WNI di Lebanon Diminta Diam dan Tak Ikut Demo Usai Ledakan Beirut

Bangun Santoso, Stephanus Aranditio

Senin, 10 Agustus 2020 | 07:49 WIB
WNI di Lebanon Diminta Diam dan Tak Ikut Demo Usai Ledakan Beirut
Ratusan demonstran bentrok dengan polisi di Lebanon,Beirut. (Anadolu Agency/Houssam Shbaro)

Suara.com - Kedutaan Besar Republik Indonesia di Lebanon meminta seluruh Warga Negara Indonesia untuk waspada terkait demonstrasi besar di negara berjulukan Paris dari Timur Tengah itu.

Dalam catatan KBRI Beirut, terdapat 1.447 WNI, 1.234 di antaranya adalah Kontingen Garuda. Sementara 213 merupakan WNI sipil termasuk keluarga KBRI dan mahasiswa.

Dalam surat imbauannya, KBRI Beirut memperkirakan demonstrasi massa pasca ledakan di Pelabuhan Beirut akan terus terjadi dalam beberapa hari ke depan.

"Waspada namun tidak panik, dan selalu mengikuti perkembangan situasi melalui media setempat dan media KBRI Beirut," tulis KBRI Beirut, Minggu (9/8/2020).

KBRI meminta para WNI untuk menjauhi tempat-tempat yang menjadi potensi resiko demonstrasi, tidak terlibat dalam kegiatan politik atau aksi demonstrasi sebab demonstrasi ini adalah masalah politik internal Lebanon.

"Dan upayakan untuk berada di dalam rumah atau tempat aman serta selalu menaati peraturan setempat," ujarnya.

Selain itu, WNI juga diminta untuk selalu menyiapkan identitas diri seperti paspor, kartu izin tinggal, dan lainnya, serta uang tunai yang cukup dalam jangkauan.

"Memastikan keselamatan dan keberadaan orang-orang terdekat," lanjutnya.

KBRI Beirut sekaligus mengingatkan bahwa setiap WNI wajib mentaati protokol kesehatan, sebab pandemi virus corona covid-19 juga belum berakhir di tengah krisis di Lebanon.

baca juga

WNI diminta berperan aktif melaporkan jika ada orang yang terancam keselamatan maupun terdampak oleh ledakan di lingkungannya kepada KBRI melalui nomor +961 5 924 676 (Telp) atau +961 70817 310 (Whatsapp).

Diberitakan sebelumnya, demonstrasi besar terjadi di Lebanon, para demonstran menyerukan pemberontakan berkelanjutan untuk menggulingkan para pemimpin mereka di tengah kemarahan publik atas ledakan dahsyat pekan ini di Beirut.

Ledakan itu menewaskan 158 orang dan melukai lebih dari 6.000 orang, menghancurkan beberapa bagian kota dan memperparah krisis politik dan ekonomi selama berbulan-bulan. Sebanyak 21 orang masih dilaporkan hilang.

Perdana menteri dan kepresidenan mengatakan 2.750 ton amonium nitrat yang sangat eksplosif, yang digunakan untuk membuat pupuk dan bom, telah disimpan selama enam tahun tanpa tindakan pengamanan di gudang pelabuhan.

Puluhan orang terluka dalam protes pada Sabtu, yang terbesar sejak Oktober ketika ribuan orang turun ke jalan untuk memprotes korupsi, pemerintahan yang buruk, dan salah kelola.

Sekitar 10.000 orang berkumpul di Martyrs 'Square, yang diubah menjadi zona pertempuran pada malam hari antara polisi dan pengunjuk rasa yang mencoba mendobrak penghalang di sepanjang jalan menuju parlemen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Lebanon Serukan Pemakzulan Pemerintahan Usai Demo Berdarah di Beirut

Warga Lebanon Serukan Pemakzulan Pemerintahan Usai Demo Berdarah di Beirut

News | Minggu, 09 Agustus 2020 | 22:56 WIB

Pejabat Mundur Usai Ledakan Beirut, Pendemo: Undur Diri atau Gantung Diri?

Pejabat Mundur Usai Ledakan Beirut, Pendemo: Undur Diri atau Gantung Diri?

News | Minggu, 09 Agustus 2020 | 19:42 WIB

Demonstran Bentrok dengan Polisi di Lebanon, 1 Polisi Tewas, 117 Luka

Demonstran Bentrok dengan Polisi di Lebanon, 1 Polisi Tewas, 117 Luka

Video | Minggu, 09 Agustus 2020 | 15:35 WIB

Tanggapi Insiden Beirut, Pejabat Irak Sentil Rezim Zionis

Tanggapi Insiden Beirut, Pejabat Irak Sentil Rezim Zionis

News | Minggu, 09 Agustus 2020 | 15:34 WIB

Protes Berujung Bentrok di Gedung Kementerian Lebanon, Satu Polisi Tewas

Protes Berujung Bentrok di Gedung Kementerian Lebanon, Satu Polisi Tewas

News | Minggu, 09 Agustus 2020 | 11:18 WIB

Bawa 'Bahan Peledak' Seperti di Beirut, Ukraina Usut Kapal Bernama Trump D

Bawa 'Bahan Peledak' Seperti di Beirut, Ukraina Usut Kapal Bernama Trump D

News | Minggu, 09 Agustus 2020 | 11:19 WIB

Kisah Korban Selamat dari Ledakan Lebanon: Saya Pikir Saya Akan Mati

Kisah Korban Selamat dari Ledakan Lebanon: Saya Pikir Saya Akan Mati

Video | Minggu, 09 Agustus 2020 | 09:15 WIB

Terkini

OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, KPK Sita Uang Tunai Ratusan Juta Rupiah

OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, KPK Sita Uang Tunai Ratusan Juta Rupiah

News | Senin, 21 September 2026 | 20:41 WIB

Manajer KDKMP-KNMP Bukan ASN, Bakal Berstatus Pegawai BUMN dengan Kontrak 2 Tahun

Manajer KDKMP-KNMP Bukan ASN, Bakal Berstatus Pegawai BUMN dengan Kontrak 2 Tahun

News | Senin, 21 September 2026 | 20:40 WIB

Diamankan di Jakarta Bersama 4 Orang Lain, Detik-detik Bupati Bolmut Kena OTT KPK

Diamankan di Jakarta Bersama 4 Orang Lain, Detik-detik Bupati Bolmut Kena OTT KPK

News | Senin, 21 September 2026 | 20:35 WIB

Siswi SD di Sukabumi Diduga Jadi Korban Asusila, Begini Kronologinya

Siswi SD di Sukabumi Diduga Jadi Korban Asusila, Begini Kronologinya

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 20:34 WIB

OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Terkait Dugaan Korupsi Proyek Jalan Dinas PUTR

OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Terkait Dugaan Korupsi Proyek Jalan Dinas PUTR

News | Senin, 21 September 2026 | 20:27 WIB

BI Salahkan Kondisi Geopolitik Buat Rupiah Paling Loyo Hari Ini

BI Salahkan Kondisi Geopolitik Buat Rupiah Paling Loyo Hari Ini

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 20:23 WIB

DPR Cecar Mendikdasmen Soal Smart Board di SD NTT: Sekolah Nggak Ada Listriknya

DPR Cecar Mendikdasmen Soal Smart Board di SD NTT: Sekolah Nggak Ada Listriknya

News | Senin, 21 September 2026 | 20:20 WIB

Minta PDIP Berani 'Ingatkan Presiden', WALHI Adukan Krisis Ekologi dan Tata Ruang ke DPR

Minta PDIP Berani 'Ingatkan Presiden', WALHI Adukan Krisis Ekologi dan Tata Ruang ke DPR

News | Senin, 21 September 2026 | 20:13 WIB

Viral Video Dugaan Ucapan Rasis Dirtek Java United Achmad Resal ke Shin Tae-yong

Viral Video Dugaan Ucapan Rasis Dirtek Java United Achmad Resal ke Shin Tae-yong

Bola | Senin, 21 September 2026 | 20:09 WIB

Tuai Kecaman Usai Disebut Ditutup-tutupi, Ini Alasan Ditjenpas Lepas Mas Bechi Lebih Awal

Tuai Kecaman Usai Disebut Ditutup-tutupi, Ini Alasan Ditjenpas Lepas Mas Bechi Lebih Awal

News | Senin, 21 September 2026 | 20:07 WIB

×