Epidemiolog Sebut Satgas Covid Jadi Tameng Jokowi yang Gagal Atasi Pandemi

Chandra Iswinarno, Stephanus Aranditio

Kamis, 20 Agustus 2020 | 15:35 WIB
Epidemiolog Sebut Satgas Covid Jadi Tameng Jokowi yang Gagal Atasi Pandemi
Ahli Epidemiologi UI dr Pandu Riono. (Twitter)

Suara.com - Ahli Epidemiologi Universitas Indonesia (UI) dr Pandu Riono menilai pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 hanya tameng yang digunakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam menutupi gagapnya pemerintah dalam menghadapi pandemi Virus Corona atau Covid-19.

Pandu mengatakan, pandemi yang berdampak ke semua aspek ini harus dipimpin langsung oleh Jokowi dan kabinetnya, bukan dipimpin gugus tugas yang pemimpinnya bahkan bukan seorang ahli kesehatan masyarakat, yakni Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo.

"Pandemi ini harusnya direspon segera oleh negara, negara itu adalah presiden dan kabinetnya, bukan direspon oleh panitia, bukan direspon oleh ad-hoc semacam task force atau gugus tugas yang bahkan dipimpin oleh lembaga yang tidak mengerti masalah kesehatan sebagai problem akarnya," kata Pandu dalam diskusi virtual Indikator Politik Indonesia, Kamis (20/8/2020).

Pandu menyebut, Jokowi seharusnya giat berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang sudah memiliki Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit yang di dalamnya banyak diisi ahli epidemiologi terbaik.

"Sistem pasukan pengendalian penyakitnya itu di situ, Dirjen P2P itu, padahal disitu yang harusnya bergerak cepat untuk menahan penularan yang demikian cepat ini," ucapnya.

Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat UI ini bahkan menduga pembentukan Satgas Covid-19 sebagai tameng yang digunakan pemerintah untuk lepas tanggung jawab dari tugasnya mengatasi pandemi.

"Mungkin supaya presiden ini jangan mendapat serangan langsung, kalau mengalami kesulitan atau kegagalan dalam mengatasi pandemi, yang bisa diserang adalah komite atau satgas, ini pandangan pribadi saya," katanya.

Sementara itu, jumlah pasien positif Corona di Indonesia terus bertambah. Pasien terkonfirmasi positif virus corona covid-19 di Indonesia terus meningkat, pada Kamis (20/8/2020) per pukul 12.00 WIB selama 24 jam terjadi penambahan kasus positif sebanyak 2.266 orang.

Satgas Penanganan Covid-19 mengumumkan, kasus positif Corona kini bertambah mencapai 147.211 orang.

baca juga

Angka penambahan tersebut didapatkan dari hasil pemeriksaan 28.824 spesimen hari ini, sehingga total spesimen yang sudah diperiksa sejak kasus pertama covid-19 hingga hari ini adalah 1.969.941 spesimen.

Spesimen ini diperiksa dengan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 158 lab, Test Cepat Melokuler (TCM) di 138 lab dan laboratorium jejaring (RT-PCR dan TCM) di 24 lab.

Dari jumlah itu, ada tambahan 72 orang meninggal sehingga total menjadi 6.418 jiwa meninggal dunia.

Kemudian, ada tambahan 2.017 orang yang sembuh sehingga total menjadi 100.674 orang lainnya dinyatakan sembuh. Sementara kasus suspek hingga saat ini mencapai 79.484 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Twitter Pandu Riono Diretas, Fadli Zon Curiga Pelakunya Adalah ...

Twitter Pandu Riono Diretas, Fadli Zon Curiga Pelakunya Adalah ...

News | Kamis, 20 Agustus 2020 | 14:22 WIB

Twitter Epidemiolog UI Pandu Riono Diretas, Ada Foto Bareng 'Mamah Kedua'

Twitter Epidemiolog UI Pandu Riono Diretas, Ada Foto Bareng 'Mamah Kedua'

News | Kamis, 20 Agustus 2020 | 10:38 WIB

Epidemiolog Sebut WFH Jadi Opsi Utama Kala Kurva Covid-19 Kian Meningkat

Epidemiolog Sebut WFH Jadi Opsi Utama Kala Kurva Covid-19 Kian Meningkat

News | Senin, 03 Agustus 2020 | 18:40 WIB

Terkini

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:43 WIB

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:36 WIB

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Kenang Ani Yudhoyono Lewat Novel, SBY: Saya Sudah Move On

Kenang Ani Yudhoyono Lewat Novel, SBY: Saya Sudah Move On

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:15 WIB

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:01 WIB

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

×