Pemerintah Guyur Miliaran Rupiah ke Influencer, KPK Diminta Turun Tangan

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Sabtu, 22 Agustus 2020 | 13:17 WIB
Pemerintah Guyur Miliaran Rupiah ke Influencer, KPK Diminta Turun Tangan
Gedung KPK merah putih di Jakarta. (Antara)

Suara.com - Anggota Komisi III DPR RI, Didik Mukrianto, meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menelusuri terkait anggaran pemerintah untuk menggandeng influencer senilai Rp 90,45 miliar. Anggaran tersebut sebelumnya ditemukan oleh Indonesia Corruption Watch (ICW)

Didik mengatakan, para penegak hukum seperti KPK semestinya sangat bisa menyelidiki terkait aliran dana sebegitu besar dan disinyalir transparansi, akuntabilitasnya rendah.

"Saya berharap aparat penegak hukum khususnya KPK segera memulai lagi untuk melakukan penyelidikan dan melakukan pemeriksaan mendalam untuk memastikan uang negara tidak menguap dan dikorupsi," kata Didik dalam keterangannya, Sabtu (22/8/2020).

Selain itu, ia menilai BPK harus melakukan audit mendalam agar uang rakyat tidak dipergunakan untuk kepentingan yang berorientasi kebutuhan yang tidak bermanfaat.

"Di tengah kesusahan masyarakat dan tertekannya keuangan negara seperti saat ini, saya berharap aparat penegak hukum khususnya KPK dan lembaga pengawas termasuk BPK mengedankan hati nuraninya untuk memikirkan rakyatnya, dan bukan bungkam melihat potensi uang rakyat yang menguap," tuturnya.

Sebelumnya, ICW menyebut pemerintah telah menggelontorkan anggaran Rp 90,45 miliar untuk membayar jasa influencer. Hal itu ditemukan dari penelusuran ICW di situs Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).

Pengumpulan data dilakukan dari 14 Agustus hingga 18 Agustus 2020.

"Total anggaran belanja pemerintah untuk aktivitas melibatkan influencer dengan 40 paket sebesar Rp 90,45 miliar, semakin marak sejak 2017," kata Peneliti ICW Egi Primayogha dalam diskusi ICW bertajuk "Aktivitas Digital Pemerintah: Berapa Miliar Anggaran Influencer?" pada Kamis (20/8/2020).

Egi memberikan contoh penggunaan influencer untuk sosialisasi penerimaan peserta didik baru (PPDB) oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pada 2019.

baca juga

Nama Gritte Agatha dan Ayushita WN menjadi influencer yang terpilih dengan total anggaran Rp 114,4 juta.

Kemudian terdapat pula nama Ahmad Jalaluddin Rumi atau El dan Ali Syakieb yang juga menjadi influencer untuk program tersebut.

Kemendikbud menggelontorkan Rp 114,4 juta untuk dua influencer itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Influencer Kurang Data, Pakar Ingatkan Jangan Jadi YouTuber Pepesan Kosong!

Influencer Kurang Data, Pakar Ingatkan Jangan Jadi YouTuber Pepesan Kosong!

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2020 | 12:58 WIB

Badan Anggaran DPR Dukung Penuh Vaksin Corona Karya Anak Bangsa

Badan Anggaran DPR Dukung Penuh Vaksin Corona Karya Anak Bangsa

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2020 | 05:51 WIB

Istana Bantah Jokowi Nggak Percaya Diri Sampai Pakai Jasa Influencer

Istana Bantah Jokowi Nggak Percaya Diri Sampai Pakai Jasa Influencer

News | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 17:22 WIB

Istana Sangkal Dana Rp 90 Miliar Buat Bayar Influencer: Enggak Semuanya

Istana Sangkal Dana Rp 90 Miliar Buat Bayar Influencer: Enggak Semuanya

News | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 15:17 WIB

Pengamat: Influencer Bisa Jadi Alat Propaganda Baru Pemerintah

Pengamat: Influencer Bisa Jadi Alat Propaganda Baru Pemerintah

News | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 14:24 WIB

Pemerintah Guyur Miliaran Rupiah Influencer, Pengamat: Pemborosan Anggaran

Pemerintah Guyur Miliaran Rupiah Influencer, Pengamat: Pemborosan Anggaran

News | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 13:22 WIB

Terkini

No Na Rilis Single Honk! Tampilkan Kearifan Lokal Indonesia, Ada Om Telolet Om!

No Na Rilis Single Honk! Tampilkan Kearifan Lokal Indonesia, Ada Om Telolet Om!

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:25 WIB

Tambang Batubara Meledak! 32 Pekerja Tewas di Balochistan Pakistan

Tambang Batubara Meledak! 32 Pekerja Tewas di Balochistan Pakistan

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:22 WIB

Tekanan Mereda, Kepercayaan Industri RI Kembali Menguat pada Juli 2026

Tekanan Mereda, Kepercayaan Industri RI Kembali Menguat pada Juli 2026

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:17 WIB

Dipercaya BI Jadi Pengelola Utama SKM, Ini Strategi BRI Jangkau Pelosok Karo

Dipercaya BI Jadi Pengelola Utama SKM, Ini Strategi BRI Jangkau Pelosok Karo

Bri | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:16 WIB

Gerindra Tegaskan Survei Cuma Instrumen Evaluasi, Bukan Penentu Kebijakan Pemerintah

Gerindra Tegaskan Survei Cuma Instrumen Evaluasi, Bukan Penentu Kebijakan Pemerintah

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:16 WIB

Misteri Tewasnya Satpam di Waduk Jatiluhur, Polda Jabar Turunkan Tim Gabungan

Misteri Tewasnya Satpam di Waduk Jatiluhur, Polda Jabar Turunkan Tim Gabungan

Jabar | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:15 WIB

5 Film dan Serial Netflix Agustus 2026, Komedi hingga Horor

5 Film dan Serial Netflix Agustus 2026, Komedi hingga Horor

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:15 WIB

Ngeri! Aksi Calon Pegawai BPJS Ketenagakerjaan Jalan di Atas Api Viral di Medsos

Ngeri! Aksi Calon Pegawai BPJS Ketenagakerjaan Jalan di Atas Api Viral di Medsos

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:13 WIB

Kasus Bocah Tersiram Air Panas, Puskesmas Waluran Perketat Pengawasan Pasien ODGJ

Kasus Bocah Tersiram Air Panas, Puskesmas Waluran Perketat Pengawasan Pasien ODGJ

Jabar | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:07 WIB

Amerika Gagah di Perang Iran Tapi Lagi Rapuh di Dalam Negeri, Kenapa Bisa Begitu?

Amerika Gagah di Perang Iran Tapi Lagi Rapuh di Dalam Negeri, Kenapa Bisa Begitu?

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:07 WIB

×