Dukung Penanganan Covid-19, Menaker Bagikan 1,6 Juta Alat Kesehatan

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Selasa, 21 Juli 2020 | 19:39 WIB
Dukung Penanganan Covid-19, Menaker Bagikan 1,6 Juta Alat Kesehatan
Menaker, Ida Fauziyah, Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) gelombang II dan Penyerahan Hasil Pelatihan Penanganan Dampak Covid-19, di BBPLK Serang, Kabupaten Serang, Banten, Selasa (21/7/2020). (Dok : Kemnaker)

Suara.com - Untuk mendukung penanganan Covid-19, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah, membagikan 1,6 juta produk alat kesehatan (alkes) hasil produksi pelatihan kerja di Balai Latihan Kerja (BLK) seluruh Indonesia. Produk tersebut didistribusikan dan dihibahkan secara serentak dan gratis kepada Satgas Penanggulangan Covid-19, rumah sakit, lembaga keagamaan, serikat pekerja/buruh, dan lainnyal.

"Pemerintah berupaya menyiapkan sejumlah langkah untuk pengamanan Covid-19 dan dampaknya, termasuk mengerahkan program pelatihan kerja di BLK, " ujarnya, saat membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) gelombang II dan Penyerahan Hasil Pelatihan Penanganan Dampak Covid-19, di Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Serang, Kabupaten Serang, Banten, Selasa (21/7/2020).

Menurut Ida, dalam menghadapi pandemi Covid-19, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah melakukan refocusing program tanggap Covid-19 dengan mengoptimalkan fungsi BLK, baik BLK UPTP, BLK UPTD, maupun BLK Komunitas.

"BLK diarahkan untuk menyelenggarakan pelatihan penanganan dampak Covid-19, yang ditujukan untuk menyiapkan dan memproduksi barang/alat yang dapat membantu masyarakat dalam pencegahan penularan Covid-19," katanya.

Ia menambahkan, untuk mempercepat penanganan dampak Covid-19 maupun peningkatan sumber daya manusia (SDM) di daerah, diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Kebijakan yang dibuat di daerah harus selaras dengan kebijakan yang dibuat oleh pemerintah pusat.

"Berbagai kebijakan yang dibuat merupakan bagian dari upaya membangun dan menciptakan ekosistem perekonomian nasional yang kondusif dan berdaya saing," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menaker secara simbolis menyerahkan hasil pelatihan penanganan Covid-19 kepada perwakilan pondok pesantren, serikat pekerja, Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI), dan peserta pelatihan PBK. Alkes yang diberikan adalah 1700 face shield; 4000 masker; 108 hazmat; 16 wastafel portable dan 32 wastafel otomatis.

"Kepada penerima bantuan hasil pelatihan penanganan dampak Covid-19, saya berharap, semoga alat-alat ini dapat bermanfaat dan dapat digunakan untuk membantu masyarakat dalam menanggulangi penyebaran Covid-19, " katanya.

Sementara itu, Dirjen Binalattas, Bambang Satrio Lelono, dalam sambutannya mengatakan sejak Covid-19 merebak, pihaknya telah melaksanakan program tanggap Covid-19 dengan mengoptimalkan fungsi BLK.

"Pelatihan di BLK diarahkan untuk menghasilkan produk-produk kesehatan Covid-19, " ujarnya.

Bambang menambahkan, sebanyak 8.876 peserta pelatihan di seluruh BLK telah membuat alkes yang diperlukan masyarakat untuk mencegah Covid-19. Pembuatan alkes tersebut melibatkan 23 BLK UPTP, 71 BLK UPTD, dan 10 BLK Komunitas.

"Hasilnya dapat diproduksi sebanyak 1,5 juta masker, 47 ribu APD, 50 ribu hand sanitizer, 26 ribu face shield, dan 1.116 wastafel, " katanya.

Ia menjelaskan, hasil pelatihan penanganan dampak Covid-19 di BBPLK Serang sebagian telah didistribusikan melalui Satuan Penanggulangan Covid-19 di wilayah Kota dan Kabupaten Serang, Kota Cilegon, Kabupaten Lebak dan Pandeglang.

Turut hadir Wali Kota Serang, Syafrudin; Kepala BBPLK Serang, Agung Nur Rohmad; Kadisnaker Serang, Akhmad Benbela; dan Tim Satgas Penanggulangan Covid-19 Serang.(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin AstraZeneca Siap Digunakan Akhir 2020? Ini Jawaban Peneliti Oxford

Vaksin AstraZeneca Siap Digunakan Akhir 2020? Ini Jawaban Peneliti Oxford

Health | Selasa, 21 Juli 2020 | 19:04 WIB

PDIP Optimis Tim Bentukan Jokowi Bisa Selesaikan Soal Kesehatan dan Ekonomi

PDIP Optimis Tim Bentukan Jokowi Bisa Selesaikan Soal Kesehatan dan Ekonomi

News | Selasa, 21 Juli 2020 | 18:48 WIB

Ilmuwan Asal Inggris Klaim Vaksin Covid-19 Siap Dipakai Menjelang Natal

Ilmuwan Asal Inggris Klaim Vaksin Covid-19 Siap Dipakai Menjelang Natal

Health | Selasa, 21 Juli 2020 | 19:35 WIB

Gugus Tugas Covid-19 Dibubarkan, Ahli Epidemologi: Pandemi Tak akan Selesai

Gugus Tugas Covid-19 Dibubarkan, Ahli Epidemologi: Pandemi Tak akan Selesai

Health | Selasa, 21 Juli 2020 | 18:20 WIB

Dicurigai Meninggal Kena Covid-19, Jasad Bayi Dibuang ke Sungai

Dicurigai Meninggal Kena Covid-19, Jasad Bayi Dibuang ke Sungai

News | Selasa, 21 Juli 2020 | 18:36 WIB

Studi: Penularan Covid-19 Lebih Tinggi pada Anak Sekolah di Atas 9 Tahun

Studi: Penularan Covid-19 Lebih Tinggi pada Anak Sekolah di Atas 9 Tahun

Health | Selasa, 21 Juli 2020 | 18:26 WIB

Terkini

Seskab Teddy Ungkap Isi Pertemuan Empat Mata Prabowo dan Macron

Seskab Teddy Ungkap Isi Pertemuan Empat Mata Prabowo dan Macron

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:00 WIB

Komnas HAM Papua: 4 Kekerasan Menonjol Terjadi di Awal 2026, 14 Korban Meninggal Dunia

Komnas HAM Papua: 4 Kekerasan Menonjol Terjadi di Awal 2026, 14 Korban Meninggal Dunia

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:54 WIB

Murka Elite NasDem ke Tempo Soal Merger Gerindra Dinilai Rendahkan Martabat Surya Paloh

Murka Elite NasDem ke Tempo Soal Merger Gerindra Dinilai Rendahkan Martabat Surya Paloh

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:51 WIB

Skenario Terburuk IMF, Perang Iran Bikin Pertumbuhan Ekonomi Dunia Anjlok Hingga Level Terendah

Skenario Terburuk IMF, Perang Iran Bikin Pertumbuhan Ekonomi Dunia Anjlok Hingga Level Terendah

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:48 WIB

Mengenal Oghab 44, Benteng Bawah Gunung Iran yang Siap Hancurkan Armada AS di Selat Hormuz

Mengenal Oghab 44, Benteng Bawah Gunung Iran yang Siap Hancurkan Armada AS di Selat Hormuz

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:36 WIB

Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit

Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:22 WIB

Kelaparan Hantui India Usai LPG Langka Imbas Perang Iran, Buruh di Kota Balik ke Desa

Kelaparan Hantui India Usai LPG Langka Imbas Perang Iran, Buruh di Kota Balik ke Desa

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:14 WIB

DO Saja Tak Cukup, DPR Minta Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual Diseret ke Ranah Pidana

DO Saja Tak Cukup, DPR Minta Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual Diseret ke Ranah Pidana

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:12 WIB

Jangan Sampai Menyesal! Ini Risiko Besar Jika Berangkat Haji Tanpa Visa Sah

Jangan Sampai Menyesal! Ini Risiko Besar Jika Berangkat Haji Tanpa Visa Sah

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:09 WIB

Dosen Universitas Budi Luhur Inisial Y Dipolisikan, Diduga Cabuli Mahasiswi Sejak 2021

Dosen Universitas Budi Luhur Inisial Y Dipolisikan, Diduga Cabuli Mahasiswi Sejak 2021

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:07 WIB