Mensos Apresiasi Lurah di DIY yang Serahkan Kembali Tanah Milik Kemensos

Fabiola Febrinastri

Sabtu, 12 September 2020 | 09:29 WIB
Mensos Apresiasi Lurah di DIY yang Serahkan Kembali Tanah Milik Kemensos
Mensos, Juliari Batubara menerima mantan Kepala Dinas Sosial DIY, Untung Sukaryadi dan Lurah Srimartani, Jakarta, Jumat (11/9/2020). (Dok : Kemensos)

Suara.com - Menteri Sosial (Mensos), Juliari P. Batubara, mengapresiasi mantan Kepala Dinas Sosial Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Untung Sukaryadi dan Lurah Srimartani, yang datang ke Jakarta untuk menyerahkan langsung sertifikat tanah milik Departemen Sosial (sekarang Kementerian Sosial), yang terletak di Petir Kelurahan Srimartani, Kecamatan Piyungan. Sebelumnya,  tanah seluas 7.011 meter persegi tersebut tidak terdaftar di Kementerian Sosial (Kemensos).

"Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pak Untung Sukaryadi dan Pak Lurah yang telah membantu menemukan, mengamankan aset dan menyerahkan kepada Kemensos. Selanjutnya, aset ini akan dimanfaatkan untuk mendukung tugas-tugas Kemensos dalam bidang pembangunan kesejahteraan sosial," kata Juliari, Jakarta, Jumat (11/9/2020).

Ia menyebut, saat sekarang ini, agak jarang seorang mantan pejabat seperti Pak Untung, yang punya kepedulian dan membantu untuk mengamankan aset pemerintah yang sangat bernilai dan menambah kekayaan negara.

Upaya penyelamatan aset ini sebagai tindak lanjut arahan Juliari, yang minta kepada Sekretaris Jenderal dan jajarannya Biro Umum, Biro Hukum serta didampingi Inspektur Jenderal Kemensos untuk menertibkan semua aset dan BMN Kemensos, yang tersebar di berbagai daerah.

"Alhamdulillah, aset ini bisa kami selamatkan. Selanjutnya akan digunakan untuk mendukung tugas Kemensos, di samping juga bisa menambah aset negara. Hal ini juga menjadi perhatian serius pemerintah melalui Kemenkeu selaku kuasa barang,” kata Sekretaris Jenderal, Hartono Laras.

Dengan diterimanya sertifikat tersebut, maka ini menambah panjang daftar aset negara yang diselamatkan dan kembali ke Kemensos.

Langkah berikut yang segera diambil adalah rumah dinas di daerah Setyabudi, Kuningan, Jakarta Selatan, sebidang tanah di Makasar, di Semarang, tanah di daerah Karanganyar, Jakarta Pusat, di Bandung, Jawa Barat, dan beberapa daerah lainnya yang masih dikuasai pihak ke-3

Kemensos juga akan segera memanfaatkan tanah-tanah masih belum dimanfaatkan, sehingga menjadi lebih produktif yang dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain tanah di Srimartani, sebelumnya berhasil dikembalikan juga rumah yang berstatus rumah negara di Jalan Pedati No. 4, Kelurahan Bidara Cina, Jakarta Timur. Rumah ini berhasil kembali ke pangkuan Kemensos awal Maret 2020, setelah sebelumnya berada di tangan pihak ke-3.

baca juga

Melalui negosiasi panjang, persuasif dan dinamis, rumah yang masuk Rumah Negara Golongan II ini berhasil dikosongkan, dan saat ini proses pemanfaatan.

Penyelamaatan BMN ini merupakan prestasi besar, setelah tahun lalu Kemensos berhasil menguasai kembali Gedung Cawang Kencana (GCK) dari pihak lain, yang juga berproses panjang dan alot. Setelah dieksekusi tahun 2015, ternyata masih dikuasai pihak lain, dan baru dapat dikuasai kembali tahun 2019, sehingga 4 tahun terkatung- katung.

Kini GCK tersebut dimanfaatkan untuk ruang kerja Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial, Pusat Penyuluhan Sosial serta menyusul semua satker Badan Pendidikan, Penelitian dan Penyuluhan Sosial, termasuk rencana "comand center" ruang sekretariat KND (komite nasional disabelitas), Ruang Asesmen center dan gedung pertemuan.

Hartono menyatakan, Kemensos akan terus melakukan penertiban dan optimalisasi aset. Adapun langkah penertiban dilakukan untuk yang masih bermasalah. Artinya status milik Kemensos tapi masih dikuasai pihak ke-3.

“Mengingat masih cukup banyak aset yang kepemilikannya bermasalah secara hukum,” katanya.

Oleh karena itu, Kemensos telah mengambil langkah cepat untuk melakukan Penertiban dan Penataan semua aset/BMN ini. Saat ini Kemensos tengah melakukan inventarisasi kembali untuk penertiban aset/BMN milik Kemensos yang banyak tersebar di berbagai daerah di seluruh Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jakarta Perketat PSBB, Mensos Fokus Distribusi Bansos

Jakarta Perketat PSBB, Mensos Fokus Distribusi Bansos

News | Jum'at, 11 September 2020 | 16:38 WIB

Mensos : Adanya Kebijakan Bantuan Beras, Kehidupan Petani Lebih Baik

Mensos : Adanya Kebijakan Bantuan Beras, Kehidupan Petani Lebih Baik

News | Jum'at, 11 September 2020 | 15:23 WIB

DPD RI Siap Bantu Kemensos Tangani Dampak Pandemi dan Salurkan Bansos

DPD RI Siap Bantu Kemensos Tangani Dampak Pandemi dan Salurkan Bansos

Bisnis | Jum'at, 11 September 2020 | 09:38 WIB

Mensos ke KPK : Kemensos Buka Diri pada Pengawasan Penggunaan Anggaran

Mensos ke KPK : Kemensos Buka Diri pada Pengawasan Penggunaan Anggaran

News | Kamis, 10 September 2020 | 08:30 WIB

Mensos Minta Ditegur KPK Jika Salahi Aturan soal Bansos Corona

Mensos Minta Ditegur KPK Jika Salahi Aturan soal Bansos Corona

News | Rabu, 09 September 2020 | 12:28 WIB

Bahas RUU Penanggulangan Bencana dengan DPR, Mensos Sampaikan 4 Isu Krusial

Bahas RUU Penanggulangan Bencana dengan DPR, Mensos Sampaikan 4 Isu Krusial

News | Selasa, 08 September 2020 | 09:43 WIB

Terkini

Gerindra Tegaskan Survei Cuma Instrumen Evaluasi, Bukan Penentu Kebijakan Pemerintah

Gerindra Tegaskan Survei Cuma Instrumen Evaluasi, Bukan Penentu Kebijakan Pemerintah

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:16 WIB

Misteri Tewasnya Satpam di Waduk Jatiluhur, Polda Jabar Turunkan Tim Gabungan

Misteri Tewasnya Satpam di Waduk Jatiluhur, Polda Jabar Turunkan Tim Gabungan

Jabar | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:15 WIB

5 Film dan Serial Netflix Agustus 2026, Komedi hingga Horor

5 Film dan Serial Netflix Agustus 2026, Komedi hingga Horor

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:15 WIB

Ngeri! Aksi Calon Pegawai BPJS Ketenagakerjaan Jalan di Atas Api Viral di Medsos

Ngeri! Aksi Calon Pegawai BPJS Ketenagakerjaan Jalan di Atas Api Viral di Medsos

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:13 WIB

Kasus Bocah Tersiram Air Panas, Puskesmas Waluran Perketat Pengawasan Pasien ODGJ

Kasus Bocah Tersiram Air Panas, Puskesmas Waluran Perketat Pengawasan Pasien ODGJ

Jabar | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:07 WIB

Amerika Gagah di Perang Iran Tapi Lagi Rapuh di Dalam Negeri, Kenapa Bisa Begitu?

Amerika Gagah di Perang Iran Tapi Lagi Rapuh di Dalam Negeri, Kenapa Bisa Begitu?

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:07 WIB

Madura United Pulangkan Hugo Gomes, Perkuat Lini Tengah Hadapi Super League 2026/2027

Madura United Pulangkan Hugo Gomes, Perkuat Lini Tengah Hadapi Super League 2026/2027

Jatim | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:05 WIB

Kenapa Muka Jadi Abu-Abu setelah Pakai Cushion? Begini Cara Mengatasinya

Kenapa Muka Jadi Abu-Abu setelah Pakai Cushion? Begini Cara Mengatasinya

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:05 WIB

2 Mobil Listrik Bekas Diprediksi Turun Harga Gegara Wuling Aira EV: Mending Mana?

2 Mobil Listrik Bekas Diprediksi Turun Harga Gegara Wuling Aira EV: Mending Mana?

Otomotif | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:04 WIB

Gus Ipul Buka MPLS Sekolah Rakyat Gelombang Kedua Serentak di 65 Titik

Gus Ipul Buka MPLS Sekolah Rakyat Gelombang Kedua Serentak di 65 Titik

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:03 WIB

×