Syekh Ali Jaber Ditusuk, Alasan Gangguan Jiwa Jangan Kaburkan Motif Pelaku

Iwan Supriyatna | Novian Ardiansyah | Suara.com

Senin, 14 September 2020 | 07:11 WIB
Syekh Ali Jaber Ditusuk, Alasan Gangguan Jiwa Jangan Kaburkan Motif Pelaku
Pemuda penusuk Syekh Ali Jaber.

Suara.com - Wakil Ketua Majelis Syura PKS Hidayat Nur Wahid menyesalkan sejumlah aksi penusukan yang menyasar ulama atau tokoh agama. Terbaru, yakni penusukan yang mentargetkan pendakwah Syekh Ali Jaber.

Syekh Ali Jaber ditusuk pemuda saat mengisi ceramah di Bandar Lampung. Akibatnya, ia mengalami luka pada lengan kanan.

Melalui akun Twitter pribadinya @hnurwahid, Wakil Ketua MPR itu meminta agar aparat tidak hanya menangkap pelaku, melainkan juga dapat membongkar apa sebenarnya motif penusukan tersebut.

Terpenting, bagi Hidayat, jangan sampai penangkapan hanya sampai pada permukaan lantaran adanya alasan pelaku ditengarai mengalami gangguan jiwa.

"Sangat menyesalkan kembali terjadinya penganiayaan di Masjid. Tadi terhadap Syekh Ali Jaber, sebelumnya kepada Imam di Masjid Pekanbaru, dan lain-lain. Penting dibongkar tuntas motif di balik persekusi itu, agar tak terulang, agar tak resahkan umat. Jangan dikaburkan pelakunya sebagi gangguan jiwa," tulis Hidayat yang dikutip Suara.com, Senin (14/8/2020).

Diketahui, Syekh Ali Jaber sempat menangkis serangan pelaku penusukan yang terjadi ketika ulama itu sedang berdakwah di kawasan Bandar Lampung, Minggu (13/9/2020) sore.

Akibatnya, lengan kanannya mengalami luka sobek akibat benda tajam.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsya menuturkan, peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 17.15 WIB

Pria tak dikenal itu menyerang Syekh Ali Jaber secara tiba-tiba saat tengah berdialog dengan jemaah.

"Dengan reflek yang tinggi, sempet melakukan tangkisan tapi kena lengan sebelah kanan di bahu," kata Pandra saat dikonfirmasi wartawan.

Menurut Pandra kekinian pihaknya pun masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku penyerangan terhadap Syekh Ali Jaber.

Sementara kondisi Syekh Ali Jaber sendiri kekinian dalam keadaan baik setelah sebelumnya dilarikan ke Puskesmas Gendong Air, Bandar Lampung.

"Jadi barang buktinya saat ini masih dlakukan penyelidikan oleh Satreskrim Polres Bandar Lampung dan saat ini kondisi Syekh Ali Jaber sudah sehat walafiat, saat ini sedang istirahat," tutupnya.

Pelaku Ditangkap

Kapolsek Tanjungkarang Barat, AKP David Sianipar, membenarkan aksi penusukan yang dialami Syekh Ali Jaber. Menurutnya, saat ini pelakunya sudah ditangkap.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengerikan! Detik-detik Penusukan Syekh Ali Jaber, Kesaksian Warga Lokal

Mengerikan! Detik-detik Penusukan Syekh Ali Jaber, Kesaksian Warga Lokal

Jakarta | Senin, 14 September 2020 | 07:01 WIB

Syekh Ali Jaber Ditikam, UAS Disarankan Ajak Jago Silat Buat Antisipasi

Syekh Ali Jaber Ditikam, UAS Disarankan Ajak Jago Silat Buat Antisipasi

News | Senin, 14 September 2020 | 06:50 WIB

Jakarta PSBB Total Hingga Penusukan Syekh Ali Jaber

Jakarta PSBB Total Hingga Penusukan Syekh Ali Jaber

Jabar | Senin, 14 September 2020 | 06:49 WIB

Terkini

Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri

Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 22:54 WIB

Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia

Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:56 WIB

Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan

Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:43 WIB

Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump

Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:29 WIB

Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online

Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:00 WIB

Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i

Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:44 WIB

DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI

DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:30 WIB

Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan

Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku

Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:34 WIB

Vila dan Homestay Wajib Punya NIB Mulai 1 Agustus, yang Ilegal Bakal Dicoret dari Aplikasi

Vila dan Homestay Wajib Punya NIB Mulai 1 Agustus, yang Ilegal Bakal Dicoret dari Aplikasi

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:27 WIB