Benderanya Dibakar Demonstran Hagia Sophia, Pemerintah Turki Berang

Reza Gunadha, Arief Apriadi

Sabtu, 25 Juli 2020 | 18:27 WIB
Benderanya Dibakar Demonstran Hagia Sophia, Pemerintah Turki Berang
Ilustrasi bendera Turki. (Shutterstock)

Suara.com - Pemerintah Turki berang dengan aksi pembakaran bendera negaranya yang dilakukan demonstran di Thessaloniki, Yunani, Sabtu (25/7/2020).

Demonstrasi di kota Thessaloniki menyeruak sebagai bentuk memprotes atas perubahan status ikon Istanbul, Hagia Sophia yang kini difungsikan sebagai masjid.

Hagia Sophia diketahui memiliki sejarah panjang yang berkaitan antar agama Islam dan Kristen. Pada awal pendiriannya, bangunan megah itu berstatus sebagai gereja katerdal kristen ortodoks.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Turki Hami Aksoy mengecam pemerintah Yunani yang mereka anggap sengaja membiarkan pembakaran bendera yang terjadi pada Sabtu (25/7/2020).

"Kami sangat mengutuk bahwa pemerintah Yunani dan anggota parlemen memprovokasi publik melalui pernyataan bermusuhan mereka," kata Aksoy kepada kantor berita Anadolu, Sabtu (25/7/2020).

"(Dan secara terbuka (mereka) membiarkan pembakaran bendera kami di Thessaloniki," tambahnya.

Gelombang protes muncul di Yunani setelah Hagia Sophia untuk pertama kalinya dalam 86 tahun terakhir, kembali diperuntukan untuk menggelar shalat pada Jumat (24/7/2020).

Anadolu melaporkan sekelompok demonstran Yunani sayap kanan membakar bendera Turki pada Jumat malam di luar Gereja Hagia Sophia yang berada di Thessaloniki, Yunani.

Umat Islam melaksanakan salat Jumat di Masjid Hagia Sophia untuk pertama kalinya setelah 86 tahun pada 24 Juli 2020 di Istanbul, Turki.  [Foto/Anadolu Agency]
Umat Islam melaksanakan salat Jumat di Masjid Hagia Sophia untuk pertama kalinya setelah 86 tahun pada 24 Juli 2020 di Istanbul, Turki. [Foto/Anadolu Agency]

Para demonstran berbaris menuju Konsulat Turki sambil memegang poster protes bertuliskan: "Untuk tanah air, negara, dan ortodoksi."

baca juga

Pasukan keamanan menghentikan para pengunjuk rasa di luar konsulat yang membakar bendera Turki sambil menyanyikan lagu kebangsaan Yunani dan meneriakkan slogan-slogan tertentu.

Sebelumnya, Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis menggambarkan keputusan Turki mengubah status Hagia Sophia dari museum ke masjid sebagai "pembuat onar".

Konversi Hagia Sophia kembali menjadi rumah peribadatan umat Muslim juga disebutnya sebagai penghinaan terhadap peradaban abad ke-21.

"Apa yang sedang terjadi di Konstantinopel hari ini bukanlah demonstrasi kekuatan, tetapi bukti kelemahan," ujar Mitsotakis yang menyebut Istanbul dengan nama lamanya, Konstantinopel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Salat Jenazah di Menara Masjid Hagia Sophia

Salat Jenazah di Menara Masjid Hagia Sophia

Foto | Sabtu, 25 Juli 2020 | 08:35 WIB

Hagia Sophia: Salat Jumat Pertama Setelah 86 Tahun

Hagia Sophia: Salat Jumat Pertama Setelah 86 Tahun

Video | Sabtu, 25 Juli 2020 | 12:30 WIB

Begini Suasana Salat Jumat Perdana di Hagia Sophia

Begini Suasana Salat Jumat Perdana di Hagia Sophia

Foto | Jum'at, 24 Juli 2020 | 19:14 WIB

Hagia Sophia dan Sejarah Konversi yang Bergejolak

Hagia Sophia dan Sejarah Konversi yang Bergejolak

News | Jum'at, 24 Juli 2020 | 20:55 WIB

Suasa di Hagia Sophia Turki saat Salat Jumat Perdana

Suasa di Hagia Sophia Turki saat Salat Jumat Perdana

News | Jum'at, 24 Juli 2020 | 16:47 WIB

Terkini

Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih

Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih

Foto | Rabu, 29 Juli 2026 | 06:00 WIB

Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran

Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran

Sulsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 05:37 WIB

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

×