Ustaz Hilmi Dikawal FPI sampai Emak-emak Militan Agar Aman dari Si Gila

Siswanto | Suara.com

Selasa, 15 September 2020 | 16:55 WIB
Ustaz Hilmi Dikawal FPI sampai Emak-emak Militan Agar Aman dari Si Gila
Ustaz Hilmi Firdausi [Twitter Hilmi Firdausi]

Suara.com - Pembacokan yang berujung kematian imam masjid di Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Muhammad Arif, pada Jumat (11/9/2020, malam. Kemudian, penusukan terhadap ulama Syekh Ali Jaber di Bandarlampung  pada Minggu (13/9/2020), sore, menyadarkan pentingnya memberikan pengamanan ekstra terhadap tokoh agama ketika sedang berdakwah.

Berbicara soal pengamanan ketika sedang berdakwah, Ustaz Hilmi Firdausi punya pengalaman menarik.  Dalam Twitter @Hilmi28, dia bercerita pengalaman di sejumlah daerah·

"Kalau roadshow ke Jogja, biasanya teman-teman Kokam ikut mengawal kajian saya. Sepertinya mereka khawatir saya dikerjai orang gila. Jazakumullah khair sedulur-sedulur sholih," kata Hilmi Firdausi.

Kata "gila" yang diikatakan Hilmi barangkali sebagai sindiran agar pelaku penusukan terhadap Syekh Ali Jaber jangan langsung disimpulkan sebagai orang gila sehingga dikhawatirkan hal itu bisa mengaburkan proses hukum yang diharapkan berlangsung transparan dan tuntas.

Selain Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah, Hilmi juga sering dikawal laskar Front Pembela Islam agar terhindar dari gangguan “orang gila” ketika roadshow keliling Indonesia.

Dia menunjukkan foto ketika roadshow di Balikpapan.

Tetapi dia bilang di antara semua petugas yang pernah mengawal ketika sedang dakwah, "barisan emak-emaklah yang paling militan."

"Jangankan orang yang ngaku gila, orang yang gila harta dan jabatan pun bisa disikat sama emak-emak," katanya.

Hilmi Firdausi kembali menunjukkan foto barisan emak-emak yang dia maksud tadi. Foto itu diambil ketika dia mengisi kajian di rumah pendakwah Aa Gym.

"Tenang saja, di foto ini ada istri saya dan istri beliau," katanya.

Jangan mudah percaya

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia Din Syamsuddin mengatakan polisi jangan mudah percaya dengan alasan gila dari pelaku penusukan Syekh Ali Jaber kemudian aparat tidak melanjutkan pengusutan kasus kekerasan terhadap ulama tersebut.

"Polri jangan terlalu mudah percaya dengan pengakuan orang tua pelaku bahwa pelaku sudah empat tahun mengalami gangguan kejiwaan," kata Din kepada wartawan (Antara).

Ia mengatakan terdapat kesaksian banyak pihak yang beredar luas di media sosial bahwa pelaku tidak gila, seperti sering bermain media sosial, muncul di tempat umum sebagai orang waras dan contoh lainnya.

Polisi, kata dia, jangan meremehkan kesaksian-kesaksian tersebut dan tidak boleh menganggap remeh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan

Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:37 WIB

London Mencekam, Warga Yahudi Jadi Korban Penusukan Brutal

London Mencekam, Warga Yahudi Jadi Korban Penusukan Brutal

News | Kamis, 30 April 2026 | 09:14 WIB

Pernah Sebut Pasien RSJ Orang Gila, dr Gia Pratama Akui Khilaf dan Minta Maaf

Pernah Sebut Pasien RSJ Orang Gila, dr Gia Pratama Akui Khilaf dan Minta Maaf

Entertainment | Jum'at, 17 April 2026 | 16:05 WIB

Apa Maksud Hustle Culture? Mengenal Sisi Lain Budaya 'Gila Kerja'

Apa Maksud Hustle Culture? Mengenal Sisi Lain Budaya 'Gila Kerja'

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2026 | 08:30 WIB

Di Antara Waras dan Gila: Membaca Luka Sosial dalam Novel Jack & Si Gila

Di Antara Waras dan Gila: Membaca Luka Sosial dalam Novel Jack & Si Gila

Your Say | Sabtu, 28 Maret 2026 | 14:25 WIB

Debt Collector Penusuk Advokat Ditangkap di Semarang, Polisi Selidiki Motif

Debt Collector Penusuk Advokat Ditangkap di Semarang, Polisi Selidiki Motif

News | Rabu, 25 Februari 2026 | 11:23 WIB

Mabuk Berat, Pria 24 Tahun Ngamuk dan Tusuk Warga di Duren Sawit

Mabuk Berat, Pria 24 Tahun Ngamuk dan Tusuk Warga di Duren Sawit

News | Rabu, 18 Februari 2026 | 12:35 WIB

Pedagang Cilok di Jakarta Barat Tega Tusuk Teman Seprofesi, Polisi Masih Dalami Motif

Pedagang Cilok di Jakarta Barat Tega Tusuk Teman Seprofesi, Polisi Masih Dalami Motif

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 16:00 WIB

Ustaz Ini Beri Saran Menohok Buat Penyerang Pandji Pragiwaksono karena Stand Up Comedy Mens Rea

Ustaz Ini Beri Saran Menohok Buat Penyerang Pandji Pragiwaksono karena Stand Up Comedy Mens Rea

Entertainment | Selasa, 06 Januari 2026 | 20:30 WIB

Pura-pura Bayar Utang, Pemuda di Karawang Tega Tusuk Pasutri Lalu Sembunyi di Plafon

Pura-pura Bayar Utang, Pemuda di Karawang Tega Tusuk Pasutri Lalu Sembunyi di Plafon

News | Rabu, 10 Desember 2025 | 11:30 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB