Jansen Sebut Jago Aplikasi Belum Tentu Paham Pendidikan, Sindir Nadiem?

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Jum'at, 24 Juli 2020 | 20:55 WIB
Jansen Sebut Jago Aplikasi Belum Tentu Paham Pendidikan, Sindir Nadiem?
Mendikbud Nadiem Makarim mengikuti foto bersama seusai pelantikan menteri Kabinet Indonesia Maju di Beranda Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10/2019). [ANTARA FOTO/Wahyu Putro]

Suara.com - Politisi Partai Demokrat Jansen Sitindaon diduga memberikan sindiran menohok terhadap Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim. Jansen menyebut seseorang yang jago aplikasi belum tentu memahami dunia pendidikan di satu negara.

Hal itu disampaikan oleh Jansen melalui akun Twitter miliknya @jansen_jsp. Menurutnya, seseorang yang ahli dalam transportasi tak bisa menjadi Menteri Pendidikan secara instan.

"Jago di industri transportasi itu tak bisa ujug-ujug pasti mampu jadi Menteri Pendidikan. Dunianya beda!" kata Jansen seperti dikutip Suara.com, Jumat (24/7/2020).

Tak sampai disitu, Jansen juga menyindir Nadiem yang memiliki latar belakang CEO Gojek. Meski Nadiem sangat piawai memimpin Gojek hingga menjadi startup unicorn, namun belum tentu ia memahami dunia pendidikan.

"Jago buat aplikasi, jelas belum tentu mengerti soal pendidikan. Apalagi lingkupnya pendidikan satu negeri," ungkapnya.

Dalam cuitannya, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat itu juga memberikan contoh pendiri Facebook Mark Zuckerberg. Meski Mark Zuckerberg dinilai jauh lebih sukses, ia juga belum tentu mampu menjadi Menteri Pendidikan Amerika Serikat.

"Betsy DeVos saja kemarin hanya unggul 1 suara di voting Senat," ungkapnya.

Jansen Sitindaon sindir Mendikbud Nadiem Makarim? (Twitter/jansen_jsp)
Jansen Sitindaon sindir Mendikbud Nadiem Makarim? (Twitter/jansen_jsp)

Polemik POP Kemendikbud

Nadiem Makarim menjadi sorotan publik usai mencuatnya polemik Program Organisasi Penggerak (POP) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Sebagai informasi, program Organisasi Penggerak Kemendikbud merupakan program peningkatan kompetensi Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang dilakukan ormas dengan dana hibah dari pemerintah senilai total Rp 595 miliar.

Ormas yang lolos seleksi akan diberi dana yang besarnya dibagi kategori. Kategori gajah diberi dana hingga Rp 20 miliar, Kategori Macan dengan dana hingga Rp 5 miliar, dan Kategori Kijang dengan dana hingga Rp 1 miliar.

Ormas calon penerima Program Organisasi Penggerak Kemendikbud yang lolos disahkan lewat surat Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan tanggal 17 Juli Tahun 2020 Nomor 2314/B.B2/GT/2020 yang ditandatangani Direktur Jenderal GTK, Iwan Syahril.

Yayasan Putera Sampoerna lolos untuk mendapatkan dana Kategori Macan dan Gajah, lalu Yayasan Bhakti Tanoto lolos dalam Kategori Gajah sebanyak dua kali (Pelatihan guru SD dan SMP).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polemik POP Kemendikbud Memanas, Said Didu: Semoga Nadiem Segera Sadar

Polemik POP Kemendikbud Memanas, Said Didu: Semoga Nadiem Segera Sadar

News | Jum'at, 24 Juli 2020 | 18:33 WIB

Susul Muhamadiyah dan NU, Giliran PGRI Mundur dari POP Kemendikbud

Susul Muhamadiyah dan NU, Giliran PGRI Mundur dari POP Kemendikbud

News | Jum'at, 24 Juli 2020 | 10:43 WIB

Buntut Polemik POP, Jokowi Didesak Cari Pengganti Menteri Nadiem

Buntut Polemik POP, Jokowi Didesak Cari Pengganti Menteri Nadiem

News | Jum'at, 24 Juli 2020 | 08:59 WIB

Terkini

Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan

Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 23:10 WIB

Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan

Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:44 WIB

Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:38 WIB

Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!

Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:32 WIB

Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45

Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:13 WIB

Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung

Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:00 WIB

Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar

Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 21:30 WIB

Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang

Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 21:00 WIB

Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus

Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:32 WIB

AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas

AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:30 WIB