Seorang Remaja di Rusia Lahirkan Bayi, Klaim Bocah 11 Tahun sebagai Ayahnya

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Kamis, 27 Agustus 2020 | 21:55 WIB
Seorang Remaja di Rusia Lahirkan Bayi, Klaim Bocah 11 Tahun sebagai Ayahnya
Ilustrasi melahirkan.[Pexels/Rene Asmussen]

Suara.com - Seorang remaja di Rusia berusia 14 tahun yang mengaku hamil dengan seorang anak laki-laki berusia 11 tahun, memposting foto dia meninggalkan rumah sakit sembari menggendong bayi.

Menyadur The Sun, Kamis (27/8/2020), Darya Sudnishnikova (14) menjadi viral setelah bersikeras bahwa dia hamil ketika dia berusia 13 tahun oleh pacarnya Ivan, yang saat itu berusia 10 tahun.

Anak laki-laki itu bersamanya ketika dia meninggalkan sebuah klinik di Krasnoyarsk sembari menggendong bayi yang diberi nama Emelia.

Dalam sebuah foto yang beredar, pasangan tersebut tampak tersenyum di pintu rumah sakit bersama kedua orang tuanya. Darya mengatakan bahwa sesuai dengan tradisi Rusia, dia tidak akan menunjukkan wajah bayinya hingga berusia 40 hari.

Dalam postingan baru-baru ini, Darya telah memberi tahu hampir 400.000 pengikutnya tentang kontraksi dan kelahiran yang menyakitkan.

Darya Sudnishnikova saat keluar rumah sakit bersama sang bayi dan kedua orang tuanya.[Dok Darya Sudnishnikova[
Darya Sudnishnikova saat keluar rumah sakit bersama sang bayi dan kedua orang tuanya.[Dok Darya Sudnishnikova via The Sun]

"Kepalaku pusing - lalu mereka menidurkan bayi di perutku. Dan kemudian saya pingsan. Saya pingsan." ujar Darya ketika melihat putrinya lahir.

"Saya tidak membayangkan melahirkan akan seperti itu. Saya pikir itu akan jauh lebih menyakitkan, tetapi hanya kontraksinya yang menyakitkan. Tapi demi kebahagiaan seperti itu, ada baiknya menahan semua rasa sakit ini." jelas Darya.

Darya menjadi perbincangan di media sosial setelah merinci cobaan dan kesengsaraan semasa dia menjalani kehamilannya.

Ini mengikuti penampilan TV nasional ketika dia bersikeras Ivan adalah ayah setelah mereka tidur bersama.

Tetapi kemudian setelah para ahli mengatakan bahwa kehamilannya dengan bocah itu tidak mungkin, dia mengaku bahwa dia telah diperkosa di kampung halamannya Zheleznogorsk oleh seorang bocah lelaki berusia 16 tahun.

Darya mengatakan Ivan adalah ayahnya karena dia terlalu malu untuk mengakui kasus pemerkosaan yang menimpanya.

Polisi sedang menyelidiki kasus tersebut dan diyakini mereka sudah mengambil sampel DNA dari bayi perempuan yang baru lahir tersebut.

Ivan tidak diizinkan untuk hadir bersamanya saat melahirkan karena usianya yang masih sangat muda. Sebelum melahirkan dia memposting: "Dia tidak tinggal dengan saya, dia terkadang menginap.

"Pada usia 16, dia akan mengambil alih peran sebagai ayah, tetapi itu tergantung pada bagaimana semuanya terjadi di antara kita."

Dia juga menceritakan bagaimana dia bahagia bisa langsing lagi dan bisa berbaring telentang. "Saya melihat diri saya di cermin dan tidak bisa berhenti memujanya: Saya sangat kurus!"

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rusia Tawarkan Vaksin Sputnik V, Klaim Harganya Lebih Murah dari yang Lain

Rusia Tawarkan Vaksin Sputnik V, Klaim Harganya Lebih Murah dari yang Lain

Jogja | Rabu, 26 Agustus 2020 | 18:56 WIB

Rusia Siap Uji Klinis Tahap Ketiga Vaksin Covid-19 Pekan Depan

Rusia Siap Uji Klinis Tahap Ketiga Vaksin Covid-19 Pekan Depan

Health | Rabu, 26 Agustus 2020 | 17:49 WIB

Tawarkan Vaksin Sputnik V ke Indonesia, Rusia: Harganya Lebih Murah

Tawarkan Vaksin Sputnik V ke Indonesia, Rusia: Harganya Lebih Murah

Health | Rabu, 26 Agustus 2020 | 16:19 WIB

Terkini

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:00 WIB

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:56 WIB

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB

Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps

Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:42 WIB

Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028

Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:39 WIB

Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba

Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:33 WIB

Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias

Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:15 WIB

Nyatakan Netral, PSI Siap Mediasi Sahat-JK

Nyatakan Netral, PSI Siap Mediasi Sahat-JK

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:12 WIB

Resmi, UBL Pecat Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Mahasiswi

Resmi, UBL Pecat Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Mahasiswi

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:05 WIB