Kerap Kritik Vladimir Putin, Pemimpin Oposisi Rusia Diracun, Kini Koma

Reza Gunadha | Arief Apriadi | Suara.com

Jum'at, 21 Agustus 2020 | 13:32 WIB
Kerap Kritik Vladimir Putin, Pemimpin Oposisi Rusia Diracun, Kini Koma
Pemimpin oposisi Rusia Alexei Navalny, salah satu pengkritik paling keras terhadap Presiden Vladimir Putin, kini dalam keadaan koma setelah mengalami keracunan selama penerbangan. [AFP]

Suara.com - Pemimpin oposisi Rusia Alexei Navalny, salah satu pengkritik paling keras terhadap Presiden Vladimir Putin, kini dalam keadaan koma setelah mengalami keracunan selama penerbangan.

Juru bicara Navalny, Kira Yarmysh, lewat Twitter, mengatakan pria 44 tahun itu jatuh sakit dalam penerbangan kembali ke Moskow dari kota Tomsk di Siberia pada Kamis.

Pesawat yang ia tumpangi bahkan harus melakukan pendaratan darurat di kota Omsk dimana Navalny segera di bawa ke rumah sakit Siberia.

Para koleganya menilai Navalny telah diracun oleh pihak tertentu. Kira Yarmysh kepada stasiun radio Echo Moskvy menyebut racun itu dimasukan ke dalam teh yang diminum Navalny di kafe bandara.

Selama penerbangan, Navalny mulai berkeringat dan memintanya untuk berbicara dengannya agar dia bisa "fokus pada suara."

Dia kemudian pergi ke kamar mandi dan kehilangan kesadaran, dan telah koma dan menggunakan ventilator dalam kondisi yang parah sejak itu.

Organisasi milik Navalny sedang berusaha keras membuat pengaturan untuk memindahkannya ke Jerman untuk perawatan.

Sebuah kelompok Jerman mengatakan siap mengirim pesawat untuknya dan sebuah rumah sakit terkenal di Berlin siap merawatnya.

Dalam pernyataan video yang dirilis Jumat pagi di Omsk, Yarmysh mengatakan Navalny masih dalam kondisi kritis.

Dia meminta pimpinan rumah sakit untuk tidak menghalangi kami memberikan semua dokumen yang diperlukan untuk pemindahannya.

Tokoh oposisi lainnya menduga ada keterlibatan Kremlin dalam kasus keracunan yang dialami Navalny. Secara tak langsung, Vladimir Putin dituduh sebagai dalangnya.

"Kami yakin bahwa satu-satunya orang yang memiliki kemampuan untuk menargetkan Navalny atau saya sendiri adalah dinas keamanan Rusia dengan izin yang pasti dari kepemimpinan politik Rusia," Pyotr Verzilov, anggota kelompok protes Pussy Riot dikutip dari CBSnews, Jumat (21/8/2020).

"Kami percaya bahwa Putin jelas merupakan orang yang memberikan lampu hijau dalam situasi ini."

Dokter di Rumah Sakit Ambulans No. 1 Omsk, tempat politisi itu dirawat, tetap tutup mulut tentang diagnosisnya, hanya mengatakan bahwa mereka sedang mempertimbangkan berbagai teori, termasuk keracunan.

Pejabat kesehatan setempat mengatakan mereka tidak menemukan indikasi bahwa Navalny menderita serangan jantung, stroke, atau virus corona.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meksiko Akan Uji Coba 2000 Dosis Vaksin Virus Corona Rusia

Meksiko Akan Uji Coba 2000 Dosis Vaksin Virus Corona Rusia

Health | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 13:12 WIB

Rusia Klaim Vaksin Sputnik Bisa Lindungi Tubuh dari Covid-19 Selama 2 Tahun

Rusia Klaim Vaksin Sputnik Bisa Lindungi Tubuh dari Covid-19 Selama 2 Tahun

Health | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 05:15 WIB

Belajar Hingga ke Rusia, Ayu Ting Ting Bikin Produk Kecantikan

Belajar Hingga ke Rusia, Ayu Ting Ting Bikin Produk Kecantikan

Foto | Kamis, 20 Agustus 2020 | 17:49 WIB

Produsen Motor Ini Ogah Ganti Desain Walau Sudah 80 Tahun, Kenapa?

Produsen Motor Ini Ogah Ganti Desain Walau Sudah 80 Tahun, Kenapa?

Otomotif | Kamis, 20 Agustus 2020 | 20:15 WIB

Amerika Serikat dan Rusia Siap Hadiri Undangan PBB Bahas Suriah

Amerika Serikat dan Rusia Siap Hadiri Undangan PBB Bahas Suriah

News | Kamis, 20 Agustus 2020 | 05:08 WIB

Terkini

Mendadak! Warga China Berbondong Mempelajari Sejarah Iran, Lho Ada apa?

Mendadak! Warga China Berbondong Mempelajari Sejarah Iran, Lho Ada apa?

News | Kamis, 16 April 2026 | 16:02 WIB

Manuver Diam-diam Jepang demi Selat Hormuz, Hubungi Iran Minta Hal Ini

Manuver Diam-diam Jepang demi Selat Hormuz, Hubungi Iran Minta Hal Ini

News | Kamis, 16 April 2026 | 16:00 WIB

Jangan Diam! Siulan dan Chat Mesum Bisa Dipidana, Begini Cara Lapor Kekerasan Seksual Verbal

Jangan Diam! Siulan dan Chat Mesum Bisa Dipidana, Begini Cara Lapor Kekerasan Seksual Verbal

News | Kamis, 16 April 2026 | 15:54 WIB

Yasonna Laoly Minta Warga Berani Lapor Pelecehan Seksual, Termasuk yang Verbal

Yasonna Laoly Minta Warga Berani Lapor Pelecehan Seksual, Termasuk yang Verbal

News | Kamis, 16 April 2026 | 15:50 WIB

Bantu Zarof Ricar Cuci Uang, Produser Film Sang Pengadil Agung Winarno Resmi Tersangka

Bantu Zarof Ricar Cuci Uang, Produser Film Sang Pengadil Agung Winarno Resmi Tersangka

News | Kamis, 16 April 2026 | 15:39 WIB

Iran Ancam Tutup Jalur Ekspor Impor Laut Merah, Hal Mengerikan Ini Bisa Terjadi

Iran Ancam Tutup Jalur Ekspor Impor Laut Merah, Hal Mengerikan Ini Bisa Terjadi

News | Kamis, 16 April 2026 | 15:32 WIB

Wajah Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus Masih Misteri, TNI: Lihat Saja Nanti di Sidang!

Wajah Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus Masih Misteri, TNI: Lihat Saja Nanti di Sidang!

News | Kamis, 16 April 2026 | 15:31 WIB

Panas! Kapal Perusak Angkatan Laut AS Cegat Tanker Berbendera Iran yang Mau Menghindari Blokade

Panas! Kapal Perusak Angkatan Laut AS Cegat Tanker Berbendera Iran yang Mau Menghindari Blokade

News | Kamis, 16 April 2026 | 15:14 WIB

Kapuspen TNI: Sidang Kasus Andrie Yunus Akan Terbuka, Kita Sampaikan Secara Profesional

Kapuspen TNI: Sidang Kasus Andrie Yunus Akan Terbuka, Kita Sampaikan Secara Profesional

News | Kamis, 16 April 2026 | 15:13 WIB

Ribuan Desa Belum Berlistrik, Bisakah , PLTMH Jawab Krisis Listrik di Wilayah Terpencil?

Ribuan Desa Belum Berlistrik, Bisakah , PLTMH Jawab Krisis Listrik di Wilayah Terpencil?

News | Kamis, 16 April 2026 | 15:10 WIB