Berhasil Bobol Gudang dan Bawa 15 Senapan AK, 219 Tahanan di Uganda Kabur

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Kamis, 17 September 2020 | 20:12 WIB
Berhasil Bobol Gudang dan Bawa 15 Senapan AK, 219 Tahanan di Uganda Kabur
Ilustrasi narapidana. (Shutterctock)

Suara.com - Sebanyak 219 tahanan di Uganda melarikan diri dan berhasil membawa serta 15 senapan AK-47, dua orang berhasil ditangkap kembali dan dua tewas.

Menyadur Daily Sabah, Kamis (17/9/2020) ratusan narapidana tersebut melarikan diri pada Rabu (16/9) malam dari sebuah penjara di Karamoja.

Menurut juru bicara Brigadir Flavia Byekwaso, sebelum melarikan diri, mereka membobol gudang senjata penjara dan mencuri 15 senapan AK-47, 20 magasin, dan amunisi lainnya.

"Ini melarikan diri secara massal ... mereka adalah penjahat kelas kakap," katanya, menambahkan mereka adalah pembunuh, perampok dan pemerkosa.

Operasi keamanan besar-besaran sedang dilakukan untuk menangkap mereka kembali, dan dua narapidana tewas dalam pengejaran sementara dua orang ditangkap kembali, katanya.

Fakta bahwa mereka memiliki senjata dan kabur saat kondisi sudah gelap membuat pencarian lebih sulit, kata Byekwaso.

"Mereka punya waktu semalaman untuk bubar dan bersembunyi; itu mempersulit upaya kami, tapi kami akan menangkap mereka," ujar Byekwaso.

Komisaris Jenderal Penjara Uganda Johnson Byabashaija mengkonfirmasi perkembangan tersebut pada hari Rabu (16/9).

Komjen Johnson mengatakan para narapidana berhasil melumpuhkan sipir penjara sebelum berhasil membobol gudang senjata dan mengambil sekitar 15 senapan.

baca juga

"Mereka kabur sekarang. Baku tembak hebat pun terjadi. Mereka lari menuju Gunung Moroto," kata Byabashaija pada hari Rabu, dikutip dari The East African.

Tentara Uganda kemudian meminta warga agar tetap tenang dan mengatakan mereka sedang melakukan pengejaran terhadap narapidana yang kabur.

"Operasi UPDF dalam mengejar narapidana kabur dari penjara Singila di Moroto untuk menangkap kembali dan memulihkan senjata curian terus berlanjut. Oleh karena itu, penduduk disarankan untuk tetap tenang," kata juru bicara UPDF, Brigjen Flavia Byekwaso, melalui Twitter pada Rabu malam.

Bisnis di Kota Moroto terhenti karena pasukan gabungan polisi, tentara, dan sipir penjara sedang mengejar para narapidana, yang sebagian besar adalah penjahat kelas kakap.

Insiden tersebut merupakan yang ketiga di Uganda sejak wabah virus corona pada Maret karena ketakutan tertular virus di penjara yang sempit mendorong upaya narapidana untuk kabur.

Setidaknya tiga kasus virus korona telah dilaporkan di penjara-penjara Uganda.

Menurut otoritas Uganda, jumlah total narapidana di Uganda naik 10 persen menjadi 65.000 dalam lima bulan hingga Agustus.

Lonjakan tersebut disebabkan oleh orang yang ditangkap karena melanggar berbagai aturan untuk menangani pandemi Covid-19 seperti jam malam dan pembatasan perjalanan.

Karamoja, daerah pegunungan di perbatasan Uganda dengan Kenya, juga merupakan wilayah kaya mineral tempat penambang skala besar menggali berbagai mineral dan logam termasuk emas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

200 Napi Penjara Moroto Kabur ke Bukit, Lepas Baju Agar Tak Terdeteksi

200 Napi Penjara Moroto Kabur ke Bukit, Lepas Baju Agar Tak Terdeteksi

News | Kamis, 17 September 2020 | 13:34 WIB

Selamat! Pria Terjelek di Dunia Sudah Nikah Lagi, Sekarang Punya 7 Anak

Selamat! Pria Terjelek di Dunia Sudah Nikah Lagi, Sekarang Punya 7 Anak

Lifestyle | Senin, 14 September 2020 | 15:37 WIB

Ledakan Angka Kelahiran Gorila, Bayi Terbaru dari Induk Usia 18 Tahun

Ledakan Angka Kelahiran Gorila, Bayi Terbaru dari Induk Usia 18 Tahun

Tekno | Sabtu, 05 September 2020 | 22:00 WIB

Terkini

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:55 WIB

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:30 WIB

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:24 WIB

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

Jakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:00 WIB

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Kalbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:45 WIB

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

×