Tak Sabar Tunggu Masakan Matang, Anak Pukul Ibu Pakai Ulekan hingga Tewas

Reza Gunadha | Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Senin, 31 Agustus 2020 | 18:17 WIB
Tak Sabar Tunggu Masakan Matang, Anak Pukul Ibu Pakai Ulekan hingga Tewas
Ilustrasi garis polisi, TKP tindak kejahatan. [Shutterstock]

Suara.com - Seorang pria di India nekat menghabisi nyawa ibu kandungnya hanya karena terlambat mendapatkan makanan.

Menyadur Gulf News, Senin (31/8), Ashok Thakur yang emosi, tak sabar menunggu ibunya yang tengah memasak makanan yang ia minta.

Akibatnya, pria asal distrik Samastipur, Bihar, ini meradang dan menyerang ibu kandungnya sendiri.

Lebih rinci, kepolisian Sarayranjan mengatakan insiden bermula ketika Ashok, dalam kondisi marah, meminta ibunya untuk menyajikan makanan pada Sabtu (29/8).

Sang ibu lantas menuruti permintaan anak laki-lakinya itu. Namun, ia membutuhkan sedikit banyak waktu lantaran harus memasak lebih dulu.

Ilustrasi pembunuhan (Shutterstock)

Setelah matang, perempuan ini langsung menyajikan makanan kepada anaknya. Alih-alih menyantap, Ashok malah marah.

Pria ini terlibat adu mulut dengan sang ibu. Hingga pada satu titik, amarah Ashok semakin menjadi-jadi dan berujung pada penyerangan.

"Dalam kemarahan, pria itu mengambil penggiling manual dan memukul kepala (ibu) dengan itu. Dia menderita luka serius dan jatun ke tanah," ujar petugas polisi Sanjeev Kumar Chaudhary, Minggu (30/8).

Perempuan berusia 75 tahun ini lantas dilarikan ke rumah sakit setempat. Namun nyawanya tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan.

Ashok ditangkap dan kasus pembunuhan telah didaftarkan atas pengaduan dari saudara laki-lakinya.

Menurut saudara laki-lakinya itu, Ashok bertingkah sangat kasar dengannya, dan mencoba menyerang saat ia berupaya menyelamatkan ibunya.

Kasus serupa juhga terjadi di India pada Juli lalu, di mana seorang anak tega membunuh ibunya hanya karena berselisih soal makanan.

Angad Yadav, asal Patna, menembak ibunya hingga tewas lantaran kesal dipanggil berulang kali untuk makan malam.

Manju Devi tewas usai ditembak tepat di kepalanya. Ia sempat menjalani perawatan selama 60 jam di rumah sakit, namun nyawanya akhirnya tak terselamatkan.

Devi mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Universitas Patna pada Jumat (24/7) sekitar pukul 14.00 siang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buat Video Bugil di Jembatan Sungai Gangga, Wanita Asal Prancis Ditangkap

Buat Video Bugil di Jembatan Sungai Gangga, Wanita Asal Prancis Ditangkap

News | Senin, 31 Agustus 2020 | 13:21 WIB

Pria Terekam CCTV Bunuh Tunawisma, Mayatnya Diperkosa

Pria Terekam CCTV Bunuh Tunawisma, Mayatnya Diperkosa

News | Minggu, 30 Agustus 2020 | 16:56 WIB

Sedang Mencari Anaknya, Pria Ini Malah Dianiaya hingga Tewas di Depan Istri

Sedang Mencari Anaknya, Pria Ini Malah Dianiaya hingga Tewas di Depan Istri

News | Minggu, 30 Agustus 2020 | 10:05 WIB

Terkini

Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah

Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah

News | Kamis, 02 April 2026 | 00:08 WIB

9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan

9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan

News | Rabu, 01 April 2026 | 22:29 WIB

Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan

Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:54 WIB

Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes

Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:50 WIB

Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali

Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:43 WIB

Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur

Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:30 WIB

Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat

Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:08 WIB

Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI

Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:54 WIB

Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir

Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:30 WIB

Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital

Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:21 WIB