Wagub DKI Riza Patria Masih Tenang Jumlah Corona DKI Tembus 26.664 Kasus

Rabu, 12 Agustus 2020 | 16:53 WIB
Wagub DKI Riza Patria Masih Tenang Jumlah Corona DKI Tembus 26.664 Kasus
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria berbincang dengan Direktur Perumda Pasar Jaya Arief Nasrudin usai mengecek penerapan protokol kesehatan di Pasar Palmerah, Jakarta Barat, Sabtu (20/6/2020) (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Suara.com - Jumlah penularan virus Covid-19 di DKI Jakarta secara akumulasi saat ini sudah menyentuh 26.664 kasus sejak Selasa (11/8/2020). Meski diperkirakan masih akan terus bertambah, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut angka itu tidaklah parah.

Ia menganggap angka itu tidak parah karena presentase kematian pasien corona di Jakarta tergolong kecil, yakni 3,7 persen.

Namun ia mengakui sampai saat ini belum ada tanda adanya perbaikan dari jumlah pertambahan pasien harian.

“Sekarang ini kan teman-teman bisa lihat, kasusnya belum membaik, ya kan, masih ada virusnya, tapi kan tidak parah, Jakarta kan angka kematiannya masih 3,7 persen, gitu lho,” ujar Riza saat dikonfirmasi Kamis (13/8/2020).

Riza menyebut angka harian yang tinggi ini disebabkan oleb masifnya pemeriksaan pasien Covid-19 melalui metode Polymerase Chain Reaction (PCR).

Kemampuan DKI, kata Riza, sudah empat kali lipat dati standar organisasi kesehatan dunia (WHO), yakni 10.000 per satu juta penduduk.

“Kami memang lebih baik memperbanyak testing. Supaya bisa menyelesaikan masalah. Menyelesaikan masalah kan harus mengidentifikasi masalah. Itu solusi dengan testing. kalau testing diperbanyak memang angka penyebarannya kelihatan,” kata Riza.

Riza juga menyatakan masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi bakal diperpanjang selama dua pekan lagi.

Seharusnya PSBB transisi berakhir pada Kamis (13/8/2020) setelah perpanjangan yang ketiga kalinya waktu itu .

Baca Juga: Ahli: Vaksin yang Sudah Ada Mungkin Berpengaruh pada Pasien Covid-19

Namun jika diperpanjang untuk yang keempat kali, maka mulai 14 Agustus mendatang, PSBB transisi masih berlaku.

"Insya Allah diperpanjang. Dua Minggu, aturannya kan dua Minggu," tuturnya.

Ia menjelaskan, alasan utaman PSBB transisi diperpanjang karena angka penularan corona di Jakarta masih cukup tinggi.

PSBB transisi dinilai masih diperlukan demi mengendalikan wabah ini.

"Iya, karena masih cukup tinggi angkanya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI