Tekor Awak! Fahri Hamzah Sudah Swab Test dan Rapid Test 5 Kali

Dany Garjito, Rifan Aditya

Senin, 03 Agustus 2020 | 19:15 WIB
Tekor Awak! Fahri Hamzah Sudah Swab Test dan Rapid Test 5 Kali
Salah satu insiator Partai Gelora Indonesia, Fahri Hamzah. (Suara.com/Ria Rizki).

Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah mengaku sudah menjalani swab test dan rapid test virus corona (COVID-19) sebanyak 5 kali. Ia pun mengeluh mengeluarkan biaya banyak.

Keluhan tersebut diunggah melalui cuitan di akun Twitter @Fahrihamzah pada Senin (3/8/2020).

Cuitan Fahri sebenarnya mengomentari unggahan dari politikus Partai Demokrat Jansen Sitindaon.

Dalam unggahan di hari yang sama, Jansen membagikan foto-foto dirinya sedang melakukan rapid test. Ia memperlihatkan alat rapid tesnya menunjukkan hasil negatif.

"Rapid.. Rapid dan Rapid lagi.. Sehat selalu untuk kita semua sahabat-sahabat semua," tulis Jansen, dikutip Suara.com.

Jansen menjelaskan bahwa rapid test ini menjadi syarat dan protokol jika akan bertemu dengan Susilo Bambang Yudhoyono.

"Ini syarat aja dan protokol untuk jumpa bapak. Karena beliau sudah berumur dan usianya rentan. Sambil juga terus social distancing jaga jarak," ujarnya.

Mengetahui unggahan itu, Fahri Hamzah ikut berkomentar. Ia mengaku sudah berkali-kali melakukan swab test dan rapid test termasuk untuk syarat bertemu Presiden Joko Widodo.

"Aku sudah 5 kali swab bos jansen...sekitar 5 kali juga rapid test...termasuk waktu mau ke istana... tekor awak!" ujar Fahri.

baca juga
Fahri Hamzah Sudah Swab Test dan Rapid Test 5 Kali (Twitter)
Fahri Hamzah Sudah Swab Test dan Rapid Test 5 Kali (Twitter)

Namun cuitan Fahri tersebut dicibir oleh warganet. Mereka meragukan mantan Wakil Ketua DPR RI ini kehabisan uang.

"Kurang simpatik Bang selaku mantan Anggota Yang Terhormat sekian tahun di Senayan dengan bisnis dan aset yang tidak sedikit ngetuit seperti ini. Kalau tekor bisa DM saya Bang! Kita nangis bareng," komentar @GoodFat03123626.

"Masa pengusaha benur, pelit sih, tekor segala buat kesehatan sendiri," tulis @MrDani29.

"Sekarang keluar bisa tekor banyak, lebih baik stay at home, sampai pandemi reda," kata @tanjung_nuzul.

Untuk diketahui, Kemenkes telah menetapkan harga maksimal rapid test sebesar Rp 150 ribu.

Sementara untuk swab test dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) atau Test Cepat Melokuler (TCM), pemerintah belum mengatur harganya.

Anggota Ombudsman RI Alvin Lie pernah mempertanyakan kenapa Kementerian Kesehatan hanya mampu membatasi harga rapid test antibodi.

"Kenapa yang diatur harga tertinggi hanya rapid tes, PCR bagaimana? PCR ini masih belum ada standarnya, harganya di atas Rp 1 juta bahkan ada yang sampai Rp 3 juta, juga standar pelayanannya, kalau rapid test itu 15 menit selesai, PCR ada yang sampai 5-7 hari," kata Alvin Lie, Selasa (7/7/2020).

Oleh sebab itu, dia meminta Kemenkes untuk bersikap tegas menentukan standar pemeriksaan swab test mulai dari harga hingga operasionalnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sering Beraktivitas di Luar Rumah, Tommy Kurniawan Rutin Rapid Test

Sering Beraktivitas di Luar Rumah, Tommy Kurniawan Rutin Rapid Test

Video | Senin, 03 Agustus 2020 | 13:23 WIB

Bantah Hadi Pranoto, IDI: Tidak Mungkin Rapid Test Harga Rp 10 Ribu

Bantah Hadi Pranoto, IDI: Tidak Mungkin Rapid Test Harga Rp 10 Ribu

Health | Minggu, 02 Agustus 2020 | 20:07 WIB

Dokter Ini Kembangkan Rapid Test Pakai Air Liur, Sensitivitasnya 97 Persen

Dokter Ini Kembangkan Rapid Test Pakai Air Liur, Sensitivitasnya 97 Persen

Health | Kamis, 30 Juli 2020 | 18:35 WIB

Terkini

Saksikan Persija vs Persib di GBK, Pramono: Sempat Deg-degan, Prediksi Skor Saya Tepat!

Saksikan Persija vs Persib di GBK, Pramono: Sempat Deg-degan, Prediksi Skor Saya Tepat!

News | Sabtu, 12 September 2026 | 19:16 WIB

Sindir Persija Usai Kalahkan Persib, Igor Tolic: Seperti Menang Final Liga Champions

Sindir Persija Usai Kalahkan Persib, Igor Tolic: Seperti Menang Final Liga Champions

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 19:11 WIB

GBK Bergemuruh! Jakmania Tumpah Ruah Rayakan Kemenangan Persija atas Persib

GBK Bergemuruh! Jakmania Tumpah Ruah Rayakan Kemenangan Persija atas Persib

News | Sabtu, 12 September 2026 | 19:06 WIB

Viral Ludahi Ibu Gendong Balita dan Rampas HP, Debt Collector Gareng Diciduk Usai Setahun Buron

Viral Ludahi Ibu Gendong Balita dan Rampas HP, Debt Collector Gareng Diciduk Usai Setahun Buron

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 19:01 WIB

Review The Potato Lab: Kisah Cinta di Balik Laboratorium Kentang

Review The Potato Lab: Kisah Cinta di Balik Laboratorium Kentang

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 19:00 WIB

Pabrik di Subang Beroperasi, BYD Batal Bangun Pabrik di Malaysia

Pabrik di Subang Beroperasi, BYD Batal Bangun Pabrik di Malaysia

Otomotif | Sabtu, 12 September 2026 | 18:58 WIB

Bukan Anggota Grib Jaya! Polisi Bongkar Profil 3 Tersangka Pengeroyok Bambang Setiawan

Bukan Anggota Grib Jaya! Polisi Bongkar Profil 3 Tersangka Pengeroyok Bambang Setiawan

News | Sabtu, 12 September 2026 | 18:55 WIB

Diterjang Angin Kencang, Pohon Raksasa Tumbang Tutup Total Jalur Sidoarjo-Surabaya di Gedangan

Diterjang Angin Kencang, Pohon Raksasa Tumbang Tutup Total Jalur Sidoarjo-Surabaya di Gedangan

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 18:52 WIB

Dampak El Nino Berlanjut Hingga 2027, Kekeringan Parah Ancam Seluruh Kecamatan di Tangsel

Dampak El Nino Berlanjut Hingga 2027, Kekeringan Parah Ancam Seluruh Kecamatan di Tangsel

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 18:39 WIB

Pencarian Hari Ke-5 Jurnalis Hilang: SAR Perluas Sektor, Terkendala Kabut Tebal dan Angin Kencang

Pencarian Hari Ke-5 Jurnalis Hilang: SAR Perluas Sektor, Terkendala Kabut Tebal dan Angin Kencang

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 18:34 WIB

×