Tambah 472 Kasus, Positif Covid-19 di Jakarta Jadi 25.714 Orang

Dwi Bowo Raharjo | Novian Ardiansyah | Suara.com

Minggu, 09 Agustus 2020 | 17:24 WIB
Tambah 472 Kasus, Positif Covid-19 di Jakarta Jadi 25.714 Orang
Ilustrasi Covid-19. (Pexels)

Suara.com - Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Weningtyas Purnomorini menyampaikan kenaikkan angka positif Covid-19 di Jakarta pada hari ini yang bertambah sebanyak 472 kasus.

Kekinian per Minggu (9/8) ini total ada sebanyak 25.714 kasus positif Covid-19 di ibu kota.

"Dari jumlah tersebut, 16.268 orang dinyatakan telah sembuh, sedangkan 939 orang meninggal dunia," ujar Weningtyas dalam keterangannya, Minggu (9/8/2020).

Weningtyas mengatakan dari jumlah kasus positif itu, ada sebanyak 8.507 oarang yang masih menjalani perawatan maupun isolasi.

Sementara itu, lanjut dia, untuk positivity rate atau persentase kasus positif dalam satu pekan terakhir di Jakarta sebesar 7,4 persen, sedangkan Indonesia sebesar 15,5 persen.

"WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen. Namun, persentase kasus positif ini hanya bisa dianggap valid bila standar jumlah tes yang dilakukan telah terpenuhi. Bila jumlah tesnya sedikit (tidak memenuhi standar WHO), maka indikator persentase kasus positif patut diragukan," ujar Weningtyas.

Di Indonesia

Jumlah pasien baru terkonfirmasi positif virus corona covid-19 di Indonesia masih terus meningkat, pada Minggu (9/8/2020) per pukul 12.00 WIB. Selama 24 jam terjadi penambahan kasus positif sebanyak 1.893 orang.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengumumkan ribuan orang yang terinfeksi Virus SARS-CoV-2 penyebab covid-19 ini menambah kasus positif secara akumulatif sejak kasus pertama menjadi total 125.396 orang, 38.721 di antaranya masih dalam perawatan.

Angka penambahan tersebut didapatkan dari hasil pemeriksaan 21.918 spesimen hari ini, sehingga total spesimen yang sudah diperiksa sejak kasus pertama covid-19 hingga hari ini adalah 1.715.798 spesimen.

Spesimen ini diperiksa dengan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 158 lab, Tes Cepat Molekuler (TCM) di 138 lab dan laboratorium jejaring (RT-PCR dan TCM) di 24 lab.

Dari jumlah itu, ada tambahan 65 orang meninggal sehingga total menjadi 5.723 jiwa meninggal dunia.

Kemudian, ada tambahan 1.646 orang yang sembuh sehingga total menjadi 80.952 orang lainnya dinyatakan sembuh. Sementara kasus suspek hingga saat ini mencapai 86.224 orang.

Semua kasus ini tersebar merata di 34 provinsi dan 480 kabupaten/kota, tidak ada penambahan kabupaten/kota yang terinfeksi hari ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Disebut 10 Karyawannya Positif Covid-19, RS Azra Bogor: Mereka Negatif

Disebut 10 Karyawannya Positif Covid-19, RS Azra Bogor: Mereka Negatif

Health | Minggu, 09 Agustus 2020 | 17:15 WIB

Habis ke Surabaya, Dokter di Kepri Positif Corona Lalu Meninggal Dunia

Habis ke Surabaya, Dokter di Kepri Positif Corona Lalu Meninggal Dunia

Jatim | Minggu, 09 Agustus 2020 | 17:09 WIB

Terjadi Lagi, Fasilitas Covid-19 di India Terbakar, 10 Orang Tewas

Terjadi Lagi, Fasilitas Covid-19 di India Terbakar, 10 Orang Tewas

News | Minggu, 09 Agustus 2020 | 17:14 WIB

PBB: Bencana Generasi, Satu Miliar Anak Sekolah Terdampak Pandemi

PBB: Bencana Generasi, Satu Miliar Anak Sekolah Terdampak Pandemi

Health | Minggu, 09 Agustus 2020 | 17:13 WIB

Jokowi Bahas Gelombang Kedua Corona, Mardani PKS: Pola Pikir Jungkir Balik

Jokowi Bahas Gelombang Kedua Corona, Mardani PKS: Pola Pikir Jungkir Balik

News | Minggu, 09 Agustus 2020 | 17:06 WIB

Terkini

Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon

Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon

News | Rabu, 08 April 2026 | 21:00 WIB

Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek

Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek

News | Rabu, 08 April 2026 | 20:53 WIB

Tahan Kenaikan Ongkos Haji, Pemerintah Rogoh Kocek Negara Rp1,77 Triliun

Tahan Kenaikan Ongkos Haji, Pemerintah Rogoh Kocek Negara Rp1,77 Triliun

News | Rabu, 08 April 2026 | 20:48 WIB

Bukan Cuma AI, Petugas Dishub Jaksel Diduga Curangi Laporan JAKI Pakai Modus 'Timestamp'

Bukan Cuma AI, Petugas Dishub Jaksel Diduga Curangi Laporan JAKI Pakai Modus 'Timestamp'

News | Rabu, 08 April 2026 | 20:44 WIB

Kuasa Hukum Ungkap Kunjungan Gibran Saat Jenguk Andrie Yunus: Mendadak dan Tak Ada Komunikasi

Kuasa Hukum Ungkap Kunjungan Gibran Saat Jenguk Andrie Yunus: Mendadak dan Tak Ada Komunikasi

News | Rabu, 08 April 2026 | 20:01 WIB

Oposisi Israel Ngamuk! Sebut Netanyahu Gagal Total Usai Sepakati Gencatan Senjata dengan Iran

Oposisi Israel Ngamuk! Sebut Netanyahu Gagal Total Usai Sepakati Gencatan Senjata dengan Iran

News | Rabu, 08 April 2026 | 19:57 WIB

Tak Dibantu NATO saat Perang Iran, Trump Kembali Ingin Caplok Greenland

Tak Dibantu NATO saat Perang Iran, Trump Kembali Ingin Caplok Greenland

News | Rabu, 08 April 2026 | 19:46 WIB

Cerita Prabowo Keliling Banyak Negara untuk Amankan Suplai Minyak Indonesia

Cerita Prabowo Keliling Banyak Negara untuk Amankan Suplai Minyak Indonesia

News | Rabu, 08 April 2026 | 19:42 WIB

Prabowo: Kalau Terjadi Perang Dunia III, Indonesia Termasuk Negara Aman

Prabowo: Kalau Terjadi Perang Dunia III, Indonesia Termasuk Negara Aman

News | Rabu, 08 April 2026 | 19:36 WIB

Efisiensi Haji, Prabowo Perintahkan Bentuk Perusahaan Patungan Garuda IndonesiaSaudia Arabia

Efisiensi Haji, Prabowo Perintahkan Bentuk Perusahaan Patungan Garuda IndonesiaSaudia Arabia

News | Rabu, 08 April 2026 | 19:33 WIB