Kunjungi Wisata Batoer Gunung Kidul, Wamen ATR : Tempatnya Aman dan Sehat

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Sabtu, 12 September 2020 | 18:02 WIB
Kunjungi Wisata Batoer Gunung Kidul, Wamen ATR : Tempatnya Aman dan Sehat
Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Surya Tjandra. (Dok : ATR/BPN).

Suara.com - Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Surya Tjandra mengunjungi Kelurahan Putat, Kapanewon, Patuk, Gunung Kidul Yogyakarta, Rabu (9/9/2020).

Ditemani oleh jajaran pimpinan Kantor Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Surya ingin melihat langsung kegiatan pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Putat, unit kerja budaya air laut pantai sundak berbasis potensi lokal, yang menjadi salah satu pusat daerah kerajinan dan olahan di Gunung Kidul.

“Kami datang Kelurahan Putat suasananya aman dan sehat, pemandangannya indah, jadi saya rasa para wisatawan jangan takut untuk datang ke sini, tempatnya bersih dan menerapkan protokol Covid-19,” ujarnya.

Kelurahan Putat merupakan bagian dari wilayah Kapanewon, Patuk, Gunung Kidul seluas 667 hektare dengan jumlah penduduk 4.324 jiwa dan jumlah kepala keluarga 1.327, ada sekitar 3.262 bidang tanah dan yang sudah bersertipikat tanah sebanyak 2.321 bidang.

Selain objek pariwisata, bidang pertanian, kelautan, dan kebudayaan menjadi potensi wilayah yang memiliki peluang tinggi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Karena banyaknya potensi wilayah yang Kelurahan Putat miliki, kami mohon untuk tahun mendatang bisa memprogramkan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kelurahan Putat. Ini merupakan harapan dari masyarakat Putat untuk memliki bukti hukum yang pasti bagi kepemilikan tanahnya, karena di Kelurahan Putat sering terjadi perebutan batas yang belum jelas dengan adanya PTSL bisa menyelesaikan itu semua,” ujar Lurah Putat, Sukardi.

Kemudian Lurah Putat menjelaskan sertipikat tanah merupakan penggerak ekonomi yang ada di wilayah Kelurahan Putat, tidak dipungkiri segala usaha yang dikembangkan masyarakat di Kelurahan Putat sebagian besar modalnya berasal dari agunan sertipikat tanah di bank. 

“Beberapa pemberdayaan masyarakat yang ada di wilayah kami, antara lain bidang kerajinan hampir 30 persen masyarakatnya perajin kayu yang membuat gantungan kunci, topeng, suvenir. Saat pandemi corona untuk jual beli kerajinan ini berhenti, lalu mereka berinovasi dengan beternak ayam, bebek dan ibu-ibu berkreasi dengan produksi olahan singkong dan kakao. Kami mohon bantuan dari pemerintah pusat untuk meningkatkan produktivitas dan memasarkan produk kami,” ungkap Lurah Putat.

Menanggapi hal itu, Surya Tjandra mengatakan bahwa pemerintah bersama masyarakat. “Kami mengerti situasinya sedang sulit, kita sama-sama sedang menghadapi situasi yang berat dan Yogyakarta ini salah satu daerah yang terpukul cukup berat karena ketergantungan tinggi pada sektor wisata. Khusus untuk pemberdayaan masyarakat itu akan ada terobosan yang luar biasa, yaitu empat soko guru yang dimulai dari sini, karena budaya harus menjadi akar yang memulai proses itu, mudah-mudahan ini bisa dikomunikasikan baik dengan pemerintah daerah,” ungkapnya.

baca juga

Kepala Kantor Wilayah Yogyakarta Tri Wibisono mengatakan Kelurahan Putat akan menjadi desa mandiri budaya, merupakan suatu wujud dari visi misi Gubernur DIY menyongsong abad Samudera Hindia untuk martabat kemuliaan manusia Yogyakarta.

Misi gubernur ini sejalan dengan pemerintah pusat untuk membangun Jawa bagian selatan. Desa mandiri budaya ditopang oleh empat soko guru yaitu desa preneur, desa wisata, desa budaya dan desa prima/perempuan Indonesia maju. Istimewanya Kelurahan Putat mempunyai semua ukuran dari empat soko guru tersebut.

“Kelurahan Putat mempunyai semua ukuran desa mandiri budaya, seperti desa preneur, Putat merupakan pusat perajin dan budi daya olahan, lalu desa budaya ada kesenian musik dan tarian, kemudian memberdayakan perempuan untuk turut serta dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat, ini sejalan dengan desa prima, terakhir desa wisata, terdapat pemandangan indah di Batoer dan juga pantainya. Kami sepakat bersama pemerintah daerah untuk bisa mewujudkan desa mandiri budaya melalui program Reforma Agraria,” ujar Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi D.I. Yogyakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Humas di Era Transformasi Digital harus Bisa Lakukan Kerja Cepat

Humas di Era Transformasi Digital harus Bisa Lakukan Kerja Cepat

News | Rabu, 09 September 2020 | 13:27 WIB

Rapat dengan DPR, ATR/BPN : Tahun 2021 Merupakan Tahun Transformasi Digital

Rapat dengan DPR, ATR/BPN : Tahun 2021 Merupakan Tahun Transformasi Digital

Bisnis | Rabu, 09 September 2020 | 12:15 WIB

Sofyan Djalil : Evaluasi Diperlukan untuk Ukur Kinerja Suatu Program

Sofyan Djalil : Evaluasi Diperlukan untuk Ukur Kinerja Suatu Program

Bisnis | Rabu, 09 September 2020 | 11:44 WIB

ATR/BPN : Untuk Capai Tujuan, maka Perbedaan Generasi harus Dijembatani

ATR/BPN : Untuk Capai Tujuan, maka Perbedaan Generasi harus Dijembatani

News | Selasa, 08 September 2020 | 11:19 WIB

Bangun Bendungan untuk Rakyat, Sofyan Djalil : Jika Ada Kendala, Sampaikan!

Bangun Bendungan untuk Rakyat, Sofyan Djalil : Jika Ada Kendala, Sampaikan!

Bisnis | Selasa, 08 September 2020 | 10:58 WIB

Sofyan Djalil Apresiasi Perdamaian 4 Perusahaan karena Peduli Lingkungan

Sofyan Djalil Apresiasi Perdamaian 4 Perusahaan karena Peduli Lingkungan

Bisnis | Jum'at, 04 September 2020 | 18:51 WIB

Terkini

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:21 WIB

Syarat Perpanjang Paspor yang Sudah Mati Lebih dari 5 Tahun

Syarat Perpanjang Paspor yang Sudah Mati Lebih dari 5 Tahun

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Andrea Bocelli Bakal Dedikasikan Lagu untuk Perdamaian Dunia dalam Konser di Indonesia

Andrea Bocelli Bakal Dedikasikan Lagu untuk Perdamaian Dunia dalam Konser di Indonesia

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:19 WIB

Berani! Singpura Kumpulkan Petinggi 10 Perusahaan Diduga Biang Kerok Kebakaran Hutan

Berani! Singpura Kumpulkan Petinggi 10 Perusahaan Diduga Biang Kerok Kebakaran Hutan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:18 WIB

×