Sindir Puan Soal Sumbar Pancasilais, Refly: Jika Berpikir Gitu, Hancur Kita

Bangun Santoso | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Rabu, 09 September 2020 | 05:01 WIB
Sindir Puan Soal Sumbar Pancasilais, Refly: Jika Berpikir Gitu, Hancur Kita
Refly Harun soal Rizieq Shihab diminta nyapres di Pilpres 2024. (YouTube/Refly Harun)

Suara.com - Pakar Tata Hukum Negara Refly Harun ikut mengomentari ucapan Ketua DPP PDIP Puan Maharani soal harapannya melihat Sumatera Barat menjadi Pancasilais. Menurutnya Indonesia bakal hancur kalau semua masyarakat memiliki pemikiran serupa.

"Waduh, kalau cara berpikir demikian, hancur kita. Kenapa? Masing-masing daerah itu punya karakteristik sendiri-sendiri di mana nilai-nilai Pancasila itu mungkin ada satu dua nilai yang lebih menonjol, kita harus bisa menerimanya sebagai sebuah kenyataan sosial budaya," kata Refly dalam sebuah diskusi virtual, Kamis (8/9/2020).

Refly menganggap setiap daerah itu memiliki ciri khas yang berbeda-beda di mana tidak semua nilai-nilai Pancasilanya tidak dapat menonjol bersamaan.

Ia mencontohkan dengan wilayah Sumatera Barat yang lebih menonjolkan nilai ketuhanan dalam Pancasila.

"Misalnya yang menonjol adalah nilai religius, nilai ketuhanan. Ya, karena falsafahnya Sumbar itu "Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah" ya kan," ujarnya.

Menurut Refly, Pancasila itu tidak bisa didiskusikan dari satu segi saja. Sebab, Pancasila sendiri lah yang mengajari bagaimana bangsa Indonesia bisa memahami perbedaan kehidupan sosial budaya di setiap daerah.

Selain itu, ia juga menganggap kalau tidak ada satu pun orang di tanah air yang Pancasilais. Karena kalaupun ada berarti orang tersebut sudah menjadi ahli surga.

Pernyataan Refly tersebut berlandaskan dari pemikiran bahwa seorang Pancasilais itu ialah orang yang betul-betul menjalankan perintah Tuhannya yakni hidup dengan rasa kemanusiaan, keadilan dan persatuan.

"Enggak ada di republik ini. Yang ada adalah kita berusaha menjadi Pancasila. Karena Pancasila adalah bintang pemandu, sesuatu yang idealistik dan kita arahnya kesana semua," katanya menambahkan.

Sebelumnya, Puan mengumumkan rekomendasi partai untuk Pilgub Sumbar 2020 secara virtual dari Rumah Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, Teuku Umar, Jakarta Pusat, Rabu (2/9/2020).

PDIP juga resmi mengusung kader Partai Demokrat, Mulyadi sebagai calon Gubernur di Pilkada Sumatera Barat 2020.

Mulyadi akan berpasangan dengan Ali Mukhni, eks DPW PAN Sumatera Barat yang kini menjabat Bupati Padang Pariaman.

"Semoga Sumatera Barat bisa menjadi provinsi yang memang mendukung negara Pancasila, bismillahirrohmanirrohim. Merdeka," ucap Puan.

Akibat ucapannya itu, sejumlah pemuda yang mengaku tergabung dalam Persatuan Pemuda Mahasiswa Minang atau PPMM mendatangi Gedung Bareskrim Polri, Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (4/9/2020).

Mereka datang guna melaporkan Ketua Bidang Politik dan Keamanan DPP PDIP Puan Maharani atas pernyataannya yang dinilai menghina masyarakat Minang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Refly Harun Curiga Presidential Threshold2019 di MK Pesanan Istana

Refly Harun Curiga Presidential Threshold2019 di MK Pesanan Istana

News | Selasa, 08 September 2020 | 18:22 WIB

Sebab Takluknya PDIP di Tanah Minang: Ideologi atau Luka Era Bung Karno?

Sebab Takluknya PDIP di Tanah Minang: Ideologi atau Luka Era Bung Karno?

News | Selasa, 08 September 2020 | 15:49 WIB

Refly Harun Singgung Menag: Korupsi Lebih Berbahaya daripada Radikalisme

Refly Harun Singgung Menag: Korupsi Lebih Berbahaya daripada Radikalisme

News | Selasa, 08 September 2020 | 09:25 WIB

Puan Makin Didzalimi, Makin Mengangkatnya Jadi Calon Pemimpin Masa Depan

Puan Makin Didzalimi, Makin Mengangkatnya Jadi Calon Pemimpin Masa Depan

News | Senin, 07 September 2020 | 13:16 WIB

Kembalikan Rekomendasi karena Polemik Puan, Begini PDIP Menyikapinya

Kembalikan Rekomendasi karena Polemik Puan, Begini PDIP Menyikapinya

News | Minggu, 06 September 2020 | 10:17 WIB

Buntut Pernyataan Puan, Natalius Pigai Usul Minang Diberi Otonomi Khusus

Buntut Pernyataan Puan, Natalius Pigai Usul Minang Diberi Otonomi Khusus

News | Minggu, 06 September 2020 | 07:56 WIB

Profil Puan Maharani, Putri Mahkota PDIP

Profil Puan Maharani, Putri Mahkota PDIP

News | Sabtu, 05 September 2020 | 13:53 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB