Pertama Dalam Sejarah, Gajah Stres Diberi Ganja Sebagai Penenang

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Kamis, 27 Agustus 2020 | 17:51 WIB
Pertama Dalam Sejarah, Gajah Stres Diberi Ganja Sebagai Penenang
Ilustrasi ganja sebagai bantuan medis (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah kebun binatang di Warsawa, Polandia akan memberi ganja sebagai obat penenang bagi gajah-gajah mereka yang stres. Ini adalah percobaan pertama yang dilakukan untuk gajah.

Menyadur The Guardian pada Kamis (27/08/2020), proyek ini merupakan percobaan pertama pada gajah dan butuh waktu dua tahun untuk menyimpulkan hasilnya.

Dokter hewan yang bertanggung jawab atas proyek ini, Agnieszka Czujkowska mengatakan ganja secara medis telah digunakan di seluruh dunia untuk merawat anjing dan kuda, tetapi ini mungkin yang pertama untuk gajah.

Tiga gajah Afrika di kebun binatang ini akan diberi dosis cairan CBD cannabinoid relaksasi konsentrasi tinggi melalui belalai mereka.

Petugas memberikan makan kepada seekor gajah di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta, Senin (20/4). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Ilustrasi gajah. [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Dokter hewan mengatakan CBD tidak menyebabkan euforia atau efek samping berbahaya pada hati dan ginjal gajah.

"Ini merupakan upaya untuk menemukan alternatif alami baru untuk mengatasi stres terutama untuk dunia obat-obatan, farmasi," kata Czujkowska.

Proyek tersebut datang di waktu yang tepat karena kawanan gajah di kebun binatang baru-baru ini harus kehilangan satu penghuni dan hal ini mempengarhui tingkat stres gajah lainnya.

Kebun binatang memantau stres gajah dengan memeriksa kadar hormon mereka dan melalui pengamatan perilaku.

Meskipun terdengar familiar, tapi dosis ganja yang akan diberi pada gajah sangat berbeda dengan metode pada manusia. Czujkowska mengatakan, tak akan ada pipa ganja atau sejenis.

"Bertentangan dengan apa yang akan dibayangkan beberapa orang, gajah tidak akan menggunakan pipa ganja juga tidak akan mendapatkan barel besar itu untuk menyesuaikan ukuran mereka," kata Czujkowska sambil tertawa.

Dosis awal akan diberikan sebanding dengan dosis pada kuda yaitu satu botol berisi beberapa tetes minyak CBD dan diberikan dua atau tiga kali sehari.

"Fryderyka si gajah betina sudah memiliki kesempatan untuk mencobanya dan dia suka," kata Czujkowska.

Menyadur BBC, gajah yang mati di kebun binatang ini adalah Erna, seekor gajah betina yang paling senior. Kematiannya mengguncang Fryderyka yang usianya lebih muda hingga ia stres.

Czujkowska kemudian membaca perubahan perilaku Fryderyka dan hasilnya menunjukkan gejala stres, terutama ketika ia sedang berusaha menjalin hubungan pertemanan baru dengan Buba, gajah betina lainnya.

"Ini adalah perubahan di setiap kelompok gajah. Gajah mungkin menunjukkan masalah perilaku ketika struktur kelompoknya berubah," kata Czujkowska.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Masalah Kesehatan yang Muncul Akibat Stres, Apa Saja?

4 Masalah Kesehatan yang Muncul Akibat Stres, Apa Saja?

Health | Kamis, 27 Agustus 2020 | 15:46 WIB

Empat Dampak Negatif Bunyikan Klakson Motor, Nomor 4 Paling Seram

Empat Dampak Negatif Bunyikan Klakson Motor, Nomor 4 Paling Seram

Otomotif | Kamis, 27 Agustus 2020 | 15:45 WIB

Stres Jadi Alasan Terbesar Kenapa Kita Suka Ngemil

Stres Jadi Alasan Terbesar Kenapa Kita Suka Ngemil

Health | Selasa, 25 Agustus 2020 | 13:51 WIB

Terkini

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:47 WIB

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:13 WIB

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:19 WIB

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:33 WIB

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:23 WIB

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:24 WIB

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:15 WIB

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:04 WIB