Array

Kejatuhan Meteor, Petani Brasil Justru Dapat Rezeki Nomplok

Rabu, 02 September 2020 | 12:45 WIB
Kejatuhan Meteor, Petani Brasil Justru Dapat Rezeki Nomplok
Ilustrasi batu meteor. (Foto: Facebook)

Suara.com - Para petani di Santa Filomena, timur laut Brasil mendapat rezeki nomplok setelah daerah tempat mereka tinggal kejatuhan ratusan batu meteorit.

Menyadur India Times, Rabu (2/9/2020), fenomena jatuhnya ratusan batu luar angkasa itu terjadi pada 19 Agustus lalu. Harga batu-batu itu ternyata sangat mahal.

Costa Rodrigues, seorang mahasiswa, mengatakan bahwa para penemu batu-batu itu dapat menghasilkan ratusan juta rupiah dari hasil penjualan benda angkasa tersebut.

Potongan meteorit seberat 40 kilogram dilaporkan dapat terjual dengan harga 20 ribu poundsterling atau sekitar Rp392 juta.

"Harganya mencapai 5,5 pounds per gram dan semakin tinggi. Beberapa hari yang lalu, kisaran harga masih setengahnya," kata Costa Rodrigues kepada dikutip Mail Online.

"Sembilan puluh persen penduduk kota adalah petani. Tidak banyak toko, tidak ada yang menghasilkan pekerjaan. Itu adalah tempat yang sederhana, dengan orang-orang dengan upah rendah."

"Kebanyakan orang berpikir itu hal yang sangat bagus. Banyak orang telah menemukan batu, dan itu datang pada saat banyak yang benar-benar membutuhkan uang untuk membayar tagihan," tambahnya.

Potongan-potongan batu luar angkasa yang jatuh diyakini sebagai bagian dari meteorit berusia 4,6 miliar tahun, yang berasal dari awal tata surya.

Hanya satu persen dari meteorit yang termasuk dalam jenis ini, dan spesimen ini dapat dijual dengan harga puluhan ribu pound.

Baca Juga: Cantik tapi Misterius, Terungkap Penyebab Meteorit Ini Berwarna Pelangi

Bagi penduduk lokal dari kota miskin dan pedesaan, ini telah memberikan peluang untuk langsung menjadi kaya.

Gabriel Silva, dari Institut Kimia Universitas Sao Paulo, mengatakan pada publikasi yang sama bahwa, meteorit ini adalah jenis kondrit.

"Ini adalah salah satu mineral pertama yang terbentuk di Tata Surya, sebelum Bumi. Meteorit dapat memberi tahu kita banyak tentang bagaimana alam semesta terbentuk," jelas Silva.

India Times melaporkan bahwa fenomena itu mengundang banyak orang yang disebut pemburu meteorit berdatangan ke Santa Filomena.

Penduduk setempat di kota, menyebut 19 Agustus sebagai "uang turun dari langit" karena bagi mereka, meteor itu benar-benar jadi anugerah di masa sulit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI