Sebut Islam Agama Tidak Baik di TikTok, Pelaku: Cuma Iseng

Rifan Aditya | Farah Nabilla | Suara.com

Minggu, 20 September 2020 | 09:57 WIB
Sebut Islam Agama Tidak Baik di TikTok, Pelaku: Cuma Iseng
Permintaan maaf pembuat konten TikTok yang dianggp menghina Islam. (Instagram/tante_rempong_offficial)

Suara.com - Pembuat konten TikTok yang menyebut bahwa Islam adalah agama tidak baik di Indonesia akhirnya meminta maaf atas perbuatannya. Ia pun membuat klarifikasi setelah videonya viral di media sosial.

Ia mengaku membuat konten itu karena iseng dan sudah langsung menghapusnya. Namun, video tersebut terlanjur viral hingga melahirkan kecaman publik.

"Saya juga minta maaf atas kesalahan itu, bukan maksud saya. Saya cuma iseng, tapi jadi kayak begini, sudah langsung hapus, sudah klarifikasi, tapi mungkin ada yang menyimpan terus share," katanya dalam sebuah video yang dibagikan sejumlah akun Instagram.

"Sekali lagi saya minta maaf pada umat muslim," ucapnya.

Bukan hanya si pembuat video, namun ayah pelaku juga menyampaikan permintaan maafnya atas kesalahan yang dibuat sang putra.

"Saya selaku orang tua K yang berbuat salah yang mungkin melecehkan, sekali lagi saya minta maaf. Selaku orang tua dan keluarga kami, sekali lagi mohon maaf yang sebesar-besarnya," ucap bapak tersebut.

Sebelumnya, pelaku K banjir hujatan publik sosial media lantaran konten TikToknya dianggap melecehkan agama Islam.

Dalam video itu, @adim****** menampilkan konten sensitif dengan menyebut bahwa Islam adalah agama yang tidak baik di Indonesia.

"Agama yang tidak baik di Indonesia," tulisan @adimartha4 yang tertempel di videonya.

"Islam, Islam, Islam, Islam, Islam, Islam," sambungnya menyebut kata Islam sebanyak enam kali.

Tangkapan layar TikTok @adimartha4. [Twitter/@Namaku_Mei]
Tangkapan layar TikTok @adim*****. [Twitter/@Namaku_Mei]

Akan tetapi, dalam tulisan Islam yang ke enam, tertera tulisan kecil berbunyi "canda doang ya cuy".

Kendati dimaksudkan untuk bercanda, warganet sudah terlanjur tersulut emosi salah satunya pemilik akun @Jono645****

"Itu efek karena kelakuan oknum-oknum yang mencoreng Islam," katanya.

Sementara itu, usai video klarifikasinya beredar, warganet merasa kasihan kepada orang tua pelaku.

"Ya Allah kasihan orangtuanya," kata warganet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tega! Wanita Ini Tak Direstui Keluarga Pacar Karena Dianggap Miskin

Tega! Wanita Ini Tak Direstui Keluarga Pacar Karena Dianggap Miskin

Banten | Sabtu, 19 September 2020 | 12:55 WIB

Tiga Tahun Jadi Rumah Kreativitas, TikTok Hadirkan #SamaSamaDariTikTok

Tiga Tahun Jadi Rumah Kreativitas, TikTok Hadirkan #SamaSamaDariTikTok

Tekno | Sabtu, 19 September 2020 | 07:30 WIB

Mulai Minggu Malam TikTok Akan Diblokir dari Google Play di AS

Mulai Minggu Malam TikTok Akan Diblokir dari Google Play di AS

Tekno | Jum'at, 18 September 2020 | 22:22 WIB

Ragukan Privasi Pengguna, Senator Kenya Desak Penyelidikan terhadap TikTok

Ragukan Privasi Pengguna, Senator Kenya Desak Penyelidikan terhadap TikTok

News | Jum'at, 18 September 2020 | 20:50 WIB

Belajar dari Orangtua, Febby Rastanty Ogah Pindah Agama Demi Cinta

Belajar dari Orangtua, Febby Rastanty Ogah Pindah Agama Demi Cinta

Entertainment | Jum'at, 18 September 2020 | 15:29 WIB

Merendah untuk Meroket! Harga Outfit 'Sederhana' Pria Ini Bikin Melongo

Merendah untuk Meroket! Harga Outfit 'Sederhana' Pria Ini Bikin Melongo

News | Jum'at, 18 September 2020 | 19:04 WIB

Terkini

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:00 WIB

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:45 WIB

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:31 WIB

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:13 WIB

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:56 WIB