New York Legalkan Es Krim Berbahan Minuman Keras

Reza Gunadha | Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Selasa, 04 Agustus 2020 | 11:31 WIB
New York Legalkan Es Krim Berbahan Minuman Keras
Ilustrasi es krim. (Unsplash)

Suara.com - Pemerintah New York telah melegalkan penjualan es krim yang terbuat dari campuran minuman keras.

Menyadur New York Post, Gubernur New York Andrew Cuomo menandatangi undang-undang terkait penjualan es krim ini pada Senin (3/8).

Undang-undang negara sebelumnya memungkinkan peredaran es krim berbahan anggur lima persen, bir dan sider atau sari buah apel beralkohol.

Namun dengan adanya undang-undang baru, pembuat es krim di New York diperbolehkan menggunakan liquor atau minuman keras sebagai bahan es krim.

Ketika aturan ini diterapkan, para produsen dan pengrajin minuman keras, peternak sapi perah, pengecer makanan dan restoran dapat membuat dan menjual makanan manis berbahan minuman keras.

Adapun undang-undang penggunaan bahan minuman keras untuk makanan di New York ini akan berlaku dalam waktu dekat.

Ilustrasi minuman keras (Shutterstock).
Ilustrasi minuman keras (Shutterstock).

Kendati demikian, mereka yang bisa membeli produk es krim beralkohol ini hanya orang yang berusia 21 tahun ke atas.

"Industri minuman kerajinan di New York telah mengalami pertumbuhan pesat dan dengan itu muncul tanggung jawab untuk memajukan regulasi yang memastikan kelangsungan jangka panjang, melindungi konsumen dan memberi petani peluang untuk meningkatkan bisnis mereka," ujar Cuomo.

Undang-undang ini selanjutnya, sambung Cuomo, akan menumbuhkan industri yang sedang berkembang dan mendorong bisnis kecil di New York.

"Sambil membantu menempatkan mereka (pelaku bisnis) pada jalur pertumbuhan berkelanjutan yang memberdayakan produsen dan konsumen," katanya.

Sponsor RUU itu, anggota parlemen negara bagian Rachel May dan anggota majelis Donna Lupardo, menulis dalam memo fiskal legilasi yang dimasukkannya dapat menambah koleksi penerimaan pajak negara bagian dan lokal New York.

Sejak 2012 silam, New York telah melisensikan lebih dari 820 peternakan di seluruh negara bagian dengan izin manufaktur minuman kerajinan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sarapan Es Krim Ternyata Menyehatkan, Lho

Sarapan Es Krim Ternyata Menyehatkan, Lho

Lifestyle | Sabtu, 01 Agustus 2020 | 06:42 WIB

Kocak! Video Ini Ungkap Beda Ibu-ibu Bule saat Simpan Es Krim di Kulkas

Kocak! Video Ini Ungkap Beda Ibu-ibu Bule saat Simpan Es Krim di Kulkas

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2020 | 09:10 WIB

Bar Sepi, Produsen Minuman Keras Banting Setir Jual Hand Sanitizer

Bar Sepi, Produsen Minuman Keras Banting Setir Jual Hand Sanitizer

Lifestyle | Kamis, 02 April 2020 | 12:41 WIB

Terkini

Kenapa Indonesia Nekat Beli Minyak Rusia? Ini Hasil Pertemuan 3 Jam Prabowo-Putin

Kenapa Indonesia Nekat Beli Minyak Rusia? Ini Hasil Pertemuan 3 Jam Prabowo-Putin

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:29 WIB

Krisis Kemanusiaan! Rakyat Lebanon: Tewas Dirudal Israel atau Mati Kelaparan

Krisis Kemanusiaan! Rakyat Lebanon: Tewas Dirudal Israel atau Mati Kelaparan

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:27 WIB

Manuver AS! Coba Dudukan Lebanon dan Israel tapi Berakhir Tanpa Jabat Tangan

Manuver AS! Coba Dudukan Lebanon dan Israel tapi Berakhir Tanpa Jabat Tangan

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:16 WIB

Iran Beberkan Update Negosiasi Damai ke Turki, Soroti Dosa Besar AS-Israel

Iran Beberkan Update Negosiasi Damai ke Turki, Soroti Dosa Besar AS-Israel

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:03 WIB

Seskab Teddy Ungkap Isi Pertemuan Empat Mata Prabowo dan Macron

Seskab Teddy Ungkap Isi Pertemuan Empat Mata Prabowo dan Macron

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:00 WIB

Komnas HAM Papua: 4 Kekerasan Menonjol Terjadi di Awal 2026, 14 Korban Meninggal Dunia

Komnas HAM Papua: 4 Kekerasan Menonjol Terjadi di Awal 2026, 14 Korban Meninggal Dunia

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:54 WIB

Murka Elite NasDem ke Tempo Soal Merger Gerindra Dinilai Rendahkan Martabat Surya Paloh

Murka Elite NasDem ke Tempo Soal Merger Gerindra Dinilai Rendahkan Martabat Surya Paloh

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:51 WIB

Skenario Terburuk IMF, Perang Iran Bikin Pertumbuhan Ekonomi Dunia Anjlok Hingga Level Terendah

Skenario Terburuk IMF, Perang Iran Bikin Pertumbuhan Ekonomi Dunia Anjlok Hingga Level Terendah

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:48 WIB

Mengenal Oghab 44, Benteng Bawah Gunung Iran yang Siap Hancurkan Armada AS di Selat Hormuz

Mengenal Oghab 44, Benteng Bawah Gunung Iran yang Siap Hancurkan Armada AS di Selat Hormuz

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:36 WIB

Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit

Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:22 WIB