Ngeri Kesaktian Hilang, Nguyen Ogah Cukur Rambut 80 Tahun

Rendy Adrikni Sadikin, Arief Apriadi

Rabu, 26 Agustus 2020 | 10:37 WIB
Ngeri Kesaktian Hilang, Nguyen Ogah Cukur Rambut 80 Tahun
Ilustrasi rambut gondrong. [brightside]

Suara.com - Pria tua asal Vietnam, Nguyen Van Chien tak pernah memotong rambut selama 80 tahun terakhir. Dia takut hilang kesaktian jika memangkasnya.

Menyadur Channel News Asia (CNA), Rabu (26/8/2020), pria 92 tahun itu kekinian memiliki rambut gimbal sepanjang 5 meter.

Chien, yang merupakan penganut kepercayaan kuno, "Dua" dari agama kelapa, meyakini seseorang tak boleh "tersentuh" sejak lahir.

"Saya yakin jika saya memotong rambut saya, saya akan mati. Saya tidak berani mengubah apa pun, bahkan tidak menyisirnya," kata Chien.

"Saya hanya merawatnya, menutupinya dengan syal agar tetap kering dan bersih dan terlihat bagus," tambah kakek yang tinggal 80 kilometer dari Kota Ho Chi Minh.

Chien, yang memuja sembilan kekuatan dan tujuh dewa, percaya itu adalah panggilan baginya untuk menumbuhkan rambutnya, yang dia ikat di bawah sorban oranye.

Saat duduk di bangku sekolah dasar, dia menolak permintaan guru untuk memotong rambutnya. Bahkan, dia memutuskan berhenti sekolah agar bebas menumbuhkan "mahkota" tersebut.

“Saya ingat rambut saya hitam, tebal dan kuat. Saya menyisirnya, melepaskannya agar halus," kata Chien.

"Tetapi ketika saya mendengar panggilan dari kesaktian, saya langsung tahu bahwa saya adalah orang terpilih."

baca juga

"Saya menyentuh rambut saya dan dalam semalam menjadi sangat keras. Itu telah melekat di kepala saya dan kini memiliki kehendaknya sendiri."

Chien kini dibantu putra kelimanya, Luom dalam merawat rambut gimbal sepanjang 5 meter itu.

Sebagai penganut kepercayaan "Dua", yang sebenarnya telah dilarang pemerintah Vietnam dengan tudingan sesat, Chien menyebut memotong rambut adalah sebuah kesalahan.

Kepercayaan itu semakin menguat setelah dia melihat seorang pria meninggal setelah coba memasang kembali rambtnya yang terpotong dengan sebuah tali.

"Benda-benda ini kelihatannya sederhana tapi sakral," kata anak Chien, Luom (62).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kepala Hantam Aspal Usai Tersandung Tali Pengikat Anjing, Pria Tua Tewas

Kepala Hantam Aspal Usai Tersandung Tali Pengikat Anjing, Pria Tua Tewas

News | Rabu, 19 Agustus 2020 | 18:03 WIB

Vietnam akan Pesan Vaksin Covid-19 Buatan Rusia sebanyak 150 Juta Dosis

Vietnam akan Pesan Vaksin Covid-19 Buatan Rusia sebanyak 150 Juta Dosis

News | Sabtu, 15 Agustus 2020 | 10:37 WIB

Vietnam Catatkan Kematian Pertama Akibat Virus Corona

Vietnam Catatkan Kematian Pertama Akibat Virus Corona

News | Jum'at, 31 Juli 2020 | 17:26 WIB

Akhirnya Menyerah, Vietnam Catat Korban Meninggal Pertama Akibat Covid-19

Akhirnya Menyerah, Vietnam Catat Korban Meninggal Pertama Akibat Covid-19

News | Jum'at, 31 Juli 2020 | 17:03 WIB

Halau Gelombang Covid-19 di Kota Danang, Vietnam Kerahkan Kekuatan Penuh

Halau Gelombang Covid-19 di Kota Danang, Vietnam Kerahkan Kekuatan Penuh

News | Kamis, 30 Juli 2020 | 21:44 WIB

Terkini

Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal

Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal

News | Senin, 06 Juli 2026 | 22:15 WIB

WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:40 WIB

Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?

Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:35 WIB

Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang

Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:27 WIB

Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan

Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:57 WIB

Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!

Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:55 WIB

Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite

Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:48 WIB

Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan

Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:42 WIB

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:58 WIB

Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM

Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:42 WIB

×