Mahasiswa Indonesia di Lebanon: Langit Memerah Pasca Ledakan Beirut

Dwi Bowo Raharjo | Stephanus Aranditio | Suara.com

Kamis, 06 Agustus 2020 | 07:30 WIB
Mahasiswa Indonesia di Lebanon: Langit Memerah Pasca Ledakan Beirut
Sebuah helikopter memadamkan api di lokasi ledakan di pelabuhan kota di Beirut, Lebanon, Selasa (4/8). [Foto/AFP]

Suara.com - Presiden Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Lebanon, Hamzah Assuudy Lubis, menceritakan kondisi Lebanon beberapa menit pasca ledakan dahsyat di Pelabuhan Beirut pada Selasa (4/8/2020) pukul 18.02 waktu setempat.

Hamzah bercerita setelah ledakan melihat awan langsung berubah memerah tertutup asap tebal, kesaksian ini dia lihat sekitar pukul 18.30 waktu setempat hingga beberapa jam kemudian.

"Ketika ledakan kemarin itu langit itu sampai jam 11 atau jam 12 (malam) itu warna oranye kemerah-merahan," kata Hamzah, Rabu (5/8/2020).

Pada saat kejadian dia tengah berada di Sekretariat PPI di sebuah apartemen lantai 5 di daerah Barbir, Beirut atau hanya berjarak 4 kilometer dari lokasi ledakan.

Hamzah melaporkan terjadi sedikit kerusakan ringan di Sekretariat PPI, namun tidak ada korban jiwa dan juga tidak terdampak asap sisa ledakan.

Warga berdiri ditengah bangunan gedung yang hancur  setelah ledakan besar di wilayah pelabuhan Beirut, Lebanon, Selasa (4/8/2020). [Foto/AFP]
Warga berdiri ditengah bangunan gedung yang hancur setelah ledakan besar di wilayah pelabuhan Beirut, Lebanon, Selasa (4/8/2020). [Foto/AFP]

"Alhamdulillah kita di sini tidak terlalu terasa asapnya, sempat ada isu juga asap dari amonium itu kan beracun, kita di sekretariat ini tidak terkena dampak ke kita," ucapnya.

Menurut catatan PPI ada 78 mahasiswa yang kuliah di Lebanon, namun 13 di antara sudah pulang ke tanah air karena libur musim panas, yang tinggal di Lebanon tinggal 65 orang tersebar di enam kampus: Daawa, Global, Tripoli, Jinan, Darul Fatwa Akkar, dan Darul Fatwa Beka.

Hamzah melaporkan ke-65 mahasiswa ini dalam kondisi aman dan sudah terpantau oleh PPI yang terus berkoordinasi dengan KBRI Beirut.

PPI juga sudah mendapatkan bantuan berupa makanan pokok seperti beras, minyak, telur dan sebagainya dari KBRI Beirut.

Dalam catatan KBRI Beirut, terdapat 1.447 WNI, 1.234 diantaranya adalah Kontingen Garuda dan 213 merupakan WNI sipil termasuk keluarga KBRI dan mahasiswa.

KBRI Beirut juga telah mengeluarkan surat imbauan kepada seluruh WNI untuk tetap diam di tempat tinggal sampai kondisi aman menyusul penetapan kondisi darurat oleh pemerintah Lebanon.

WNI diminta berperan aktif melaporkan jika ada orang yang terancam keselamatan maupun terdampak oleh ledakan di lingkungannya kepada KBRI melalui nomor +961 5 924 676 (Telp) atau +961 70817 310 (Whatsapp).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kesaksian Mahasiswa Indonesia Saat Ledakan Besar di Lebanon Terjadi

Kesaksian Mahasiswa Indonesia Saat Ledakan Besar di Lebanon Terjadi

News | Kamis, 06 Agustus 2020 | 06:54 WIB

Uni Eropa Turunkan Tim Khusus Selidiki Ledakan Mematikan di Beirut Lebanon

Uni Eropa Turunkan Tim Khusus Selidiki Ledakan Mematikan di Beirut Lebanon

News | Kamis, 06 Agustus 2020 | 05:43 WIB

Mengharukan, Seorang Perawat Selamatkan Tiga Bayi Saat Ledakan di Lebanon

Mengharukan, Seorang Perawat Selamatkan Tiga Bayi Saat Ledakan di Lebanon

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2020 | 06:15 WIB

Sering Dibuat Pupuk, Kok Bisa Amunium Nitrat Timbulkan Ledakan di Lebanon

Sering Dibuat Pupuk, Kok Bisa Amunium Nitrat Timbulkan Ledakan di Lebanon

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2020 | 07:05 WIB

Akibat Ledakan di Lebanon, Lebih dari 300 Ribu Orang Kini Menggelandang

Akibat Ledakan di Lebanon, Lebih dari 300 Ribu Orang Kini Menggelandang

News | Rabu, 05 Agustus 2020 | 22:20 WIB

Terkini

Rudal Kiamat Iran Hantam Israel Pagi Ini, Ledakan Dahsyat Guncang Yerusalem

Rudal Kiamat Iran Hantam Israel Pagi Ini, Ledakan Dahsyat Guncang Yerusalem

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 07:31 WIB

Ngaku Mau Damai, Donald Trump Masih Mau Iran Ganti Rezim

Ngaku Mau Damai, Donald Trump Masih Mau Iran Ganti Rezim

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 07:09 WIB

Donald Trump Bohong, Iran: Yang Mulai Perang kan Amerika Serikat

Donald Trump Bohong, Iran: Yang Mulai Perang kan Amerika Serikat

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 06:48 WIB

Gencatan Senjata Perang AS-Iran, Donald Trump Mendadak Tunda Serangan 5 Hari

Gencatan Senjata Perang AS-Iran, Donald Trump Mendadak Tunda Serangan 5 Hari

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 06:36 WIB

Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran

Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 23:15 WIB

Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil

Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil

News | Senin, 23 Maret 2026 | 23:00 WIB

Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa

Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 22:05 WIB

Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius

Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius

News | Senin, 23 Maret 2026 | 22:04 WIB

Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa

Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:55 WIB

Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?

Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:55 WIB