Detik-detik Anggota DPR Tinggikan Suara saat Interupsi Puan Maharani

Reza Gunadha, Farah Nabilla

Selasa, 01 September 2020 | 15:34 WIB
Detik-detik Anggota DPR Tinggikan Suara saat Interupsi Puan Maharani
Marthen Douw saat mengikuti Rapat Paripurna HUT DPR RI. (YouTube/ DPR RI)

Suara.com - Anggota DPR dari Fraksi PKB Marthen Douw menaikkan nada suaranya kepada Ketua DPR RI Puan Maharani saat Rapat Paripurna HUT DPR RI ke-75. Marthen mengajukan interupsi lantaran penjelasannya soal otsus Papua terpotong.

Detik-detik naiknya nada suara Marthen kepada Puan Maharani yang menjadi pimpinan rapat itu terekam dalam tayangan LIVE STREAMING - Rapat Paripurna DPR RI dalam Rangka HUT ke 75 DPR RI yang diunggah oleh kanal YouTube DPR RI, Selasa (1/9/2020).

Mulanya, Marthen memberikan pernyataannya dengan nada yang biasa. Sedari awal ia menyebut akan mengutarakan dua poin masalah dalam rapat memperingati Hari Ulang Tahun DPR RI tersebut.

Ia juga sempat menyerukan pekik merdeka untuk memperingati HUT ke-75 RI.

"Saya Papua, belum dengan seutuhnya rasakan kemerdekaan itu," kata Marthen setelah menyerukan pekik merdeka.

Setelah itu, politisi asal Papua ini menyinggung soal Otonomi Khusus (Otsus) Papua yang akan berakhir pada 2021.

"Tuntutan dari rakyat Indonesia Papua bahwa Otsus jangan diperpanjang juga ada, terus ada juga yang bilang diperpanjang. Tetapi kalau kita diperpanjang marilah bertatap atau diskusi bersama Presiden Indonesia," usul Marthen.

Ia juga mengajak agar para wakil rakyat yang duduk bersamanya di parlemen mengambil peran dalam menangani masalah Otsus Papua itu.

"Marilah kita sebagai wakil dari rakyat RI, Papua juga adalah Indonesia, marilah dengan adil kita DPR saya dari ujung timur Indonesia. Saya datang mewakili rakyat saya untuk menyampaikan hal ini yang selalu menjadi soal di lapangan yaitu soal Otsus ini," lanjut Marthen.

baca juga

Ia juga mengatakan bahwa perwakilan dari Papua telah menemui Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Otda). Dari pertemuan itu, mereka diberi waktu dua bulan untuk menyelesaikan urusan Otsus Papua.

Marthen mengaku bahwa waktu 2 bulan itu terlalu singkat. Ia lantas meminta agar diberikan perpanjangan waktu untuk mengurus Otsus Papua.

"Jadi saya minta pada pimpinan dan posisi yang bersangkutan dalam kasus ini untuk membantu kasus ini," kata Marthen yang mengharap waktu sekitar 6 bulan untuk membahas keputusan Otsus Papua diperpanjang atau tidak.

Usai menjelaskan tentang masalah Otsus Papua, Marthen kemudian akan melanjutkan poin kedua yang ingin ia sampaikan.

Namun, belum sempat ia berbicara lebih lanjut, mikrofon yang ia gunakan mati. Sebagai gantinya, pimpinan rapat Puan Maharani mengucapkan terima kasih tentang usulan tersebut.

Puan kemudian melanjutkan pembahasan rapat tentang peringatan HUT DPR RI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komisi IX Dukung Pengembangan Vaksin Merah Putih

Komisi IX Dukung Pengembangan Vaksin Merah Putih

DPR | Selasa, 01 September 2020 | 12:27 WIB

Arteria Dahlan Dukung Penuh Kejaksaan Tuntaskan Kasus Jiwasraya

Arteria Dahlan Dukung Penuh Kejaksaan Tuntaskan Kasus Jiwasraya

DPR | Selasa, 01 September 2020 | 12:23 WIB

Perlu Waktu Lebih Lama Bahas Otsus Papua, Marthen Douw: Jangan Cuma 2 Bulan

Perlu Waktu Lebih Lama Bahas Otsus Papua, Marthen Douw: Jangan Cuma 2 Bulan

News | Selasa, 01 September 2020 | 11:53 WIB

HUT ke-75, DPR Undang Pimpinan Periode Lalu ke Rapat Paripurna

HUT ke-75, DPR Undang Pimpinan Periode Lalu ke Rapat Paripurna

News | Selasa, 01 September 2020 | 10:22 WIB

Anggota DPR Minta MA Berpihak kepada Rakyat dalam Sengketa Lahan, Asalkan..

Anggota DPR Minta MA Berpihak kepada Rakyat dalam Sengketa Lahan, Asalkan..

News | Senin, 31 Agustus 2020 | 15:59 WIB

Pandemi Jadi Momentum Perbaiki Sistem Kesehatan Nasional

Pandemi Jadi Momentum Perbaiki Sistem Kesehatan Nasional

DPR | Senin, 31 Agustus 2020 | 15:37 WIB

Terkini

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

News | Selasa, 15 September 2026 | 06:11 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 06:00 WIB

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

×