Ingin Matikan Virus Corona, Pria Ini Sengaja Bakar Minimarket Miliknya

Reza Gunadha | Fitri Asta Pramesti
Ingin Matikan Virus Corona, Pria Ini Sengaja Bakar Minimarket Miliknya
Ilustrasi Minimarket. (Pixabay.com/Alexas_Fotos)

"Saya membakar minimarket untuk membunuh kuman," ujar Mason.

Suara.com - Pemilik minimarket di Australia sengaja menyulut api di tokonya sendiri sebagai upaya untuk mematikan virus corona.

Menyadur New York Post, Edward Guy Mason yang memiliki bisnis di kota Bruce Rock, menyakini dirinya terinfeksi virus corona dan berupaya bunuh diri di tempat usahanya.

Mason lantas membakar tiga troli berisi kardus pada 25 Maret lalu yang kemudian membuat minimarketnya terbakar hebat. Ia lalu melarikan diri dari lokasi kejadian.

Namun ia berhasil terlacak polisi. Saat ditangkap, pria berusia 57 tahun ini mengaku dirinya yakin positif Covid-19 dan berusaha melindungi pembeli dari virus.

"Saya membakar minimarket untuk membunuh kuman," ujar Mason menurut pengacaranya, Richard Lawson.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Keputusan membakar toko berawal dari Mason yang mengetahui bagaimana cara transmisi virus corona.

"Melihat bagaimana itu dapat ditransmisikan dan saya berpikir, 'Kami mendapatkan kotak-kotak keluar dari gudang, kotak-kotak yang datang dari China. Saya merasa pasti ada kuman pada karton ini," katanya.

Dalam persidangan pekan ini, Mason menyatakan bersalah atas tuduhan merusak bangunan.

Hakim John Prior memutuskan Mason untuk membayar setengah biaya kerugian terhadap rekan bisnisnya, menangguhkan dakwaan hukuman 16 bulan penjara.

Adapun kerugian kerusakan toko yang ia derita sebesar USD 700.000 atau sekitar Rp 10 miliar.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS