Ingin Matikan Virus Corona, Pria Ini Sengaja Bakar Minimarket Miliknya

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Sabtu, 01 Agustus 2020 | 12:34 WIB
Ingin Matikan Virus Corona, Pria Ini Sengaja Bakar Minimarket Miliknya
Ilustrasi Minimarket. (Pixabay.com/Alexas_Fotos)

Suara.com - Pemilik minimarket di Australia sengaja menyulut api di tokonya sendiri sebagai upaya untuk mematikan virus corona.

Menyadur New York Post, Edward Guy Mason yang memiliki bisnis di kota Bruce Rock, menyakini dirinya terinfeksi virus corona dan berupaya bunuh diri di tempat usahanya.

Mason lantas membakar tiga troli berisi kardus pada 25 Maret lalu yang kemudian membuat minimarketnya terbakar hebat. Ia lalu melarikan diri dari lokasi kejadian.

Namun ia berhasil terlacak polisi. Saat ditangkap, pria berusia 57 tahun ini mengaku dirinya yakin positif Covid-19 dan berusaha melindungi pembeli dari virus.

"Saya membakar minimarket untuk membunuh kuman," ujar Mason menurut pengacaranya, Richard Lawson.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Keputusan membakar toko berawal dari Mason yang mengetahui bagaimana cara transmisi virus corona.

"Melihat bagaimana itu dapat ditransmisikan dan saya berpikir, 'Kami mendapatkan kotak-kotak keluar dari gudang, kotak-kotak yang datang dari China. Saya merasa pasti ada kuman pada karton ini," katanya.

Dalam persidangan pekan ini, Mason menyatakan bersalah atas tuduhan merusak bangunan.

Hakim John Prior memutuskan Mason untuk membayar setengah biaya kerugian terhadap rekan bisnisnya, menangguhkan dakwaan hukuman 16 bulan penjara.

baca juga

Adapun kerugian kerusakan toko yang ia derita sebesar USD 700.000 atau sekitar Rp 10 miliar.

“Pada saat itu, anda punya obsesi dengan COVID-19. Itu berdampak pada bisnis kelontong Anda. Anda percaya Anda terinfeksi. Anda ingin membuat orang aman, ”kata Prior.

Selepas sidang, Mason mengatakan kepada wartawan bahwa tingkat stresnya melonjak karena tokonya kebanjiran pelanggan ketika pandemi virus corona di mulai.

Minimarket Mason yang merupakan satu-satunya toko kelontong di wilayahnya, menjadi tujuan utama orang-orang yang akan memenuhi kebutuhan rumah tangga.

"Saya membuka toko dan hanya melihat rak saya terus kosong. Sangat sulit untuk ditangani." katanya. "Orang-orang mengemudi 30 menit dari kota lain dan berbelanja di tempatku ketika (minimarket) di kotanya kehabisan stok."

Ia menambahkan, "Dari sinilah semua konflik di mulai, pelangganku tak bisa mengerti mengapa mereka tidak bisa mendapatkan kebutuhan hariannya."

Ke depan, Mason berencana membangun dan menjalankan kembali bisnis minimarketnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Agar Produk Cokelat Tak Dicuri, Kocaknya Minimarket Ini Pasang Tulisan Unik

Agar Produk Cokelat Tak Dicuri, Kocaknya Minimarket Ini Pasang Tulisan Unik

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2020 | 20:40 WIB

Tengil Banget! Intip Detik-detik 2 Bocah Kempesin Boneka Minimarket

Tengil Banget! Intip Detik-detik 2 Bocah Kempesin Boneka Minimarket

News | Kamis, 23 Juli 2020 | 10:18 WIB

Bertahan saat Pandemi, Pub LBTGQ Terbesar di Peru Disulap Jadi Minimarket

Bertahan saat Pandemi, Pub LBTGQ Terbesar di Peru Disulap Jadi Minimarket

News | Rabu, 01 Juli 2020 | 12:57 WIB

Terkini

Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut

Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 00:10 WIB

Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka

Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka

Health | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar

Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar

Sumsel | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara

Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara

Banten | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:19 WIB

Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026

Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026

Sport | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak

Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini

Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini

Jabar | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional

Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen

Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen

Video | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif

Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:24 WIB

×