridays For Future Brazil untuk mengatasi pandemi virus Corona di Amazon.

100 ribu euro lainnya akan diberikan pada 'Stop Ecocide Foundation' untuk mendukung pekerjaan mereka yang menjadikan ecocide sebagai kejahatan internasional.

Ecocide adalah tindakan kriminal yang melanggar prinsip lingkungan dan Greta menyumbangkan dananya untuk menghentikan upaya ini.

Greta Thunberg, Aktivis Lingkungan yang Menolak Naik Pesawat (twitter.com/GretaThunberg)
Greta Thunberg, Aktivis Lingkungan yang Menolak Naik Pesawat (twitter.com/GretaThunberg)

Greta Thunberg sebelumnya juga memenangkan hadiah hak asasi manusia Amnesty International dan Penghargaan Penghidupan Kanan Swedia, yang sering disebut sebagai Nobel alternatif.

Meski sudah menyabet beberapa penghargaan bergengsi, Hadiah Gulbenkian senilai satu juta euro adalah hadiah terbesar yang pernah ia menangkan.

Greta mengatakan dia sangat tersanjung atas hadiah tahunan Gulbenkian tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Melihat Pembuatan Jam Tangan Vegan Pertama di Dunia Karya Anak Bangsa

Melihat Pembuatan Jam Tangan Vegan Pertama di Dunia Karya Anak Bangsa

Video | Minggu, 19 Juli 2020 | 15:00 WIB

Rumah Harry dan Meghan Markle Dituduh Hasilkan Emisi Karbon Sangat Tinggi

Rumah Harry dan Meghan Markle Dituduh Hasilkan Emisi Karbon Sangat Tinggi

Jabar | Minggu, 19 Juli 2020 | 13:36 WIB

Saluran Irigasi di Demak Dipenuhi Sampah, Begini Penampakannya

Saluran Irigasi di Demak Dipenuhi Sampah, Begini Penampakannya

Foto | Sabtu, 18 Juli 2020 | 18:35 WIB

Terkini

Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin

Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin

News | Minggu, 19 April 2026 | 23:08 WIB

Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu

Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:22 WIB

Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra

Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:17 WIB

Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah

Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:13 WIB

Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah

Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah

News | Minggu, 19 April 2026 | 20:06 WIB

Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap

Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap

News | Minggu, 19 April 2026 | 20:04 WIB

Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan

Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan

News | Minggu, 19 April 2026 | 19:13 WIB

Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima

Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:56 WIB

Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas

Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:49 WIB

Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat

Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:41 WIB