PNS Kemenkumham Meninggal Covid-19, Kejadiannya Sebelum Gedung Di-lockdown

Agung Sandy Lesmana

Senin, 24 Agustus 2020 | 16:27 WIB
PNS Kemenkumham Meninggal Covid-19, Kejadiannya Sebelum Gedung Di-lockdown
Seorang pegawai Ditjen Imigrasi menjalani tes usap yang digelar oleh Ditjen Imigrasi bekerja sama dengan Badan Intelijen Negara (BIN) di Gedung Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta, Senin (24-8-2020). (ANTARA/Fathur Rochman)

Suara.com - Kepala Bagian Humas dan Umum Direktorat Jenderal Imigrasi Arvin Gumilang mengungkapkan bahwa sebanyak lima orang pegawai Ditjen Imigrasi terkonfirmasi positif COVID-19, satu diantaranya meninggal dunia.

"Untuk dari (Ditjen) Imigrasi memang secara keseluruhan (terkonfirmasi positif COVID-19) lima (orang), satu orang meninggal," ujar Arvin di Gedung Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta, Senin (24/8/2020).

Arvin mengatakan, satu orang pegawai yang meninggal tersebut berjenis kelamin laki-laki berusia sekitar 50-an tahun dan berdinas di Direktorat Izin Tinggal Keimigrasian.

Dia menyebut bahwa yang bersangkutan meninggal beberapa hari sebelum Gedung Kemenkumham eks Sentra Mulia ditutup sementara pada 12 Agustus 2020 lalu.

"Informasinya ada (penyakit) penyertanya juga. Meninggal beberapa hari sebelum ditutupnya Gedung Kemenkumham," kata Arvin.

Sementara, keempat pegawai yang terkonfirmasi positif saat ini tengah menjalani isolasi mandiri lantaran tidak ditemukan adanya gejala umum Covid-19.

"Untuk empat pegawai yang sekarang diisolasi itu mereka sekarang sedang dalam isolasi mandiri karena saat dilakukan pemeriksaan mereka tidak ditemukan adanya gejala-gejala, jadi bisa dibilang orang tanpa gejala," ujar Arvin.

Dia mengatakan bahwa para pegawai terdiri dua laki-laki dan dua perempuan itu direncanakan akan kembali menjalani tes usap pada Selasa (25/8), untuk memastikan mereka telah terbebas dari Corona.

Lebih lanjut, Arvin menjelaskan bahwa kelima pegawai diketahui terkonfirmasi positif Covid-19 setelah masing-masing melakukan tes usap secara mandiri.

baca juga

"Pimpinan mengarahkan bahwa dicek anggotanya untuk melakukan 'rapid test'. Begitu ada yang reaktif kita minta untuk 'swab test' mandiri. dari 'swab' itu ketahuan ada lima orang," kata Arvin.

Sebelumnya, Gedung Kemenkumhan eks Sentra Mulia yang menjadi tempat pegawai Ditjen Imigrasi berkantor ditutup sementara selama 10 hari, pada 12-21 Agustus 2020 untuk disterilisasi, usai beberapa pegawai Ditjen Imigrasi terkonfirmasi positif COVID-19.

Ajak BIN

Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM bekerja sama dengan Badan Intelijen Negara (BIN) mengadakan pemeriksaan medis deteksi COVID-19 dengan metode tes usap (swab test) terhadap 675 pegawai.

"Ditjen Imigrasi mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Kepala BIN yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Brigjen TNI Sony Arifianto yang telah Sudi membantu kami melaksanakan test swab kepada para pegawai dan juga pejabat pimpinan tinggi pratama," ujar Direktur Lalu Lintas Keimigrasian Cucu Koswala di Gedung Kemenkumham Jakarta, Senin.

Pemeriksaan tes usap tersebut digelar selama 2 hari, 24—25 Agustus 2020, di lobi utama Gedung Kemenkumhan (eks Sentra Mulia) yang menjadi tempat pegawai Ditjen Imigrasi berkantor.

Kegiatan tes usap terhadap 675 pegawai Ditjen Imigrasi tersebut dilakukan setelah ditemukan adanya lima orang pegawai yang terkonfirmasi positif COVID-19.

Sebelumnya, Gedung Kemenkumhan eks Sentra Mulia yang menjadi tempat pegawai Ditjen Imigrasi berkantor telah di-lockdown selama 10 hari, 12—21 Agustus 2020 untuk disterilisasi.

Dalam kesempatan itu, Cucu mengingatkan kepada para pegawai yang mengikuti tes usap untuk tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan meskipun hasil tes nantinya dinyatakan negatif COVID-19.

"Justru, ketika sudah tahu negatif, kita harus waspada. Jadi, jangan disalahartikan oleh teman-teman yang akan di-swab," kata Cucu.

Dengan adanya kesadaran para pegawai untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, dia berharap bisa memutus mata rantai penyebaran COVID-19, khususnya di lingkungan Ditjen Imigrasi.

"Karena keberhasilan program ini adalah bagaimana kita patuh, termasuk di lingkungan Ditjen Imigrasi sendiri. Kalau tidak patuh, tentu ada potensi akan terpapar. Akan tetapi, kalau kita patuh, insyaallah, kita akan selamat," ucap Cucu. (Antara).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Wanita 19 Tahun di Rumah Dinas Mantan Kalapas Waingapu, Kanwil Ditjenpas Beri Klarifikasi

Ada Wanita 19 Tahun di Rumah Dinas Mantan Kalapas Waingapu, Kanwil Ditjenpas Beri Klarifikasi

Video | Senin, 03 Agustus 2026 | 13:00 WIB

Breakingnews! Bom Meledak di Gedung Kementerian Kehakiman Filipina

Breakingnews! Bom Meledak di Gedung Kementerian Kehakiman Filipina

News | Senin, 27 Juli 2026 | 13:48 WIB

Menteri Hukum Ultimatum PPP: Selesaikan Masalah Internal atau AD/ART Jadi Penentu

Menteri Hukum Ultimatum PPP: Selesaikan Masalah Internal atau AD/ART Jadi Penentu

News | Selasa, 30 September 2025 | 23:55 WIB

Siapa Ketum PPP yang Sah? Pemerintah akan Tentukan Pemenangnya

Siapa Ketum PPP yang Sah? Pemerintah akan Tentukan Pemenangnya

News | Selasa, 30 September 2025 | 23:00 WIB

7 Fakta Mencengangkan di Balik Bebas Bersyaratnya Setya Novanto

7 Fakta Mencengangkan di Balik Bebas Bersyaratnya Setya Novanto

News | Senin, 18 Agustus 2025 | 20:21 WIB

Setya Novanto Bebas Bersyarat, KPK: Ingat, Dosa Korupsi E-KTP Adalah Kejahatan Serius!

Setya Novanto Bebas Bersyarat, KPK: Ingat, Dosa Korupsi E-KTP Adalah Kejahatan Serius!

News | Senin, 18 Agustus 2025 | 16:19 WIB

Revisi KUHAP: Tak Lagi Diam! Advokat Diberi Hak Baru Saat Klien Diinterogasi Penyidik

Revisi KUHAP: Tak Lagi Diam! Advokat Diberi Hak Baru Saat Klien Diinterogasi Penyidik

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 19:37 WIB

Permudah Akses Pelindungan Karya, DJKI Resmi Turunkan Tarif Pencatatan Hak Cipta

Permudah Akses Pelindungan Karya, DJKI Resmi Turunkan Tarif Pencatatan Hak Cipta

News | Rabu, 18 Juni 2025 | 11:36 WIB

DJKI: Edukasi dan Kepatuhan adalah Kunci Ekosistem Musik yang Berkeadilan

DJKI: Edukasi dan Kepatuhan adalah Kunci Ekosistem Musik yang Berkeadilan

News | Selasa, 17 Juni 2025 | 19:31 WIB

Raih SKD Tertinggi tapi Gagal CPNS Kemenkumham karena Tinggi Badan, Kisah Tri Bikin Netizen Mewek: Ke Luar Negeri Aja

Raih SKD Tertinggi tapi Gagal CPNS Kemenkumham karena Tinggi Badan, Kisah Tri Bikin Netizen Mewek: Ke Luar Negeri Aja

News | Kamis, 20 Februari 2025 | 15:41 WIB

Terkini

Rentetan Gempa Swarm di Pangalengan Pertanda Lindu Besar Terjadi? Ini Kata Ahli

Rentetan Gempa Swarm di Pangalengan Pertanda Lindu Besar Terjadi? Ini Kata Ahli

News | Kamis, 17 September 2026 | 11:41 WIB

DPR Sentil Pemerintah Soal Karhutla: Berbulan-bulan Hirup Asap, Hak Kesehatan Warga Telah Dilanggar!

DPR Sentil Pemerintah Soal Karhutla: Berbulan-bulan Hirup Asap, Hak Kesehatan Warga Telah Dilanggar!

News | Kamis, 17 September 2026 | 11:41 WIB

Pelanggan Kecewa Beras Fortifikasi Palsu: Beli karena Enak, Ternyata Harganya Kemahalan

Pelanggan Kecewa Beras Fortifikasi Palsu: Beli karena Enak, Ternyata Harganya Kemahalan

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 11:41 WIB

Mayor of Kingstown Tayang 5 Oktober, Thriller Jeremy Renner Ada di Netflix

Mayor of Kingstown Tayang 5 Oktober, Thriller Jeremy Renner Ada di Netflix

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 11:40 WIB

Prabowo Bicara Aktor di Balik Massa Anarkis: Ada yang Dibayar hingga Dijanjikan Rp 200 Ribu

Prabowo Bicara Aktor di Balik Massa Anarkis: Ada yang Dibayar hingga Dijanjikan Rp 200 Ribu

News | Kamis, 17 September 2026 | 11:40 WIB

Dari Produk Lokal ke Pasar Lebih Luas, UMKM Aceh Tumbuh Bersama Rumah BUMN Pertamina

Dari Produk Lokal ke Pasar Lebih Luas, UMKM Aceh Tumbuh Bersama Rumah BUMN Pertamina

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 11:37 WIB

Harhubnas 2026, Gubernur Khofifah Gratiskan Tarif Layanan Trans Jatim Hari Ini

Harhubnas 2026, Gubernur Khofifah Gratiskan Tarif Layanan Trans Jatim Hari Ini

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 11:36 WIB

Tegang! Mahasiswa UINSA Usir Polisi dan TNI dari Kampus, Desak Rektor Mundur

Tegang! Mahasiswa UINSA Usir Polisi dan TNI dari Kampus, Desak Rektor Mundur

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 11:34 WIB

Misterius, Nusron Wahid Menghilang Usai Empat Orang Dekat Ditangkap KPK

Misterius, Nusron Wahid Menghilang Usai Empat Orang Dekat Ditangkap KPK

News | Kamis, 17 September 2026 | 11:33 WIB

Isi Surat Terbuka Sarwendah ke Kubu Ruben Onsu soal Anak

Isi Surat Terbuka Sarwendah ke Kubu Ruben Onsu soal Anak

Entertainment | Kamis, 17 September 2026 | 11:32 WIB

×