Soal Kasus Pelecehan, Rahayu Saraswati: Di mana Para Hakim Maha Suci?

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 07 September 2020 | 16:09 WIB
Soal Kasus Pelecehan, Rahayu Saraswati: Di mana Para Hakim Maha Suci?
Bakal calon Wakil Wali Kota Tangsel Rahayu Saraswati Djojohadikusumo (kiri) saat berbincang dengan korban pelecehan seksual berinisial S di sebuah kontrakan korban di Kota Tangsel, Jumat (4/9/2020). [Ist]

Suara.com - Bakal Calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Rahayu Saraswati jadi salah satu korban pelecehan verbal 'paha mulus calon wakil wali kota Tangerang Selatan'. Ia mengungkit kasus-kasus pelecehan seksual yang tinggi di Indonesia.

Saras, panggilan akrab Rahayu Saraswati, mengatakan, kasus yang dialaminya merupakan representasi miniatur dari apa yang dialami oleh para korban pelecehan atau kekerasan seksual.

Banyak kasus-kasus pelecehan seksual terhadap perempuan dan anak-anak hilang begitu saja tanpa ada penanganan hukum. Saras mempertanyakan keadilan untuk mereka para penyintas pelecehan atau kekerasan seksual.

"Di mana negara? Di mana kalian para hakim maha suci? Kita semua bertanggung jawab," kata Saras dalam keterangan pers yang diterima Suara.com, Senin (7/9/2020).

Saras menyebut ada banyak kasus pelecehan yang akhirnya menguap begitu saja tanpa diadili. Kebanyakan kasus-kasus akan ditangani jika sudah terendus media dan viral di kalangan publik.

"Haruskah kasus diangkat di media baru dianggap serius oleh pelaku dan oknum aparat penegak hukum?" ujarnya.

Keponakan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto ini mengungkapkan data, angka Konten Kekerasan terhadap Anak (Child Abuse Material atau CAM) pada 2015 adalah yang tertinggi di Asia.

Ditahun itu tercatat ada 150.000-an kasus CAM di situs media sosial. Mereka tidak mendapatkan pemulihan atas kekerasan dan trauma yang mereka alami.

"Artinya dari tahun 2015 saja ada 150.000an anak yang tidak diberikan pemulihan dan perhatian atas kekerasan dan trauma yang mereka alami," tuturnya.

baca juga

Kasus pelecehan seksual secara verbal yang dialaminya, diakui oleh Saras, bukanlah apa-apa dibandingkan kasus-kasus pelecehan seksual lainnya.

Meski demikian, pelecehan tetaplah pelecehan. Ia bersama para penyintas pelecehan seksual lainnya meminta kepata seluruh kepala daerah untuk konsen terhadap kasus-kasus pelecehan terhadap perempuan dan anak.

"Sudah saatnya pemimpin daerah bergandengan tangan dengan kekuatan masyarakat untuk menyatakan cukup pada objektifikasi perempuan, pelecehan seksual verbal maupun fisik, kekerasan seksual, ataupun hal-hal yang melukai martabat perempuan yang adalah seorang ibu, adik, kakak, anak," tegasnya.

Pelecehan Verbal

Sebelumnya, Panca dinilai telah melakukan pelecehan terhadap perempuan di akun media sosial Twitter miliknya. Panca membuat cuitan membicarakan paha Calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Rahayu Saraswati.

Paha calon wakil walikota Tangsel itu mulus banget,” kicau Panca, Jumat (4/9/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Cuitan Paha Mulus, Sara Keponakan Prabowo Buka Peluang Lapor Polisi

Viral Cuitan Paha Mulus, Sara Keponakan Prabowo Buka Peluang Lapor Polisi

News | Senin, 07 September 2020 | 15:49 WIB

Minta Maaf Soal 'Paha Mulus', Panca PD: Memang Gaya Saya di Twitter Gitu

Minta Maaf Soal 'Paha Mulus', Panca PD: Memang Gaya Saya di Twitter Gitu

News | Senin, 07 September 2020 | 13:40 WIB

Polemik Paha Mulus Calon Wawalikota Tangsel, Saraswati Menjawab!

Polemik Paha Mulus Calon Wawalikota Tangsel, Saraswati Menjawab!

Jakarta | Senin, 07 September 2020 | 13:37 WIB

Terkini

Jawa Tengah Sabet Penghargaan TPID Provinsi Berkinerja Terbaik 2026, Inilah Strateginya

Jawa Tengah Sabet Penghargaan TPID Provinsi Berkinerja Terbaik 2026, Inilah Strateginya

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 16:03 WIB

Ada Kluster Mewah di Penjara, Lapas Kelas IIA Cibinong untuk Napi Kasus Apa Saja?

Ada Kluster Mewah di Penjara, Lapas Kelas IIA Cibinong untuk Napi Kasus Apa Saja?

News | Kamis, 24 September 2026 | 16:00 WIB

Jika Boring, Jangan Lupa Touring: Menikmati Lautan Awan di Puncak Malangsari

Jika Boring, Jangan Lupa Touring: Menikmati Lautan Awan di Puncak Malangsari

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 16:00 WIB

Pria di Medan Tewas Ditikam Gegara Rebutan Remot TV Warkop

Pria di Medan Tewas Ditikam Gegara Rebutan Remot TV Warkop

Sumut | Kamis, 24 September 2026 | 15:59 WIB

Kode Booking Hotel Mewah Pakai Diskon Spesial BRI

Kode Booking Hotel Mewah Pakai Diskon Spesial BRI

Bri | Kamis, 24 September 2026 | 15:57 WIB

Tim Hukum Hery Susanto Ungkap Fakta Persidangan soal Uang Rp 1,5 M

Tim Hukum Hery Susanto Ungkap Fakta Persidangan soal Uang Rp 1,5 M

Sumut | Kamis, 24 September 2026 | 15:54 WIB

Demo Buruh Cuma 40 Menit, Andi Gani: Kami Sanggup Tembus HI, Tapi Pilih Tertib daripada Dipidana!

Demo Buruh Cuma 40 Menit, Andi Gani: Kami Sanggup Tembus HI, Tapi Pilih Tertib daripada Dipidana!

News | Kamis, 24 September 2026 | 15:54 WIB

Aksi Haji Isam, What's The Next?

Aksi Haji Isam, What's The Next?

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 15:51 WIB

Geledah Kantor BPN Mojokerto, KPK Temukan Amplop Berisi Uang

Geledah Kantor BPN Mojokerto, KPK Temukan Amplop Berisi Uang

News | Kamis, 24 September 2026 | 15:47 WIB

Pengamat: Fakor Ini Buat Malaysia Lebih Berpeluang Juara FIFA ASEAN Cup Dibanding Indonesia

Pengamat: Fakor Ini Buat Malaysia Lebih Berpeluang Juara FIFA ASEAN Cup Dibanding Indonesia

Bola | Kamis, 24 September 2026 | 15:47 WIB

×