Tambah 466 Pasien Hari Ini, Positif Corona DKI Jakarta Capai 22.909 Orang

RR Ukirsari Manggalani | Fakhri Fuadi Muflih
Tambah 466 Pasien Hari Ini, Positif Corona DKI Jakarta Capai 22.909 Orang
Tes virus Corona di Jakarta [ANTARA]

Jumlah kasus positif terus bertambah, persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 7,8 persen.

Suara.com - Jumlah pasien positif terjangkit virus corona Covid-19 di Jakarta terus bertambah. Hingga hari ini, Selasa (4/8/2020), ada 466 orang lagi yang terjangkit virus yang menyerang saluran pernapasan itu.

Dengan demikian, total akumulasi seluruh pasien positif berjumlah 22.909 orang. Jumlah pasien ini tersebar dari seluruh wilayah Ibu Kota.

Data ini diketahui dari situs penyedia informasi seputar corona di DKI, corona.jakarta.go.id. Laman ini menginformasikan kasus Corona di Jakarta mulai jumlah positif, menunggu hasil, hingga kelurahan tempat pasien tinggal.

Berdasarkan laman tersebut, 14.381 orang dinyatakan sudah sembuh. Jumlahnya bertambah cukup banyak, yakni 216 orang dari hari sebelumnya, Senin (3/8/2020).

Sementara, 880 orang lainnya dinyatakan meninggal dunia. Pasien wafat bertambah 13 orang sejak kemarin.

Selain itu, 2.432 orang masih dirawat di rumah sakit yang tersebar di Jakarta. Sisanya, 5.216 orang yang positif menjalani isolasi mandiri di tempatnya masing-masing.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia Tatri Lestari memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 4.160 spesimen. 3.537 di antaranya untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 466 positif dan 3.071 negatif.

"Dari 466 kasus tersebut, 80 kasus adalah akumulasi data dari hari sebelumnya yang baru dilaporkan," ujar Dwi melalui siaran di kanal YouTube Pemprov DKI Jakarta, Selasa (4/8/2020).

Untuk jumlah tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 39.353. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 37.876. Sementara positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 7,8 persen.

"Sedangkan Indonesia sebesar 15,3 persen. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen," pungkasnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS