Kereta Api di Skotlandia Tergelincir hingga Terbelah Dua, Tiga Orang Tewas

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Kamis, 13 Agustus 2020 | 09:11 WIB
Kereta Api di Skotlandia Tergelincir hingga Terbelah Dua, Tiga Orang Tewas
Kecelakaan kereta api di Skotlandia, tiga orang tewas.[YouTube/The Guardian]

Suara.com - Tiga orang tewas setelah kereta api penumpang tergelincir di dekat Stonehaven, Aberdeenshire, Skotlandia, setelah kota itu diguyur hujan dan badai semalaman.

Menyadur The Guardian, Kamis (13/8/2020) ketiga korban tewas adalah masinis, kondektur dan seorang penumpang. Enam orang lainnya dibawa ke rumah sakit untuk perawatan.

Layanan darurat dipanggil ke lokasi pada pukul 9.43 pagi waktu setempat setelah empat gerbong penumpang keluar dari jalur di Carmont, sebelah barat Stonehaven. Sekitar 30 kendaraan darurat termasuk ambulans udara dikerahkan untuk evakuasi.

Diketahui lokomotif dan tiga gerbong tergelincir dan terjun ke tanggul, kereta terbelah dan lokomotif terbakar.

Ini adalah pertama kalinya seorang penumpang meninggal dalam kecelakaan kereta api di jaringan kereta api Inggris sejak insiden Grayrigg di Cumbria pada tahun 2007.

Masinis tersebut berasal dari ScotRail di Aberdeen, sudah menikah dan mempunyai tiga anak. Dia dan dua korban lainnya belum disebutkan namanya.

Kereta berkecepatan tinggi ScotRail meninggalkan Aberdeen pada pukul 6.38 pagi waktu setempat dan sedang menuju Glasgow Queen Street. Serikat TSSA mengatakan belum ada indikasi apa yang mungkin menyebabkan kereta tersebut anjlok.

Beberapa saat setelah kereta tersebut anjlok, Network Rail Scotland men-tweet video banjir di samping peringatan akan terjadinya tanah longsor di Carmont.

Sumber industri kereta api menyarankan kereta berhenti sebelum tanah longsor di sekitar Carmont dan berencana untuk kembali ke utara, tetapi kemudian mengalami longsor kedua saat kembali ke Stonehaven.

baca juga

"Ini adalah insiden yang tragis dan pertama dan terutama pikiran kami tertuju pada keluarga dan teman-teman dari mereka yang sangat sedih meninggal pagi ini," ujar Ch Supt Eddie Wylie, dari Polisi Transportasi Inggris.

"Kami tetap berada di lokasi bersama rekan layanan darurat kami, dan operasi insiden besar sedang berlangsung. Saya ingin meyakinkan publik bahwa ini bukan layanan yang sibuk, dan dari rekaman CCTV dan pernyataan saksi kami yakin semua penumpang telah diperhitungkan. Namun, setelah area tersebut aman, maka pencarian menyeluruh akan dilakukan, yang kemungkinan akan memakan waktu." jelas Wylie.

Perdana menteri Skotlandia, Nicola Sturgeon, berterima kasih kepada layanan darurat atas kesiapan mereka menangani insiden tersebut.

"Saya turut berduka cita untuk orang-orang terkasih dari mereka yang kehilangan nyawa dalam insiden tragis ini." ujar Nicola Sturgeon.

"Sedih mengetahui insiden yang sangat serius di Aberdeenshire dan pikiran saya bersama semua korban. Terima kasih saya untuk layanan darurat di tempat kejadian." ujar Boris Johnson, perdana menteri Inggris.

Sekretaris transportasi Inggris, Grant Shapps, men-tweet: "Polisi Transportasi Inggris & Jaringan Rel berada di lokasi, bersama dengan pekerja kereta api yang berada di dekatnya. Pemerintah Inggris akan memberikan semua dukungan. Pikiran saya bersama mereka yang terlibat dan keluarga mereka."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demi Bisa Pulang ke Yunani, Mahasiswa ini Nekat Bersepeda Lintasi 5 Negara

Demi Bisa Pulang ke Yunani, Mahasiswa ini Nekat Bersepeda Lintasi 5 Negara

News | Senin, 20 Juli 2020 | 08:05 WIB

Kreatif saat Lockdown, Pasangan Ini Bikin Bak Mandi Air Panas Portabel

Kreatif saat Lockdown, Pasangan Ini Bikin Bak Mandi Air Panas Portabel

News | Senin, 15 Juni 2020 | 12:33 WIB

Buku Doa Ratu Skotlandia Dijual, Harganya Bisa Rp 4 Miliar Lebih!

Buku Doa Ratu Skotlandia Dijual, Harganya Bisa Rp 4 Miliar Lebih!

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2020 | 15:52 WIB

Terkini

Eks Liga Inggris Bongkar Kondisi TC Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026

Eks Liga Inggris Bongkar Kondisi TC Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:56 WIB

Demi Konten 'Jualan Miras' di Taman Mataram, Kreator TikTok Ini Kena Semprot Satpol PP Jaksel

Demi Konten 'Jualan Miras' di Taman Mataram, Kreator TikTok Ini Kena Semprot Satpol PP Jaksel

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:56 WIB

Viral Video Suporter di Antartika Rayakan Kemenangan Argentina ke Final Piala Dunia 2026

Viral Video Suporter di Antartika Rayakan Kemenangan Argentina ke Final Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:51 WIB

3 Zodiak yang Membawa Keberuntungan 17 Juli 2026, Taurus hingga Capricorn Bernasib Baik

3 Zodiak yang Membawa Keberuntungan 17 Juli 2026, Taurus hingga Capricorn Bernasib Baik

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:45 WIB

Apa Itu Pengelola Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) yang Berpusat di Bali

Apa Itu Pengelola Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) yang Berpusat di Bali

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:44 WIB

Warga Jaksel dan Jaktim Harap Bersiap, Hujan Ringan Diprediksi Turun Jumat Malam

Warga Jaksel dan Jaktim Harap Bersiap, Hujan Ringan Diprediksi Turun Jumat Malam

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:39 WIB

6 Malam 6 Wilayah Iran Hancur Dibom Amerika Serikat

6 Malam 6 Wilayah Iran Hancur Dibom Amerika Serikat

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:39 WIB

Harga Emas Jatuh Parah Selama Perang AS - Iran Kembali Meletus

Harga Emas Jatuh Parah Selama Perang AS - Iran Kembali Meletus

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:30 WIB

Siapa Sosok Angga? Pihak Swasta yang Diduga 'Setir' Audit BPK di Muara Enim

Siapa Sosok Angga? Pihak Swasta yang Diduga 'Setir' Audit BPK di Muara Enim

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:28 WIB

Iran Bantah Donald Trump: Tidak Ada Mata-mata Amerika Serikat Dibebaskan dari Penjara

Iran Bantah Donald Trump: Tidak Ada Mata-mata Amerika Serikat Dibebaskan dari Penjara

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:21 WIB

×