Digebuki TNI di Ciracas hingga Helm Hancur, Rian Alami Gangguan Ingatan

Agung Sandy Lesmana, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 02 September 2020 | 17:18 WIB
Digebuki TNI di Ciracas hingga Helm Hancur, Rian Alami Gangguan Ingatan
Sella, istri dari Riansyah, salah satu korban yang menjadi sasaran pengeroyokan anggota TNI saat menyerang dan merusak Polsek Ciracas. (Suara.com/Bagaskara).

Suara.com - Riansyah (36), warga yang ikut dikeroyok anggota TNI yang menyerbu Polres Ciracas, Jakarta Timur mengalami luka-luka di bagian wajah. Parahnya, pria berusia 36 tahun itu harus kini mengalami amnesia ringan akibat aksi beringas para anggota TNI tersebut.

Kejadian bermula kala pria yang akrab disapa Rian itu pulang dari kediaman saudaranya sekira pukul 01.00 WIB, Sabtu (29/8/2020). Ketika melintas di Jalan Raya Bogor, Ciracas, Jakarta Timur tiba-tiba korban diadang.

Sella, istri korban, mengaku kaget ketika suaminya pulang dalam keadaan yang tak biasa. Suaminya terlihat linglung dengan kondisi muka memar dan helm yang hancur.

"Terus sampai rumah enggak ingat apa-apa, intinya sampai rumah saya bingung," kata Sella ditemui saat menghadiri acara penyerahan ganti rugi dan santunan di Koramil 0505, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Sella menyampaikan, kemudian suaminya dibawa ke Rumah Sakit Umum Bunda Margonda di Depok untuk menjalani perawatan. Setelah melewati CT Scan ternyata suaminya divonis alami amnesia ringan.

Beruntung ia mendapat kabar bahwa seluruh kerugian korban akibat aksi brutal oknum TNI di Ciracas akan diberikan kompensasi ganti rugi dan santunan.

"Saya datang, karena kan ada info. Suruh hubungi Puspom saya hubungi akhirnya direspons baik dengan TNI," ungkap Sella.

Sella mengatakan, uang kompensasi ganti rugi akan dipergunakan untuk mengganti biaya pengobatan suaminya yang sudah keluar. Selain itu juga untuk menjalani pengobatan lanjutan.

"TNI ada bermaksud baik juga sih, Alhamdulillah," tutur Sella.

baca juga

Minta Maaf

Panglima Kodam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman menyampaikan permohonan maaf kepada puluhan warga sipil yang menjadi korban serangkaian penyerangan dan pengerusakan di Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (29/8/2020) dini hari.

"Yang pertama kembali kami sampaikan bahwa kejadian pada tanggal 29 itu, itu hanya dilakukan oleh segelintir oknum TNI yang tentunya kami mohon maaf yang sebesar-besarnya karena orang yang tidak bersalah menjadi korban yang tidak mengerti apa-apa," kata Dudung di Koramil 05 Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu.

Dudung memastikan pihaknya memberikan kompensasi ganti rugi dan santunan terhadap warga sipil yang menjadi korban. Tercatat hingga kekinian ada 76 warga sipil yang menjadi korban.

"Pertama kita harus memulihkan perekonomian. Di masa Covid seperti ini masyarakat kasihan. Banyak kesulitan masalah perekonomian," ungkapnya.

"Kemudian yang kedua bagaimana pemulihan secara psikologi masyarakat. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir, tidak perlu khawatir ke kami TNI, itu hanya segelintir orang saja. Kami sangat dekat dengan masyarakat," sambungnya.

Dudung mengatakan, pihaknya belum bisa menyampaikan total berapa anggaran yang sudah dikeluarkan TNI untuk ganti kerugian puluhan korban tersebut. Pasalnya, pengaduan masih bisa bertambah, posko pengaduan juga akan dibuka sampai dengan 3 hari ke depan.

12 Prajurit Ditahan

Sebanyak 12 anggota TNI AD yang diduga terlibat dalam serangkaian penyerangan Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur ditahan. Selain itu, sebanyak 31 anggota dari berbagai kesatuan telah diperiksa.

Andika mengatakan 12 anggotanya itu ditahan di sel Polisi Militer Kodam Jaya (Pomdam Jaya), Guntur, Jakarta Selatan.

"12 orang ini adalah prajurit TNI AD. Tetapi ada 19 orang lagi yang sudah ada indikasi (terlibat) dan saat ini sudah dalam proses pemanggilan," ujar Andika.

Andika juga mengklaim jika pihaknya akan terus mengusut tuntas oknum-oknum anggota TNI lainnya yang turut terlibat dalam aksi tak bertanggung jawab tersebut. Pasalnya, dia meyakini, masih banyak oknum lain yang terlibat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

News | Selasa, 15 September 2026 | 06:11 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 06:00 WIB

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

×