Keluarga Korban Tewas Tambang Timah Sarang Ikan Tolak Uang Santunan

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 01 September 2020 | 20:44 WIB
Keluarga Korban Tewas Tambang Timah Sarang Ikan Tolak Uang Santunan
Isnaini Buton (44) ibu kandung Hardin alias Aldy (26), korban tewas laka tambang timah Sarang Ikan Desa Lubukbesar Kabupaten Bangka Tengah (Bateng). (Suara.com/Wahyu)

Suara.com - Isnaini Buton (44) ibu kandung Hardin alias Aldy (26), korban tewas laka tambang timah Sarang Ikan Desa Lubukbesar Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) tidak dapat menerima jika kematian putra sulungnya diibaratkan seperti boneka yang dapat dibeli dengan uang.

Isnaini tolak uang santunan. Mereka dijanjikan uang Rp 10 juta lebih. Dengan syarat kematian putranya tidak dipermasalahkan ke jalur hukum.

“Jadi mereka minta aku ibaratnya diminta KTP bapak ibaratnya (suami..red) untuk membuat surat agar tuntas dari masalah ini maksudnya gitu. Aku bukannya apa itu, tapi mereka bilang ini untuk KTP bapak bae. Kataku uang Rp 10 juta ini aku tanyakan langsung, ini apa artinya? terus dia (FR) ngomong ini hanya untuk dihari-hari pertama, masih ditambah katanya Rp20 juta, itu ada keterangannya,"ungkap Isnaini disaksikan Ketua RT 06 Desa Beriga, Bahuri, (1/9/2020).

Dikatakan Isnaini, jika dia sempat menceritakan hasil pertemuan dengan pihak tambang kepada pamannya yang bertugas di Kebun Jeruk dan Kuningan. Namun pamannya tidak terima.

Isnaini Buton (44) ibu kandung Hardin alias Aldy (26), korban tewas laka tambang timah Sarang Ikan Desa Lubukbesar Kabupaten Bangka Tengah (Bateng). (Suara.com/Wahyu)
Isnaini Buton (44) ibu kandung Hardin alias Aldy (26), korban tewas laka tambang timah Sarang Ikan Desa Lubukbesar Kabupaten Bangka Tengah (Bateng). (Suara.com/Wahyu)

"Kata dia (paman..red) kalau masih banyak macam dia akan turun tangan kesini pak, kata dia saya cuti 13 hari. Jadi begini maksudnya ini harus di asuransi, tak terima pihak keluarga," ungkap Isnaini didampinggi suaminya, Hardiman.

"Duit Rp10 juta bisa apa, ini terbaring jenazah, itupun secara diam-diam maksudnya aku didorong ke kamar kekamar saja. Kalau yang sahkan di tempat pembaringan jenazah ini (tempat terbuka..red) soalnya untuk dia, ini pamanku tidak terima sama sekali," terangnya.

Begitu juga pihak keluarga yang bertugas di Surabaya juga didak dapat menerima dengan perwakilan tambang tempat korban bekerja.

"Paman yang di pangkalan Angkatan Laut di Surabaya tidak terima sama sekali, itu paman dari mamak itu, cuma aku yang buta huruf pak cuma keluarga tidak menerima,"tandasnya.

Dia menjelaskan, pihak keluarga tidak bisa menerima dengan alasan satu nyawa yang melayang dalam kecelakaan tambang seolah-olah bisa ditukar dengan uang.

"Yang tidak menerima dan yang paling pahit ini terus terang keluarga dari mama saya. Paman saya itu ibaranya pangkat ayah saya karena masih keluarga mama, adik mama sendiri yang tidak menerima. Jadi kalau mereka itu datang darisana nanti sekejab, tapi masih ku cegah. Kalau tidak terima dengan kejadian ini kitakan bisa tempuh kejalur hukum. Satu jiwa itu bagaimana jangan dianggap seperti boneka," tegasnya.

Isnaini Buton (44) ibu kandung Hardin alias Aldy (26), korban tewas laka tambang timah Sarang Ikan Desa Lubukbesar Kabupaten Bangka Tengah (Bateng). (Suara.com/Wahyu)
Isnaini Buton (44) ibu kandung Hardin alias Aldy (26), korban tewas laka tambang timah Sarang Ikan Desa Lubukbesar Kabupaten Bangka Tengah (Bateng). (Suara.com/Wahyu)

Dalam kesempatan ini pula, Isnaini mengungkapkan jika pihak perwakilan tambang telah memberikan uang santunan Rp 10 juta pada saat jenazah korban akan dikebumikan.

Namun beberapa hari kemudian perwakilan dari pemilik tambang kembali mendatangi rumah duka dengan membawa surat perdamaian yang isinya memberikan santunan sebesar Rp25 juta dan belum ditandatangani oleh orang tua korban.

“Ini jelas ditolak paman dan tidak terima. Karena harus peraturan hukum sesuai dengan peraturan perusahaan. Kalau soal aku damai-damai saja pak dengan perjanjian ini tadi,tapi yang masalah ini keluarga tidak mau menrima. Manalagi mereka berpangkat pak bukan seperti saya. Pemberian uang itu basa-basi saja karena pasa saat itu saya panggil bapak dia larang, itu disaksikan oleh tetangga,” jelasnya.

Kontributor : Wahyu Kurniawan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RI Bakal Punya Pusat Riset Timah di Bangka

RI Bakal Punya Pusat Riset Timah di Bangka

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gebrakan Menhan-Panglima di Tambang Ilegal Babel Dikritik Imparsial: Pelanggaran Hukum, Tanda Bahaya

Gebrakan Menhan-Panglima di Tambang Ilegal Babel Dikritik Imparsial: Pelanggaran Hukum, Tanda Bahaya

News | Jum'at, 21 November 2025 | 23:36 WIB

262 Hektare Hutan Rusak, Panglima TNI hingga Menhan 'Geruduk' Sarang Tambang Ilegal di Babel

262 Hektare Hutan Rusak, Panglima TNI hingga Menhan 'Geruduk' Sarang Tambang Ilegal di Babel

News | Kamis, 20 November 2025 | 13:45 WIB

Prabowo Sebut Ada 1.000 Tambang Ilegal di Dua Pulau Ini, Negara Rugi Besar!

Prabowo Sebut Ada 1.000 Tambang Ilegal di Dua Pulau Ini, Negara Rugi Besar!

News | Kamis, 16 Oktober 2025 | 09:19 WIB

Atasi Konflik Tambang, Menkop Usul IUP Timah Dikelola Koperasi Merah Putih

Atasi Konflik Tambang, Menkop Usul IUP Timah Dikelola Koperasi Merah Putih

Bisnis | Rabu, 08 Oktober 2025 | 17:57 WIB

Tertangkap! Begini Modus 2 WN Korsel Raup Puluhan Miliar dari Bisnis Timah Ilegal di Bekasi

Tertangkap! Begini Modus 2 WN Korsel Raup Puluhan Miliar dari Bisnis Timah Ilegal di Bekasi

News | Jum'at, 07 Februari 2025 | 07:20 WIB

Ngeri! Bocah 5 Tahun Hilang Diterkam Buaya Saat Mandi di Bekas Tambang Timah

Ngeri! Bocah 5 Tahun Hilang Diterkam Buaya Saat Mandi di Bekas Tambang Timah

News | Sabtu, 11 Januari 2025 | 13:58 WIB

Industri Timah di Babel Dinilai Bisa Mati Jika Penambang Rakyat Masih Dianggap Ilegal

Industri Timah di Babel Dinilai Bisa Mati Jika Penambang Rakyat Masih Dianggap Ilegal

Bisnis | Selasa, 31 Desember 2024 | 07:56 WIB

Sosok Bambang Hero Saharjo, Profesor yang Menaksir Kerugian Korupsi TImah Capai Rp 271 Triliun

Sosok Bambang Hero Saharjo, Profesor yang Menaksir Kerugian Korupsi TImah Capai Rp 271 Triliun

Lifestyle | Kamis, 04 April 2024 | 11:33 WIB

Rusak Parah, Begini Kondisi Alam Bangka Akibat Tambang Timah yang Bikin Negara Rugi 271 Triliun

Rusak Parah, Begini Kondisi Alam Bangka Akibat Tambang Timah yang Bikin Negara Rugi 271 Triliun

Lifestyle | Kamis, 04 April 2024 | 10:25 WIB

Terkini

Menakar Ramalan '98 Jilid 2' Noel: Nyanyian Kosong atau Ancaman Nyata Penggulingan Prabowo?

Menakar Ramalan '98 Jilid 2' Noel: Nyanyian Kosong atau Ancaman Nyata Penggulingan Prabowo?

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 22:51 WIB

'Presiden Punya Mata dan Telinga', Prabowo Pantau Terus Kasus Korupsi Imigrasi dan BGN

'Presiden Punya Mata dan Telinga', Prabowo Pantau Terus Kasus Korupsi Imigrasi dan BGN

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 22:09 WIB

Antisipasi El Nino dan Krisis Sampah, Dedi Mulyadi Kumpulkan Kepala Daerah se-Jabar

Antisipasi El Nino dan Krisis Sampah, Dedi Mulyadi Kumpulkan Kepala Daerah se-Jabar

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 22:05 WIB

Sentil Netizen, Eky Priyagung: Masyarakat Lebih Peduli Isu Viral Ketimbang Kerusakan Lingkungan

Sentil Netizen, Eky Priyagung: Masyarakat Lebih Peduli Isu Viral Ketimbang Kerusakan Lingkungan

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 21:13 WIB

KPK Sita 19 Kendaraan hingga Perhiasan dari Rumah Silmy Karim

KPK Sita 19 Kendaraan hingga Perhiasan dari Rumah Silmy Karim

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 21:06 WIB

Mobil Sport, Motor Harley, Hingga Uang Asing Dibawa KPK dari Rumah Silmy Karim

Mobil Sport, Motor Harley, Hingga Uang Asing Dibawa KPK dari Rumah Silmy Karim

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:38 WIB

Wamen Silmy Karim Tersangka Korupsi Rp145 M, Yusril Akui Imigrasi Masih Banyak Pungli

Wamen Silmy Karim Tersangka Korupsi Rp145 M, Yusril Akui Imigrasi Masih Banyak Pungli

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:20 WIB

WALHI: Target Ekonomi 8 Persen Bisa Sulap Papua Jadi Hamparan Sawit Raksasa

WALHI: Target Ekonomi 8 Persen Bisa Sulap Papua Jadi Hamparan Sawit Raksasa

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:09 WIB

Pemprov DKI Kebut Pembersihan Sampah Muara Angke, Ditargetkan Tuntas Akhir Pekan

Pemprov DKI Kebut Pembersihan Sampah Muara Angke, Ditargetkan Tuntas Akhir Pekan

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:09 WIB

'Nyerah Jadi WNI tapi Sayang sama RI', Aksi Ibu di Yogya Soroti Ekonomi hingga Korupsi

'Nyerah Jadi WNI tapi Sayang sama RI', Aksi Ibu di Yogya Soroti Ekonomi hingga Korupsi

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:55 WIB