Sofyan Djalil : Jadi Pejabat Bukan Capaian, tapi Pengabdian

Fabiola Febrinastri

Selasa, 15 September 2020 | 14:39 WIB
Sofyan Djalil : Jadi Pejabat Bukan Capaian, tapi Pengabdian
Menteri ATR/Kepala BPN, Sofyan A. Djalil, melantik pejabat pimpinan tinggi pratama secara langsung maupun secara virtual, Senin (14/9/2020). (Dok : ATR/BPN)

Suara.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional  (ATR/Kepala BPN), Sofyan A. Djalil, mengatakan, menjadi pejabat bukan capaian, tapi sebuah pengabdian. Hal ini dikatakannya dalam acara pelantikan dan  pengambilan  sumpah janji pejabat pimpinan tinggi pratama secara langsung maupun secara virtual, Senin (14/9/2020).

Menteri ATR/Kepala BPN, Sofyan A. Djalil, melantik pejabat pimpinan tinggi pratama secara langsung maupun secara virtual, Senin (14/9/2020). (Dok : ATR/BPN)
Menteri ATR/Kepala BPN, Sofyan A. Djalil, melantik pejabat pimpinan tinggi pratama secara langsung maupun secara virtual, Senin (14/9/2020). (Dok : ATR/BPN)

“Yang perlu diingat, menjadi pejabat bukan capaian, menjadi pejabat itu betul-betul tantangan berat. Tuntutan yang besar sekali ya, karena dimarah-marahin masyarakat, diawasi banyak pihak. Saya pikir, menjadi pegawai negeri, menjadi pejabat itu betul-betul amanah, betul-betul sebuah pengabdian,” ujarnya.

Acara tersebut dilakukan dalam situasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), sehingga semua pihak harus mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nomor 16 Tahun 2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian ATR/BPN dan Peraturan Menteri ATR/Kepala BPN Nomor 17 Tahun 2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kantor Wilayah BPN dan Kantor Pertanahan yang terbit pada awal September lalu.

Peraturan tersebut merupakan tindak lanjut restrukturisasi Kementerian ATR/BPN, yang telah diputuskan oleh Presiden Joko Widodo, beberapa waktu silam.

Selain dalam rangka restrukturisasi, pelantikan dan pengukuhan 78 pejabat eselon II kali ini juga merupakan promosi.

"Saya ingin mengatakan bahwa pelantikan ini, pertama, perubahan struktur organisasi dan tata kerja, dan kedua adalah promosi. Kepada saudara yang oleh organisasi dianggap telah berprestasi cukup baik, saya pikir, kita makin dinamis, kita akan mencari orang-orang yang terbaik kita berikan tanggung jawab yang lebih besar," ujar Sofyan.

“Bagi yang mendapatkan crossposting, kita ingin semua calon pimpinan harus merasakan apa namanya jabatan lapangan, jabatan kanwil dan di pusat. Teman-teman yang baru bergabung, Anda akan melihat, beda sekali yang dibicarakan di pusat, menyelesaikan masalah, mencari terobosan, membuat kebijakan, mau bikin aturan, mengganti aturan dan lain-lain, kemudian crossposting. Kita crossposting, direktur di tata ruang menjadi penataan pertanahan jadi kanwil dan lain-lain, supaya organisasi ada cross organization, saling belajar,” tambahnya.

Selain berpesan untuk terus meningkatkan kinerja, Sofyan juga mengingatkan para pejabat pimpinan tinggi pratama untuk memperhatikan pegawai di bawah satuan kerjanya.

“Saya merekomendasikan untuk bekerja keras, tapi perhatikan juga welfare pegawai yang bekerja bersama kita,” ujarnya.

Pada pelantikan ini, terdapat dua pejabat yang berasal dari non Kementerian ATR/BPN, yaitu Eko Budi Kurniawan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), yang menjabat sebagai Direktur Bina Perencanaan Tata Ruang Daerah Wilayah II pada Direktorat Jenderal Tata Ruang dan Munasim dari Kejaksaan Agung sebagai Inspektur Wilayah I pada Inspektorat Jenderal.

Sofyan menyatakan selamat bergabung dan menyampaikan, bila ada pejabat BPN, maka ia juga diperkenankan untuk mengikuti seleksi pimpinan tinggi di kementerian/lembaga lain.

”Jika orang BPN misalnya, memenuhi syarat untuk menjadi pimpinan tinggi di tempat lain, misalnya bidding menjadi kepala di tempat lain, dirjen di kementerian terkait dengan kita, kalau orang BPN bisa mengisi di mana-mana, silakan. Ini menunjukkan bahwa reformasi birokrasi di BPN telah berhasil memberikan nilai tambah, silakan melamar. Kalau Anda baik, saya akan berikan rekomendasi very strong recommendation,” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setelah 60 Tahun, Undang-Undang Pokok Agraria masih Digunakan di Indonesia

Setelah 60 Tahun, Undang-Undang Pokok Agraria masih Digunakan di Indonesia

Bisnis | Sabtu, 12 September 2020 | 18:17 WIB

ATR/BPN Wujudkan One Spatial Planning Policy, Ditargetkan Rampung pada 2024

ATR/BPN Wujudkan One Spatial Planning Policy, Ditargetkan Rampung pada 2024

Bisnis | Sabtu, 12 September 2020 | 18:04 WIB

Kunjungi Wisata Batoer Gunung Kidul, Wamen ATR : Tempatnya Aman dan Sehat

Kunjungi Wisata Batoer Gunung Kidul, Wamen ATR : Tempatnya Aman dan Sehat

Bisnis | Sabtu, 12 September 2020 | 18:02 WIB

Humas di Era Transformasi Digital harus Bisa Lakukan Kerja Cepat

Humas di Era Transformasi Digital harus Bisa Lakukan Kerja Cepat

News | Rabu, 09 September 2020 | 13:27 WIB

Rapat dengan DPR, ATR/BPN : Tahun 2021 Merupakan Tahun Transformasi Digital

Rapat dengan DPR, ATR/BPN : Tahun 2021 Merupakan Tahun Transformasi Digital

Bisnis | Rabu, 09 September 2020 | 12:15 WIB

Sofyan Djalil : Evaluasi Diperlukan untuk Ukur Kinerja Suatu Program

Sofyan Djalil : Evaluasi Diperlukan untuk Ukur Kinerja Suatu Program

Bisnis | Rabu, 09 September 2020 | 11:44 WIB

Terkini

Nadiem Makarim: Jadi Menteri Umur 35 Tanpa Pengalaman, Banyak yang Tersinggung

Nadiem Makarim: Jadi Menteri Umur 35 Tanpa Pengalaman, Banyak yang Tersinggung

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:48 WIB

Balita Meninggal Usai Tindakan Sedasi di RSUD Prambanan, Keluarga Laporkan Dugaan Malapraktik

Balita Meninggal Usai Tindakan Sedasi di RSUD Prambanan, Keluarga Laporkan Dugaan Malapraktik

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:48 WIB

Viral 'Pulau Sampah' di Muara Angke: Bagaimana Berakhir di Sana dan Apa Bahaya Tersembunyinya?

Viral 'Pulau Sampah' di Muara Angke: Bagaimana Berakhir di Sana dan Apa Bahaya Tersembunyinya?

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:48 WIB

Pledoi Nadiem Makarim: Di Swasta Jujur Dihargai, di Pemerintah Kelugasan Dianggap Sombong

Pledoi Nadiem Makarim: Di Swasta Jujur Dihargai, di Pemerintah Kelugasan Dianggap Sombong

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:46 WIB

Detak Jantung Matahari Tak Lagi Normal, Ilmuwan Khawatir Efeknya Membahayakan Bumi

Detak Jantung Matahari Tak Lagi Normal, Ilmuwan Khawatir Efeknya Membahayakan Bumi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:40 WIB

Sorot Transparansi Biaya Lawatan Prabowo, CELIOS Ingatkan Risiko Penggunaan Kocek Pribadi

Sorot Transparansi Biaya Lawatan Prabowo, CELIOS Ingatkan Risiko Penggunaan Kocek Pribadi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:38 WIB

Florida Gugat Sam Altman dan OpenAI, ChatGPT Dituding Membahayakan Anak-anak

Florida Gugat Sam Altman dan OpenAI, ChatGPT Dituding Membahayakan Anak-anak

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:37 WIB

Hasto Kristiyanto: Pancasila Merupakan Gugatan terhadap Imperialisme dan Kolonialisme

Hasto Kristiyanto: Pancasila Merupakan Gugatan terhadap Imperialisme dan Kolonialisme

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:34 WIB

Kiamat, Langit Siang Mendadak Gelap! Kesaksian Warga Saat Badai Pasir Raksasa Menerjang

Kiamat, Langit Siang Mendadak Gelap! Kesaksian Warga Saat Badai Pasir Raksasa Menerjang

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:30 WIB

Analis: Presiden Prabowo Kini Terhimpit di Antara PDIP dan Jokowi

Analis: Presiden Prabowo Kini Terhimpit di Antara PDIP dan Jokowi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:28 WIB