KTP dan Rupiah di Markas ISIS Yaman, Paranormal: Indonesia Oh Indonesia

Siswanto

Senin, 31 Agustus 2020 | 06:53 WIB
KTP dan Rupiah di Markas ISIS Yaman, Paranormal: Indonesia Oh Indonesia
Video viral temuan KTP Indonesia dan uang rupiah saat penggerebekan oleh Houthi di Yaman.[Twitter/@Natsecjeff]

Suara.com - Penggerebekan yang dilakukan milisi Houthi di Al-Bayda, Yaman, menemukan Kartu Tanda Penduduk  Indonesia dan mata uang rupiah. Peristiwa ini terekam video yang kini beredar di media sosial dan memicu tanggapan dari berbagai kalangan.

Salah satu yang tak habis pikir dengan temuan itu adalah paranormal Samijan alias Mbah Mijan. Mbah Mijan sepertinya jengkel sekali dengan dugaan keterlibatan orang Indonesia dalam aksi teroris di Yaman. 

"Indonesia, Indonesia, Indonesia, oh Indonesia. Rekrut, ambil hartanya buang orangnya ke luar negeri, syukur-syukur ketembak biar gak ada tuntutan," kata Mbah Mijan melalui akun Twitter @mbah_mijan.

Dalam laporan Suara.com sebelumnya disebutkan, sebuah video viral penggerebekan yang dilakukan oleh milisi Houthi ditemukan KTP Indonesia dan mata uang rupiah.

Video tersebut diunggah di akun media sosial Twitter @Natsecjeff. "Rekaman video Houthi dari operasi terakhirnya melawan AQAP dan ISIS di Al-Bayda. #Yaman" tulis akun tersebut.

Dalam video diperlihatkan saat milisi Houthi menggeledah sebuah tempat persembunyian di daerah Al-Bayda, salah satu kota di Yaman.

Milisi Houthi menemukan beragam senjata laras panjang dan pendek, peralatan elektronik, laptop, bendera, hingga ratusan peluru.

Kemudian di salah satu temuan, mereka menunjukkan sebuah dompet yang berisi uang rupiah pecahan Rp 10.000, Rp 5.000 hingga Rp 2.000 rupiah.

Ditemukan juga sebuah kartu tanda penduduk Indonesia dari Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur.

baca juga

Video tersebut kemudian diposting ulang oleh salah satu warganet @Iqbal_Kholidi. "Militan Houthi menggerebek persembunyian Daesh di Bayda, Yaman. Perhatikan video 0:47-0:55 ditemukan uang rupiah dan KTP indonesia" tulisnya.

Menurut laporan Midle East Monitor, pada Agustus 2020 Houthi mengumumkan bahwa pasukan mereka telah membunuh pimpinan kelompok teroris Daesh di Yaman.

Menurut pernyataan yang dirilis di TV Al-Masirah, gerakan tersebut mengklaim telah melakukan operasi penyergapan di distrik Qifah di provinsi tengah Al-Baydah yang mengakibatkan kematian emir Daesh Abu Al-Walid Al-Adani.


Mereka juga mengumumkan penangkapan pemimpin teroris lainnya, Salem Hassan Al-Saaimi bersama 40 orang lainnya.

Houthi dan pasukan sekutunya di militer telah melancarkan operasinya Al-Baydah setelah menyatakan kemenangan atas Al-Qaeda dan Daesh di provinsi tersebut.

Memaksa para anggota Al-Qaeda yang tersisa melarikan diri ke kota Marib, benteng pasukan yang bertempur atas nama Pemerintah Yaman yang didukung Saudi.

Menurut pernyataan juru bicara militer pro-Houthi, Brigjen Yahya Saree, pasukan Houthi telah membunuh, melukai dan menangkap lebih dari 250 orang dan membebaskan wilayah seluas sekitar 1.000 kilometer persegi di provinsi itu.

Sebelumnya juga dilaporkan bahwa pemerintah Yaman yang didukung Saudi membantah klaim yang dibuat oleh Houthi, menganggapnya sebagai "kebohongan".

Dikutip dari Anadolu Agency, sejak tahun 2014, Yaman dirundung konflik dan kekacauan ketika Houthi menguasai sebagian besar wilayah negara, termasuk Sanaa.

Krisis memanas pada 2015 ketika koalisi militer pimpinan Saudi melancarkan kampanye udara besar-besaran untuk mengalahkan Houthi.

Sejak itu, puluhan ribu orang Yaman, termasuk warga sipil, tewas dalam konflik tersebut. PBB mengungkapkan 14 juta warga Yaman terancam mati kelaparan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Adik Prabowo Pesimistis Soal Penguatan Rupiah, Menteri Ekonominya Bilang Bagus Kalau Melemah

Adik Prabowo Pesimistis Soal Penguatan Rupiah, Menteri Ekonominya Bilang Bagus Kalau Melemah

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:04 WIB

Paket Lengkap: Rupiah Rekor Terendah, IHSG Turun Jadi Bursa Terburuk di Asia

Paket Lengkap: Rupiah Rekor Terendah, IHSG Turun Jadi Bursa Terburuk di Asia

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:52 WIB

Bos BI Akui Rupiah Dalam Tekanan Usai Hashim Wanti-wanti Bisa Tembus Rp21.000

Bos BI Akui Rupiah Dalam Tekanan Usai Hashim Wanti-wanti Bisa Tembus Rp21.000

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:46 WIB

Bisa jadi Bencana! Hashim Ingatkan Utang Luar Negeri RI Bisa Bengkak Jika Rupiah Rp21.000

Bisa jadi Bencana! Hashim Ingatkan Utang Luar Negeri RI Bisa Bengkak Jika Rupiah Rp21.000

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:25 WIB

Beda IHSG, Rupiah Justru Perkasa ke Level Rp18.137

Beda IHSG, Rupiah Justru Perkasa ke Level Rp18.137

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:04 WIB

Hashim Ungkap Efek MSCI, Rupiah Terancam Anjlok ke Rp 22.000

Hashim Ungkap Efek MSCI, Rupiah Terancam Anjlok ke Rp 22.000

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:21 WIB

Rupiah Tiba-tiba Menguat, tapi Masih Betah di Level Rp18.128 per Dolar AS

Rupiah Tiba-tiba Menguat, tapi Masih Betah di Level Rp18.128 per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Rupiah di Bibir Rekor Terlemah

Rupiah di Bibir Rekor Terlemah

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:11 WIB

Rupiah Makin Terpuruk! Dolar AS Tembus Rp18.184, Asing Ramai-Ramai Keluar

Rupiah Makin Terpuruk! Dolar AS Tembus Rp18.184, Asing Ramai-Ramai Keluar

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:40 WIB

Rupiah Kian Letoi, BI Bilang MSCI dan Konflik Timteng Jadi Biang Kerok

Rupiah Kian Letoi, BI Bilang MSCI dan Konflik Timteng Jadi Biang Kerok

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:33 WIB

Terkini

Tayang 2027, Jin Young dan Kim Min Ho Dipastikan Bintangi Film Aksi Fighter

Tayang 2027, Jin Young dan Kim Min Ho Dipastikan Bintangi Film Aksi Fighter

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Dewa United vs Persija Jakarta, Jakmania Dilarang Hadir ke Banten!

Dewa United vs Persija Jakarta, Jakmania Dilarang Hadir ke Banten!

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:25 WIB

The Cat Returns: Tentang Nyaris Berubah Jadi Kucing Karena Menolong Kucing

The Cat Returns: Tentang Nyaris Berubah Jadi Kucing Karena Menolong Kucing

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:21 WIB

Kerja Sama Bantargebang Diperpanjang, Jakarta Justru Diberi Peringatan

Kerja Sama Bantargebang Diperpanjang, Jakarta Justru Diberi Peringatan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso

Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Syarat Pecah KK Setelah Menikah 2026, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan Pasutri

Syarat Pecah KK Setelah Menikah 2026, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan Pasutri

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Titik Baru Api Karhutla Masih Muncul, Sugiono Minta Patroli Darat Diperketat

Titik Baru Api Karhutla Masih Muncul, Sugiono Minta Patroli Darat Diperketat

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

6 Rekomendasi Serum Viva Terbaik untuk Flek Hitam dan Garis Halus Usia 40 Tahun

6 Rekomendasi Serum Viva Terbaik untuk Flek Hitam dan Garis Halus Usia 40 Tahun

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Pertamina & Kemenkop Luncurkan Piloting Pengumpulan Minyak Jelantah

Pertamina & Kemenkop Luncurkan Piloting Pengumpulan Minyak Jelantah

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:14 WIB

Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta

Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:12 WIB

×