Array

Musni: Yth Pak Gubernur Jabar, Cukup Bapak Saja Disuntik Vaksin Produk Cina

Siswanto Suara.Com
Senin, 31 Agustus 2020 | 16:01 WIB
Musni: Yth Pak Gubernur Jabar, Cukup Bapak Saja Disuntik Vaksin Produk Cina
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kedua kiri) didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudy Sufahriadi (kedua kanan) dan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi (kanan) menunjukkan tanda suntik vaksin di puskesmas Garuda, kecamatan Andir, Bandung, Jawa Barat, Jumat (28/8/2020). [ANTARA FOTO/M Agung Rajasa]

Suara.com - Vaksin Covid-19 buatan perusahaan Cina, Sinovac, sudah mulai diujicobakan di Indonesia, menjelang produksi massal dan diharapkan pemerintah bisa mulai diberikan ke masyarakat awal 2021.

Di Provinsi Jawa Barat, tim riset uji klinis vaksin Covid-19 dari Universitas Padjadjaran menyebutkan sebanyak 248 relawan telah menjalani penyuntikan vaksin.

Uji klinis ini sangat penting karena vaksin tersebut baru bisa diproduksi secara massal kalau hasilnya sesuai harapan. 

Di antara relawan yang mendapat suntikan vaksin yaitu Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

Sosiolog dari Universitas Ibnu Chaldun Musni Umar memberikan komentar setelah Ridwan Kamil menjalani vaksinasi. "Yth Bapak Gubernur Jabar. cukup bapak saja yang disuntik vaksin produk China. Rakyat sebaiknya jangan."

Sebelum itu, melalui Instagram, Musni Umar menceritakan pengalaman usai tubuhnya dimasuki vaksin Covid-19 lewat lengan kiri. Vaksinasi dilakukan di Puskesmas Garuda, Bandung.

"Tubuh saya sekarang secara resmi mengandung virus Covid-19 yang sudah dilemahkan atau dimatikan. Selama 5 menit pegal, cenat-cenut dan mati rasa agak terasa di sepanjang tangan kiri. Namun setelahnya alhamdulillah normal, hanya jadi rada mengantuk dan lapar yang tidak biasanya," kata Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil berharap masyarakat mendoakan pasukan antibodi akan muncul setelah vaksinasi sehingga jika suatu hari virus aktif, tubuh bisa melawannya dengan maksimal.

Setiap hari kondisi tubuh akan dilaporkan melalui kertas rapor kepada tim peneliti. Ridwan berharap tidak ada efek samping atau hal-hal yang kurang baik. Setelah menerima vaksin, dia harus melakukan tiga kunjungan lagi ke puskesmas dan satu kali lagi penyuntikan vaksin.

Baca Juga: Pandemi Jadi Momentum Perbaiki Sistem Kesehatan Nasional

"Mari doakan semoga proses ini dilancarkan, agar pandemi ini bisa berakhir dengan baik dan tuntas. Dan masyarakat bisa tenang. Aamiin," katanya. "Bu @ataliapr tanya, apa punya dampak pada nafsu makan atau rasa kepengen sesuatu? Saya jawab: “gara2 vaksin ini tiba-tiba saya kepengen makan banyak dan kepengen beli motor bober” :)" 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI