Nekat, Warga Sandera Buaya, Minta Tebusan Rp 10 Juta

Reza Gunadha | Arief Apriadi | Suara.com

Minggu, 13 September 2020 | 11:34 WIB
Nekat, Warga Sandera Buaya, Minta Tebusan Rp 10 Juta
Ilustrasi buaya (Unsplash)

Suara.com - Aksi nekat dilakukan warga di sebuah desa di negara bagian Uttar Pardesh, India. Mereka menyandera seekor buaya demi mendapat uang tebusan.

Menyadur Gulf News, Minggu (12/9/2020), buaya malang itu sampai di kolam desa karena terbawa arus saat banjir besar terjadi akibat badai monsun, Selasa (8/9/2020).

Pada awalnya, kehadiran reptil itu membuat warga desa takut. Namun, lama kelamaan pikiran jahat justru muncul dibenak para masyarakat setempat.

Mereka nekat menangkap buaya tersebut dan menjadikannya sebagai tahanan. Keputusan itu dilakukan demi bisa meminta uang tebusan kepada pemerintah.

Untungnya, petugas di zona penyangga di sekitar Cagar Harimau Dudhwa bergerak cepat untuk menyelamatkan sang buaya.

Menurut laporan kantor berita, Agence France-Presse (AFP), Anil Patel, seorang pejabat yang bertanggung jawab di sekitar Cagar Harimau Dudhwa, menyebut penduduk desa minta uang tebusan 50 ribu rupee atau sekitar Rp10 juta.

Butuh waktu berjam-jam bagi petugas untuk meyakinkan penduduk desa bahwa menyandera buaya itu ilegal.

"Mereka harus mengambil bantuan dari polisi dan pihak berwenang setempat untuk melepaskan buaya," menurut Patel.

Penduduk desa, kata Patel, tidak tahu bahwa buaya adalah hewan yang dilindungi di bawah Undang-Undang Perlindungan Margasatwa India.

Petugas menjelaskan kepada mereka bahwa mereka mengambil risiko mengambil tindakan hukum, dan bisa dipenjara hingga tujuh tahun, karena menahan reptil di penangkaran.

Patel mengatakan buaya malang itu kini telah dibebaskan ke alam liar. Sungai Ghagra menjadi lokasi pelepasan reptil besar tersebut.

"Kami melepaskannya ke sungai Ghagra pada hari yang sama," kata Patel.

“Penting bagi kami untuk mendidik lebih banyak orang tentang satwa liar," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebelum Satroni Toko Perhiasan, Tiga Perampok Ini Pakai Hand Sanitizer

Sebelum Satroni Toko Perhiasan, Tiga Perampok Ini Pakai Hand Sanitizer

News | Sabtu, 12 September 2020 | 16:53 WIB

Viral Video Tangga Ekstrem, Bikin Anak Teknil Sipil Menangis Melihat Ini

Viral Video Tangga Ekstrem, Bikin Anak Teknil Sipil Menangis Melihat Ini

News | Jum'at, 11 September 2020 | 16:07 WIB

Akhiri Konflik, Menlu China dan India Sepakat Tarik Pasukan dari Perbatasan

Akhiri Konflik, Menlu China dan India Sepakat Tarik Pasukan dari Perbatasan

News | Jum'at, 11 September 2020 | 13:21 WIB

Waria Jadi Dokter, Beyonce Ikut Tangani Pasien Positif Covid-19

Waria Jadi Dokter, Beyonce Ikut Tangani Pasien Positif Covid-19

News | Kamis, 10 September 2020 | 19:07 WIB

Pria Siarkan Momen Terakhirnya Lewat Medsos Sebelum Bunuh Diri

Pria Siarkan Momen Terakhirnya Lewat Medsos Sebelum Bunuh Diri

News | Kamis, 10 September 2020 | 16:38 WIB

Terkini

Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun

Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:07 WIB

BGN Sebut MBG Gerakkan Ekonomi Hingga Rp16,8 Miliar per Hari di Kalbar

BGN Sebut MBG Gerakkan Ekonomi Hingga Rp16,8 Miliar per Hari di Kalbar

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:54 WIB

Hilmar Farid: Ada Gap Pengetahuan Antara Jaksa dan Nadiem Makarim di Kasus Chromebook

Hilmar Farid: Ada Gap Pengetahuan Antara Jaksa dan Nadiem Makarim di Kasus Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:39 WIB

Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook

Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:38 WIB

Jabar Sudah Bisa Bayar Pajak Kendaraan via WhatsApp, Jakarta Kapan?

Jabar Sudah Bisa Bayar Pajak Kendaraan via WhatsApp, Jakarta Kapan?

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:33 WIB

Bukan 3 Orang, Ternyata Kejagung Kasasi 8 Bankir yang Divonis Bebas di Kasus Sritex

Bukan 3 Orang, Ternyata Kejagung Kasasi 8 Bankir yang Divonis Bebas di Kasus Sritex

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:27 WIB

Kunjungi Lampung Selatan, Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Apresiasi Komitmen Daerah Tangani Zero Dose

Kunjungi Lampung Selatan, Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Apresiasi Komitmen Daerah Tangani Zero Dose

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:24 WIB

Kasus PRT Benhil: Pernyataan Penyidik Dinilai Reduksi Kesalahan Pelaku

Kasus PRT Benhil: Pernyataan Penyidik Dinilai Reduksi Kesalahan Pelaku

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:23 WIB

15 Tahun Jaga Rel Tanpa Status, Penjaga Perlintasan Minta Palang Kereta Resmi yang Layak

15 Tahun Jaga Rel Tanpa Status, Penjaga Perlintasan Minta Palang Kereta Resmi yang Layak

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:18 WIB

Masuk Kelompok Ekonomi Terbawah, 11 Ribu Nama Dibuang dari Daftar Penerima Bansos

Masuk Kelompok Ekonomi Terbawah, 11 Ribu Nama Dibuang dari Daftar Penerima Bansos

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:15 WIB