WHO: Anak Usia 12 Tahun ke Atas Wajib Memakai Masker

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Minggu, 23 Agustus 2020 | 15:44 WIB
WHO: Anak Usia 12 Tahun ke Atas Wajib Memakai Masker
Ilustrasi anak memakai masker. (Pixabay)

Suara.com - Anak-anak yang berusia 12 tahun, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), wajib mengenakan masker untuk mencegah penularan virus corona.

Menyadur BBC, Minggu (23/8/2020), WHO merilis tiga panduan penggunaan masker untuk tiga kelompok umur, mencakup anak usia 12 tahun, 6-11 tahun, dan 5 tahun ke bawah.

Menurut WHO, anak berusia 12 tahun ke atas harus memakai masker dalam kondisi yang sama dengan orang dewasa, terlebih jika mereka tidak dapat menjaga jarak satu meter daru orang lain, serta ada penularan luas di daerah tersebut.

Untuk usia eman hingga 11 tahun, WHO menyarankan untuk mempertimbangkan seberapa luas penularan virus, dan apakah anak itu berinteraksi dengan individu yang berisiko tinggi seperti orang tua.

Selain itu, golongan usia ini memerlukan pengawasan orang dewasa untuk membantu menggunakan, memakai, dan melepas masker dengan aman.

Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Shvet)
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Shvet)

Sementara untuk anak-anak berusia lima tahun ke bawah, menurut WHO, dalam keadaan normal, tidak boleh memakai masker.

WHO menyebut sedikit yang diketahui tentang bagaiaman anak-anak menularkan virus, tetapi berkaca pada remaja dapat menulari orang lain dengan cara yang sama seperti orang dewasa.

Di daerah yang terdapat banyak kasus infeksi, WHO menhatakan semua orang dewasa di bawah usia 60 tahun dan yang secara umum sehat harus memakai masker kain ketika mereka tidak dapat menjamin jarak setidaknya satu meter dari orang lain.

"Ini sangat penting untuk orang dewasa yang bekerja dengana nak-anak yang mungkin memiliki kontak dekat dengan anak-anak dan satu sama lain," ujar WHO.

baca juga

Kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyeus mengatakan dia berharap pandemi virus corona akan berakhir dalam dua tahun.

Kendati demikian, seorang penasihat ilmiah terkemuka di Inggris menyebut Covid-19 mungkin tidak akan pernah bisa diberantas, di mana orang-orang membutuhkan vaksinasi rutin.

Menurut Universitas Johns Hopkisns, setidaknya ada 23 juta kasus infeksi virus corona di seluruh dunia, dengan 800.000 kematian.

Namun, jumlah sebenarnya orang yang terinfeksi diyakini jauh lebih tinggi karena kurangnya pengujian dan adanya kasus tanpa gejala.

Jumlah infeksi telah meningkat lagi di sejumlah negara seperti Koreea Selatan, Lebanon, hingga negara-negara di Uni Eropa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak 2 Tahun Ogah Pakai Masker, Satu Keluarga Diusir dari Pesawat

Anak 2 Tahun Ogah Pakai Masker, Satu Keluarga Diusir dari Pesawat

News | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 22:06 WIB

Enggak Perlu Dibuka, Masker Ini Ada Lubang Buat Minum Boba Bubble Tea

Enggak Perlu Dibuka, Masker Ini Ada Lubang Buat Minum Boba Bubble Tea

Lifestyle | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 19:40 WIB

13 Hari Tanpa Kasus Covid-19 Baru, Warga Beijing Boleh Tak Pakai Masker

13 Hari Tanpa Kasus Covid-19 Baru, Warga Beijing Boleh Tak Pakai Masker

News | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 17:16 WIB

Terkini

Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster

Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla

Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla

Riau | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:30 WIB

KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban

KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:29 WIB

Bos BI Berganti, Grace Natalie PSI Tegaskan Independensi Institusi Tak Boleh Goyah

Bos BI Berganti, Grace Natalie PSI Tegaskan Independensi Institusi Tak Boleh Goyah

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:26 WIB

DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project

DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!

Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Luas Karhutla Riau Capai 15 Ribu Hektare Selama Januari-Juli 2026

Luas Karhutla Riau Capai 15 Ribu Hektare Selama Januari-Juli 2026

Riau | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:17 WIB

Proyek LRT City Masih Belum Jelas, Dony Oskaria Turun Tangan

Proyek LRT City Masih Belum Jelas, Dony Oskaria Turun Tangan

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:16 WIB

Petani Tebu Tetap Raih Cuan, Hasil Panennya Diserap Pabrik Gula

Petani Tebu Tetap Raih Cuan, Hasil Panennya Diserap Pabrik Gula

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:12 WIB

BGN: Makanan MBG Tak Layak Jangan Dimakan

BGN: Makanan MBG Tak Layak Jangan Dimakan

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:11 WIB

×