Pak RW Penantang Gibran Lolos Verifikasi, Rektor UIC: Siapa yang Biayai?

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Senin, 24 Agustus 2020 | 11:06 WIB
Pak RW Penantang Gibran Lolos Verifikasi, Rektor UIC: Siapa yang Biayai?
Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo independen, Bagyo Wahyono - FX Supardjo. (Antara)

Suara.com - Rektor Universitas Ibnu Chaldun (UIC), Musni Umar curiga dengan lolosnya pak RW, penantang Gibran Rakabuming Raka, di Pilkada Solo. Ia berharap penantang anak Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) itu bukan rekayasa belaka.

Hal itu disampaikan oleh Musni melalui akun Twitter miliknya @musniumar. Musni menyebut untuk maju di Pilkada dengan jalur independen diyakini membutuhkan uang tak sedikit.

"Maaf untuk mengumpulkan dukungan calon melalui perorangan memerlukan uang yang tak sedikit," kata Musni seperti dikutip Suara.com, Senin (24/8/2020).

Untuk maju di Pilkada melalui jalur independen, si bakal calon harus menyiapkan suara dukungan yang tak sedikit.

Mereka harus melakukan foto kopi terhadap KTP warga yang mendukungnya. Tentu jumlahnya mencapai puluhan ribu sehingga menelan biaya yang tak sedikit.

"Ada tim di lapangan, tim di dalam dan harus foto kopi KTP dalam jumlah yang besar," ungkapnya.

Hal itulah yang membuat Musni merasa curiga. Ia bertanya-tanya siapa sosok di belakang tukang jahit dan pak RW, Bagyo Wahyono-FX Suparjo, yang membiayai semua keperluan pencalonan.

"Siapa yang biayai? Semoga bukan rekayasa," tutur Musni.

Rektor UIC curigai siapa pemasok dana pencalonan pak RW penantang Gibran (Twitter/musniumar)
Rektor UIC curigai siapa pemasok dana pencalonan pak RW penantang Gibran (Twitter/musniumar)

Kumpulkan 38.831 suara

Bagyo Wahyono dan FX Supardjo lolos menjadi Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo independen. Mereka berhasil mengumpulkan syarat 38.831 suara.

Jumlah itu melebihi dari syarat yang ditetapkan KPU Solo untuk menjadi calon independen, 35.870 pendukung.

Mereka menyatakan akan menyatu dengan rakyat melawan anak Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka di Pilkada Kota Solo. Mereka adalah seorang penjahit dan ketua RW.

Komisi Pemilihan Umum Kota Surakarta, Jawa Tengah, memutuskan Bajo lolos verifikasi faktual (verfak), Mereka juga berhak mendaftar diri sebagai peserta pilkada setempat, 4—6 September 2020.

Keputusan itu diputuskan usai Rapat Pleno Rekapitilasi Dukungan Balon Perseorangan dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surakarta 2020 masa perbaikan di Solo, Jumat (21/8/2020).

Pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surakarta 2020, pasangan Bajo mencatatkan sejarah karena menjadi pasangan pertama yang maju sebagai kontestasi melalui jalur perseorangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belum Jadi Wali Kota, Gibran Sudah Diwacanakan Jadi Gubernur Jawa Tengah

Belum Jadi Wali Kota, Gibran Sudah Diwacanakan Jadi Gubernur Jawa Tengah

Jawa Tengah | Minggu, 23 Agustus 2020 | 19:09 WIB

Babak Baru Bajo Penantang Gibran Sang Anak Presiden, Modal 38.831 Suara

Babak Baru Bajo Penantang Gibran Sang Anak Presiden, Modal 38.831 Suara

Jawa Tengah | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 15:11 WIB

PDIP Minta Gibran Disiplin Ikut Sekolah Partai atau Dihukum Push Up

PDIP Minta Gibran Disiplin Ikut Sekolah Partai atau Dihukum Push Up

Jawa Tengah | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 14:54 WIB

Terkini

Oknum Guru di Bengkayang Ditangkap, Polisi Dalami Kasus Kekerasan Seksual Anak

Oknum Guru di Bengkayang Ditangkap, Polisi Dalami Kasus Kekerasan Seksual Anak

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 22:29 WIB

5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal

5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:36 WIB

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:14 WIB

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:00 WIB

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:22 WIB

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:11 WIB

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:03 WIB

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:57 WIB

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:25 WIB