Jejak Digital Penikam Syekh Ali Jaber Terkuak, Foto dan Status Jadi Sorotan

Reza Gunadha, Farah Nabilla

Senin, 14 September 2020 | 17:34 WIB
Jejak Digital Penikam Syekh Ali Jaber Terkuak, Foto dan Status Jadi Sorotan
Alpin Andria, Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber (ist)

Suara.com - Jejak digital pelaku penusukan Syekh Ali Jaber terungkap. Publik pun menyoroti beberapa unggahan foto dan status sosial media milik pelaku yang dinilai tidak menunjukkan adanya tanda-tanda gangguan jiwa.

Dari penelusuran Suara.com, pelaku AA terpantau memiliki sejumlah sosial media. Kendati tak terlalu sering mengunggah status dan foto, namun sosial media AA sudah dipenuhi komentar warganet yang mengecamnya.

Di Instagram, akun milik AA kini bahkan mengalami lonjakan hingga 1500 pengikut dalam sehari.

Sementara itu di Facebook, pelaku terakhir kali menggunakannya pada tahun 2018 lalu yang menunjukkan bahwa ia lupa kata sandi akunnya.

Sosial media pelaku penusukan Syekh Ali Jaber. (Instagram)
Sosial media pelaku penusukan Syekh Ali Jaber. (Instagram)

Dua sosial media itu tidak menunjukkan adanya tanda-tanda pelaku akan merencanakan aksinya menyerang ulama Syekh Ali Jaber pada Minggu (13/9/2020).

Sebaliknya, warganet justru menilai bahwa semua unggahan sosial media AA layaknya akun orang-orang pada umumnya.

Lebih lanjut, warganet menganggap bahwa klaim gangguan jiwa yang disebut keluarga AA tidak terlihat dalam setiap unggahan AA.

"Orang gila enggak mungkin bisa bikin status FB begini pak @DivHumas_Polri @poldalampung," tulis warganet Twitter @p3nj3l***** yang mengunggah tangkapan layar status Facebook AA.

"Pelaku penusukan Syekh Ali Jaber bukan orang gila fix," imbuh akun @wahsar** yang mengunggah foto pelaku sedang berfoto di sebuah warung bakso.

baca juga

Menurut keterangan keluarga, AA punya masalah kejiwaan sejak 2016. Tetapi polisi tidak percaya begitu saja.

Untuk memastikannya, kondisi kejiwaan AA akan diperiksa Bidang Kedokteran dan Kesehatan Kepolisian Daerah Lampung, hari ini.

"Belum bisa dipastikan yang bersangkutan mengalami gangguan jiwa. Kita sudah koordinasi dengan Biddokkes Polda untuk cek kondisi kejiwaan yang bersangkutan," kata Kapolresta Bandar Lampung Komisaris Besar Yan Budi Jaya kepada Suara.com, Senin (14/9/2020).

Polisi tetapkan AA sebagai tersangka

Ketika diinterogasi polisi, AA mengatakan sering mengikuti tausiyah Syekh Ali Jaber melalui kanal YouTube dan televisi. Dia mengaku sekitar tahun 2019 pernah berhalusinasi didatangi tokoh agama tersebut.

Saat ini, polisi masih mengamankan AA. Stasus hukumnya sudah ditingkatkan menjadi tersangka penganiayaan berat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Syekh Ali Jaber Ditusuk, Ini Pernyataan Keras Menag Fachrul Razi ke Pelaku

Syekh Ali Jaber Ditusuk, Ini Pernyataan Keras Menag Fachrul Razi ke Pelaku

News | Senin, 14 September 2020 | 17:00 WIB

Cerita Syekh Ali Jaber Ngantri Sambil Doa untuk Ketemu SBY di Singapura

Cerita Syekh Ali Jaber Ngantri Sambil Doa untuk Ketemu SBY di Singapura

News | Senin, 14 September 2020 | 16:53 WIB

Mahfud Md Tak Percaya Penusuk Syekh Ali Jaber Orang Gangguan Jiwa

Mahfud Md Tak Percaya Penusuk Syekh Ali Jaber Orang Gangguan Jiwa

News | Senin, 14 September 2020 | 16:45 WIB

Polisi: Penusuk Syekh Ali Jaber Tidak Terpapar Radikalisme

Polisi: Penusuk Syekh Ali Jaber Tidak Terpapar Radikalisme

Kalbar | Senin, 14 September 2020 | 16:37 WIB

Soal Penusukan Syekh Ali Jaber, Mahfud Minta Aparat Lindungi Pendakwah

Soal Penusukan Syekh Ali Jaber, Mahfud Minta Aparat Lindungi Pendakwah

Jakarta | Senin, 14 September 2020 | 16:35 WIB

Motif Alpin Tusuk Syekh Ali Jaber, Suka Muncul di TV dan Berhalusinasi

Motif Alpin Tusuk Syekh Ali Jaber, Suka Muncul di TV dan Berhalusinasi

Video | Senin, 14 September 2020 | 15:40 WIB

Dokter RSJ Kurungan Nyawa Ikut Periksa Kejiwaan Penusuk Syekh Ali Jaber

Dokter RSJ Kurungan Nyawa Ikut Periksa Kejiwaan Penusuk Syekh Ali Jaber

News | Senin, 14 September 2020 | 15:52 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×