Covid-19 Renggut 13 Dokter dalam Dua Pekan, Tenaga Medis India Panik

Reza Gunadha, Arief Apriadi

Minggu, 02 Agustus 2020 | 18:50 WIB
Covid-19 Renggut 13 Dokter dalam Dua Pekan, Tenaga Medis India Panik
Ilustrasi Covid-19. (Pexels)

Suara.com - Tenaga medis penanganan Covid-19 di India merasa khawatir dan panik setelah 13 dokter meninggal akibat terinfeksi virus Corona hanya dalam periode dua pekan terakhir.

Menyadur Gulfnews, Minggu (2/8/2020), 12 dokter diantaranya meninggal dunia di Institut Ilmu Kedokteran Medis India (AIIMS) yang dikelola pemerintah federal di Patna.

Usia rata-rata dokter yang gugur dalam peperangan menghadapi pandemi Covid-19 itu sekitar 65 tahun. Kondisi itu membuat tenaga medis, diwakili Asosiasi Medis India (IMA), menjadi khawatir sekaligus geram.

Mereka, kata sekretaris IMA, Dr. Sunil Kumar, merasa kesal terhadap pemerintah negara bagian lantaran tidak menggubris permintaaan untuk membeastugaskan dokter yang berusia 65 tahun ke atas.

Di sisi lain, fasilitas kesehatan termasuk Alat Pelindung Diri (APD) yang diberikan pemerintah bagi tenaga medis juga kerap tidak memadai dan di bawah standar.

“Kami sangat khawatir dengan kematian dokter. Kami meminta berkali-kali kepada pemerintah negara bagian, tapi tidak pernah didengar," kata Dr. Sunil Kumar.

Wakil presiden IMA Dr Ajay Kumar menyalahkan pasokan peralatan dan sarung tangan PPE di bawah standar. Menurutnya, masalah itu turut jadi faktor meningkatnya kematian akibat Covid-19 di antara tenaga medis.

Ilustrasi Covid-19 - (Pixabay/sweetlouise)
Ilustrasi Covid-19 - (Pixabay/sweetlouise)

Di sisi lain, permintaan komunitas medis akan 50 persen dari otal sekitar 1.000 tempat tidur di AIIMS-Patna juga tak dikabulkan pemerintah.

Kondisi itu membuat mereka pada akhirnya mengembangkan fasilitas perawatan COVID-19 secara mandiri di Patna, ibu kota Bihar, untuk menyelamatkan nyawa masyarakat.

baca juga

“Kami mencoba memobilisasi sumber daya kami untuk mengembangkan pusat perawatan COVID-19 di mana dokter akan diberikan prioritas dalam perawatan,” jelas Dr. Sunil Kumar.

Selain dokter, pandemi Covid-19 juga telah merenggut nyawa teknisi di laboratorium pemerintah Bihar.

Tiga teknisi telah meninggal akibat virus Corona kini telang menyebar hampir di seluruh negara bagian tersebut.

COVID-19 telah merenggut 298 nyawa dan menginfeksi 50.987 orang di Bihar hingga 31 Juli, menurut laporan departemen kesehatan negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter: Nama Hadi Pranoto di Video Anji Tidak Dikenal di Komunitas Ilmiah

Dokter: Nama Hadi Pranoto di Video Anji Tidak Dikenal di Komunitas Ilmiah

Health | Minggu, 02 Agustus 2020 | 18:30 WIB

PSBB Transisi Jakarta Diperpanjang hingga 13 Agustus 2020

PSBB Transisi Jakarta Diperpanjang hingga 13 Agustus 2020

Foto | Minggu, 02 Agustus 2020 | 18:30 WIB

Belum Lihat Video Anji? Berikut Ragam Klaim Antibodi Covid-19 Hadi Pranoto

Belum Lihat Video Anji? Berikut Ragam Klaim Antibodi Covid-19 Hadi Pranoto

Health | Minggu, 02 Agustus 2020 | 18:04 WIB

Kanada Luncurkan Aplikasi Deteksi Covid-19, Bagaimana Cara Kerjanya?

Kanada Luncurkan Aplikasi Deteksi Covid-19, Bagaimana Cara Kerjanya?

Health | Minggu, 02 Agustus 2020 | 17:56 WIB

Cegah Gelombang Ketiga Covid-19, China Kirim Tim Medis ke Hong Kong

Cegah Gelombang Ketiga Covid-19, China Kirim Tim Medis ke Hong Kong

Health | Minggu, 02 Agustus 2020 | 17:21 WIB

Terkini

Tak Punya SPPG, Sudaryono Minta Publik Laporkan Oknum Ngaku Kerabat Kepala BGN

Tak Punya SPPG, Sudaryono Minta Publik Laporkan Oknum Ngaku Kerabat Kepala BGN

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:08 WIB

5 Merek Parfum Lokal Paling Populer di Indonesia 2026, Laris Manis Dibeli Lewat Shopee

5 Merek Parfum Lokal Paling Populer di Indonesia 2026, Laris Manis Dibeli Lewat Shopee

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:08 WIB

Dugaan Kekerasan Oknum Polisi di Rupat Utara Dilaporkan ke Komnas HAM dan LPSK

Dugaan Kekerasan Oknum Polisi di Rupat Utara Dilaporkan ke Komnas HAM dan LPSK

Riau | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:06 WIB

Investor Banyak Jual Saham, IHSG Akhirnya Terkoreksi Setelah 10 Hari Menguat

Investor Banyak Jual Saham, IHSG Akhirnya Terkoreksi Setelah 10 Hari Menguat

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:03 WIB

11 Malam Perang AS-Iran Bikin Harga Minyak Dunia Terus Melonjak

11 Malam Perang AS-Iran Bikin Harga Minyak Dunia Terus Melonjak

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:01 WIB

BI Batal Naikan Suku Bunga Acuan, Rupiah Melemah Lagi

BI Batal Naikan Suku Bunga Acuan, Rupiah Melemah Lagi

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:01 WIB

MRT Jakarta Fase 2A Tembus 61,8%, Uji Coba HI-Monas Dibidik 2027

MRT Jakarta Fase 2A Tembus 61,8%, Uji Coba HI-Monas Dibidik 2027

Foto | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:01 WIB

Membaca Jadi Privilese Mewah: Mengapa Harga Buku Makin Tak Terjangkau?

Membaca Jadi Privilese Mewah: Mengapa Harga Buku Makin Tak Terjangkau?

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:00 WIB

Prabowo Resmi Tunjuk Kuntadi Jadi Jampidsus, Gantikan Febrie Adriansyah

Prabowo Resmi Tunjuk Kuntadi Jadi Jampidsus, Gantikan Febrie Adriansyah

Video | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:00 WIB

Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI hingga Tewas di Kelapa Dua Bertambah Jadi 7 Orang

Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI hingga Tewas di Kelapa Dua Bertambah Jadi 7 Orang

Banten | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:57 WIB

×