Kasus Covid-19 Naik Jadi 113, Bhutan Terapkan Lockdown Pertama

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Selasa, 11 Agustus 2020 | 17:56 WIB
Kasus Covid-19 Naik Jadi 113, Bhutan Terapkan Lockdown Pertama
Bhutan Terapkan Lockdown Pertama. (Pixabay/BoyKat)

Suara.com - Pemerintah Bhutan memberlakukan penguncian nasional pertama pada Selasa (11/8) setelah jumlah kasus infeksi virus corona di negara itu mencapai 113.

Menyadur Channel News Asia, Bhutan sejauh ini merupakan negara dengan jumlah kasus infeksi Covid-19 terendah di Asia Selatan dan belum mencatatkan kematian.

Penguncian diterapakan usai seorang perempuan usia 27 tahun yang kembali dari Kuwait dan keluar dari karantina dengan dinyatakan negatif, ternyata positif terinfeksi setelah melakukan pemeriksaan di klinik pada Senin (10/8).

"Penguncian yang belum pernah terjadi sebelumnya diberlakukan untuk mengidentifikasi dan mengisolasi semua kasus positif, segera memutus rantai penularan," ujar pernyataan pemerintah.

Dengan adanya lockdown di negara yang terdiri dari 750 penduduk ini, pergerakan orang dan kendaraan akan dibatasi.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

"Setiap orang akan diminta tinggal di rumah untuk melindungi diri mereka dari keluarga dan penyakit itu, jika tidak terdeteksi, penularannya akan merajalela," kata otoritas berwenang.

Semua sekolah, institusi, kantor, dan tempat komersial akan ditutup dan ujian akan ditunda.

Sementara para siswa dan peserta pelatihan di fasilitas asmara diminta untuk tetap di kampus dan mengikuti protokol Covid-19.

Para pejabat menghubungkan lambatnya penyebaran virus di negara itu dengan penyaringan dan pemantauan awal di titik masuk, pengujian, dan penyegelan perbatasan termasuk penutupa satu-satunya bandara internasional negara ini yang terletak di Paro.

baca juga

Aktivitas di bandara yang diperbolehkan hanyalah penerbangan untuk memulangkan warga negara yang terjebak.

Sebelumnya, negara yang sangat bergantung dengan kunjungan turis ini telah melarang kegiatan pariwisata pada Maret usai seorang pelancong Amerika dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

Bhutan juga memerintahka karantina wajib selama tiga minggu untuk semua orang yang kembali dari luar negeri.

Pandemi virus corona telah melumpuhkan sektor pariwisata Bhutan yang menghasilkan rata-rata 80 juta USD dalam lima tahun terakhir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Covid-19 Meningkat, Papua Nugini Malah Cabut Lockdown

Kasus Covid-19 Meningkat, Papua Nugini Malah Cabut Lockdown

Health | Selasa, 11 Agustus 2020 | 13:43 WIB

Langgar Jam Malam Demi Beli Burger, Pria Ini Didenda Rp 24 Juta

Langgar Jam Malam Demi Beli Burger, Pria Ini Didenda Rp 24 Juta

News | Minggu, 09 Agustus 2020 | 21:26 WIB

Penurunan Emisi Akibat Lockdown Tidak Berdampak Terhadap Krisis Iklim

Penurunan Emisi Akibat Lockdown Tidak Berdampak Terhadap Krisis Iklim

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2020 | 20:00 WIB

Terkini

Cuaca Panas Buat Kulit Kering dan Kemerahan? 4 Soothing Mist Ini Bikin Adem

Cuaca Panas Buat Kulit Kering dan Kemerahan? 4 Soothing Mist Ini Bikin Adem

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:15 WIB

Adik Kepala BNPB Jadi Tersangka OTT KPK, Setyo: Kami Tak Pandang Siapa Dia!

Adik Kepala BNPB Jadi Tersangka OTT KPK, Setyo: Kami Tak Pandang Siapa Dia!

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:14 WIB

Wamensos Agus Jabo Hadiri Rakortas KDKMP, Kemensos Dorong Kemudahan Penyaluran Bansos

Wamensos Agus Jabo Hadiri Rakortas KDKMP, Kemensos Dorong Kemudahan Penyaluran Bansos

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:12 WIB

CORE Indonesia Proyeksi Penerimaan Pajak 2026 Tak Tercapai

CORE Indonesia Proyeksi Penerimaan Pajak 2026 Tak Tercapai

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Urutan Skincare Malam Wardah Renew You untuk Atasi Kerutan dan Bikin Kulit Kencang

Urutan Skincare Malam Wardah Renew You untuk Atasi Kerutan dan Bikin Kulit Kencang

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Lama Menghilang, Sosok Legendaris Lebah Ganteng Akhirnya Ungkap Alasan Berhenti Bikin Subtitle

Lama Menghilang, Sosok Legendaris Lebah Ganteng Akhirnya Ungkap Alasan Berhenti Bikin Subtitle

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:03 WIB

Ombudsman Akan Bongkar Pemicu Kelangkaan BBM Masif di Indonesia

Ombudsman Akan Bongkar Pemicu Kelangkaan BBM Masif di Indonesia

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:58 WIB

Kemensos Siapkan Tiga Strategi Bantu Masyarakat Keluar dari Kemiskinan

Kemensos Siapkan Tiga Strategi Bantu Masyarakat Keluar dari Kemiskinan

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:57 WIB

Tawuran Remaja di Ciracas, Satu Korban Tewas Kena Luka Bacok Parah di Leher

Tawuran Remaja di Ciracas, Satu Korban Tewas Kena Luka Bacok Parah di Leher

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Bahlil Ungkap Kendala Teknis Blackout Batam: Petir dan Kelelawar

Bahlil Ungkap Kendala Teknis Blackout Batam: Petir dan Kelelawar

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:53 WIB

×