Kisah Polwan Berikan ASI kepada Bayi yang Ia Selamatkan

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Jum'at, 28 Agustus 2020 | 12:30 WIB
Kisah Polwan Berikan ASI kepada Bayi yang Ia Selamatkan
Seorang polwan Kolombia berikan ASI pada bayi yang ia selamatkan.[Dok.Policia Cartagena]

Suara.com - Seorang petugas polisi wanita tuai pujian setelah menyusui bayi yang baru lahir yang ia selamatkan dari seorang penculik.

Menyadur The Mirror, Kamis (27/8/2020), petugas polisi Kolombia mengatakan dia sangat ingin membantu karena bayi itu menghancurkan hatinya.

Bayi berusia delapan hari itu dibebaskan pada hari Minggu, dan Petugas Heidy Jaramillo Vega dipercayakan untuk merawatnya sampai dia dapat diserahkan kembali kepada orang tuanya.

Bayi itu diculik dari orang tuanya di kota Cartagena de Indias di Kolombia utara oleh seorang wanita yang menurut polisi ingin memiliki bayi sendiri.

Penculik tersebut ditangkap setelah ada laporan dan terlihat di kamera CCTV, dan bayinya diselamatkan pada hari yang sama.

Polwan berusia 35 tahun tersebut, dari Satuan Tugas Anak dan Remaja dari Kepolisian Metropolitan Cartagena, yang memiliki seorang putri berusia enam bulan.

"Situasi ini membuat saya sedih. Saya sangat ingin membantu, tetapi juga memiliki emosi campur aduk antara kesedihan dan kegembiraan." ujar Vega.

"Saya tidak pernah memiliki pengalaman seperti ini sebelumnya dalam karir saya." tambahnya.

Vega, yang sudah menjadi petugas polisi selama 11 tahun, melanjutkan: "Banyak hal terlintas di kepala saya ketika saya pertama kali dipanggil.

"Saya membayangkan tatapan sedih bayi perempuan itu dan tangisan putus asa, kehilangan kehangatan ibunya yang selama ini dia lepas.

"Saya juga berpikir bahwa dia pasti sangat lapar dan merasa tidak berdaya karena tidak dapat langsung berada di sana untuk memeluk ibunya." jelasnya.

Polisi yakin bayi perempuan itu diculik oleh seorang wanita yang berteman dengan orang tuanya dan menawarkan untuk membantu mereka agar mendapatkan kepercayaannya.

Wanita itu pertama kali mendekati orang tuanya pada hari Sabtu menawarkan makanan dan produk bayi untuk putri mereka yang baru lahir. Keesokan harinya, dia mendekati mereka lagi, menawarkan pakaian dan mainan untuk bayinya.

Setelah dia dipercaya untuk menjaga bayi itu, dia membawa kabur menggunakan sepeda motor dan melarikan diri ke sebuah desa di luar Cartagena, menurut pernyataan polisi.

Komandan Polisi Antonio Parra Jaimes mengatakan: "Kami menemukan dan menggerebek rumah dan berhasil menyelamatkan anak itu. Wanita itu ditangkap dan dituduh melakukan penculikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Miss Kolombia Daniella Alvarez, Kisahnya Setelah Kehilangan Satu Kaki

Miss Kolombia Daniella Alvarez, Kisahnya Setelah Kehilangan Satu Kaki

News | Senin, 24 Agustus 2020 | 12:35 WIB

Cara Bertahan Hidup Petani Kolombia saat Pandemi Covid-19

Cara Bertahan Hidup Petani Kolombia saat Pandemi Covid-19

Video | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 06:05 WIB

Kasus Virus Corona di Kolombia Tembus 500.000, Korban Meninggal 16.000

Kasus Virus Corona di Kolombia Tembus 500.000, Korban Meninggal 16.000

Health | Kamis, 20 Agustus 2020 | 15:20 WIB

Terkini

Trump Klaim Hancurkan Jembatan Terbesar Iran, Menlu Araqchi: Kehancuran Moral Amerika Serikat!

Trump Klaim Hancurkan Jembatan Terbesar Iran, Menlu Araqchi: Kehancuran Moral Amerika Serikat!

News | Jum'at, 03 April 2026 | 17:33 WIB

Bantah 'Disingkirkan' Karena Ungkap Kasus Korupsi, Polda Sulut: Aipda Vicky Pensiun Dini

Bantah 'Disingkirkan' Karena Ungkap Kasus Korupsi, Polda Sulut: Aipda Vicky Pensiun Dini

News | Jum'at, 03 April 2026 | 17:13 WIB

Satgas PRR Percepat Huntap dan Huntara Demi Hunian Layak Penyintas Bencana

Satgas PRR Percepat Huntap dan Huntara Demi Hunian Layak Penyintas Bencana

News | Jum'at, 03 April 2026 | 17:11 WIB

Klaim Trump Terbantahkan, Intelijen AS Ungkap Iran Masih Simpan 50 Persen Rudal dan Ribuan Drone

Klaim Trump Terbantahkan, Intelijen AS Ungkap Iran Masih Simpan 50 Persen Rudal dan Ribuan Drone

News | Jum'at, 03 April 2026 | 16:50 WIB

Cerita Warga di Mereudu Gotong Royong Bareng Pemerintah dalam Pemulihan Pasca Bencana

Cerita Warga di Mereudu Gotong Royong Bareng Pemerintah dalam Pemulihan Pasca Bencana

News | Jum'at, 03 April 2026 | 16:35 WIB

Jejak Berdarah Pulan Wonda: Anggota OPM Penembak  Jenderal Tito Karnavian Ditangkap di Puncak Jaya

Jejak Berdarah Pulan Wonda: Anggota OPM Penembak Jenderal Tito Karnavian Ditangkap di Puncak Jaya

News | Jum'at, 03 April 2026 | 16:33 WIB

Innova Venturer Ringsek Tak Berbentuk Dihantam KRL di Bogor, Sopir Raib Misterius Usai Tabrakan

Innova Venturer Ringsek Tak Berbentuk Dihantam KRL di Bogor, Sopir Raib Misterius Usai Tabrakan

News | Jum'at, 03 April 2026 | 16:05 WIB

Perombakan Besar Militer AS, Pete Hegseth Pecat Jenderal Randy George di Tengah Perang Iran

Perombakan Besar Militer AS, Pete Hegseth Pecat Jenderal Randy George di Tengah Perang Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 15:33 WIB

Bahas Isu Terkini, Seskab Teddy Bertemu Wapres Gibran 1,5  Jam di Istana Sambil Bawa Catatan

Bahas Isu Terkini, Seskab Teddy Bertemu Wapres Gibran 1,5 Jam di Istana Sambil Bawa Catatan

News | Jum'at, 03 April 2026 | 15:31 WIB

Misi Gelap WNA Rusia Selundupkan 202 Reptil Digagalkan Gakkum Kemenhut! Pelaku Terancam 10 Tahun Bui

Misi Gelap WNA Rusia Selundupkan 202 Reptil Digagalkan Gakkum Kemenhut! Pelaku Terancam 10 Tahun Bui

News | Jum'at, 03 April 2026 | 15:02 WIB