Tak Punya Duit, Ortu di Batam Bawa Pulang Jenazah Bayi Prematur Pakai Motor

Pebriansyah Ariefana

Senin, 03 Agustus 2020 | 15:34 WIB
Tak Punya Duit, Ortu di Batam Bawa Pulang Jenazah Bayi Prematur Pakai Motor
Proses kepulangan jenazah bayi dari RSE Batam menggunakan sepeda motor.(foto istimewa)

Suara.com - Jenazah bayi berusia 3 hari di Batam dibawa pulang menggunakan motor oleh kedua orangtuanya. Kedua orangtua itu tidak punya uang untuk sewa ambulance.

Bayi yang meninggal itu warga Kota Batam. Kejadian itu Selasa (28/7) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB lalu. Bayi yang baru berusia tiga hari itu dibawa dari Rumah Sakit Umum Santa Elizabeth (RSE) Batam Centre, Batam menuju ke rumah duka di kawasan Kelurahan Punggur, Kecamatan Nongsa, Batam.

Proses kepulangan jenazah tanpa menggunakan mobil ambulance ini, karena pihak keluarga tidak memiliki biaya untuk memakai mobil jenazah dari rumah sakit. Mobil jenazah yang diupayakan pihak keluarga dari selain rumah sakit ini juga tidak bisa melayani karena saat itu sudah larut malam.

Salah satu warga yang membantu proses pemulangan itu, Tomas Y Lature bersaksi pihak rumah sakit tidak menyediakan ambulance untuk antar jenazah bayi itu.

"Saat itu pihak rumah sakit malah membicarakan soal biaya, butuh biaya sekitar Rp 350 ribu untuk mengantar jenazah menggunakan ambulance," kata Thomas saat dihubungi pada Senin (3/8).

Selain itu keluarga si bayi bisa melunasi biaya rumah sakit. Sementara tanggungan BPJS untuk pengobatan bayi ini masih dalam proses dan belum bisa diselesaikan malam itu juga.

Proses kepulangan jenazah bayi dari RSE Batam menggunakan sepeda motor.(foto istimewa)
Proses kepulangan jenazah bayi dari RSE Batam menggunakan sepeda motor.(foto istimewa)

Untuk mengupayakan kepulangan jenazah anak ini, pihak keluarga juga meninggalkan STNK kendaraan dan NPWP sebagai jaminan.

Orangtua anak ini sendiri, memang merupakan keluarga miskin yang kondisinya semakin tertekan di tengah pandemi covid-19 ini.

Sebelum dirawat di rumah sakit, bayi perempuan ini lahir di salah satu klinik di Kelurahan Punggur pada 24 Juli 2020 lalu. Ketika itu ada indikasi bayi lahir prematur dan dirujuk ke RSE Batam Centre.

baca juga

Setelah menjalani perawatan hingga 27 Juli 2020, bayi tersebut akhirnya meninggal sekitar pukul 24.00 WIB. Proses kepulangan jenazah ini sempat tertahan beberapa jam, hingga akhirnya pihak keluarga memutuskan membawa jenazah menggunakan sepeda motor.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi menjelaskan pihaknya sudah meminta penjelasan terkait persoalan ini.

Informasi yang didapat dari Direktur dr. Sahabat H. Siahaan, kata Didi, diketahui kalau pihak keluarga tidak meminta mobil jenazah rumah sakit yang akan mengantar ke rumah duka.

Mereka justru mengupayakan mobil jenazah dari yang lain.

Pihak keluarga juga tidak memberitahukan atau mengkomunikasikan kepada rumah sakit bahwa mobil jenazah dari pihak ketiga tidak bisa dipakai.

"Kalau diinformasikan, pihak rumah sakit elisabeth pasti mengantar walaupun tidak ada biaya dari keluarga karena memang itu sudah standar yang dilakukan," kata Didi.

Perihal layanan mobil jenazah ini, Dinkes Kota Batam, kata Didi, juga menyediakan ambulance yang bisa mengantarkan jenazah untuk keluarga yang memang membutuhkan secara gratis.

Kontributor : Bobi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bayi Ditemukan Meninggal di Kontrakan Diduga Ditelantarkan, Orang Tua Masih Buron

Bayi Ditemukan Meninggal di Kontrakan Diduga Ditelantarkan, Orang Tua Masih Buron

News | Rabu, 10 Agustus 2022 | 09:40 WIB

Terkini

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

News | Selasa, 15 September 2026 | 06:11 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 06:00 WIB

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

×