CEK FAKTA: Benarkah Gibran Keok Sebelum Waktunya?

Rifan Aditya , Farah Nabilla

Minggu, 20 September 2020 | 17:49 WIB
CEK FAKTA: Benarkah Gibran Keok Sebelum Waktunya?
Cek fakta: benarkah Gibran keok sebelum waktunya? (Turnbackhoax.id)

Suara.com - Beredar sebuah unggahan tentang Bakal Calon Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka 'keok sebelum waktunya'.

Sebuah akun Facebook Win Jurnal II membagikan sebuah link artikel berita berjudul "KPU Terima Seluruh Berkas Pengunduran Diri Pasangan Gibran" dengan narasi:

"Keok sebelum waktunya".

Cek fakta: benarkah Gibran keok sebelum waktunya? (Turnbackhoax.id)
Cek fakta: benarkah Gibran keok sebelum waktunya? (Turnbackhoax.id)

Lantas benarkah Gibran mengundurkan diri?

Penjelasan

Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id --jaringan Suara.com, klaim yang menyatakan baka calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surakarta, Gubran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa keok sebelum waktunya adalah klaim yang salah.

Faktanya, 'pengunduran diri' dalam artikel tersebut merujuk pada berkas pengunduran diri Teguh sebagai anggora DPRD Solo. Ia telah menyerahkan berkas pengunduran dirinya ke KPU Solo.

Berkas pengunduran diri tersebut merupakan syarat pendaftaran Teguh untuk menjai calon wakil wali kota.

Adapun kutipan berita dalam artikel yang dibuat news.beritaislam.org adalah sebagai berikut:

baca juga

"Beritaislam – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solo telah menerima tiga berkas terkait pengunduran diri Teguh Prakosa sebagai anggota DPRD Kota Solo. Berkas ini merupakan syarat pendaftaran Teguh untuk menjadi calon wali kota Solo mendampingi Gibran Rakabuming Raka.

Ketua KPU Kota Solo Nurul Sutarti menyatakan tiga berkas terkait pengunduran diri Teguh Prakosa sebagai anggota dewan sudah diserahkan ke KPU. Ketiga berkas tersebut terkait dengan surat pengunduran dirinya yang ditujukan pada Ketua DPRD Kota Solo, surat tanda terima dari Gubernur Jawa Tengah dan surat keterangan pemrosesan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah. ”Semua sudah lengkap,” ucap Nurul saat dihubungi Kamis (17/9)."

Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan Gibran mengundurkan diri dan keok sebelum waktunya adalah klaim yang salah.

Unggahan tersebut masuk dalam kategori konten yang menyesatkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beda Pilihan di Pilkada Medan, Jansen ke Sandiaga: Gajah Lawan Semut

Beda Pilihan di Pilkada Medan, Jansen ke Sandiaga: Gajah Lawan Semut

News | Minggu, 20 September 2020 | 14:05 WIB

Cegah Covid-19, KPU Sumut Imbau Utamakan Protokol Kesehatan

Cegah Covid-19, KPU Sumut Imbau Utamakan Protokol Kesehatan

Sumut | Minggu, 20 September 2020 | 10:16 WIB

Partainya Dukung Gibran dan Bobby, Fahri Hamzah: Bukan Dinasti

Partainya Dukung Gibran dan Bobby, Fahri Hamzah: Bukan Dinasti

News | Minggu, 20 September 2020 | 09:52 WIB

KPU Medan Mulai Sosialisasikan DPS Pilkada 2020

KPU Medan Mulai Sosialisasikan DPS Pilkada 2020

Sumut | Sabtu, 19 September 2020 | 13:52 WIB

Pemuda Muhammadiyah Jabar Tolak Pelaksanaan Pilkada 2020

Pemuda Muhammadiyah Jabar Tolak Pelaksanaan Pilkada 2020

Jabar | Sabtu, 19 September 2020 | 11:29 WIB

Wagubsu Doakan Menantu Jokowi Jadi Wali Kota Medan, Begini Kata Bawaslu

Wagubsu Doakan Menantu Jokowi Jadi Wali Kota Medan, Begini Kata Bawaslu

Sumut | Sabtu, 19 September 2020 | 08:05 WIB

Terkini

Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik, Mengapa DPR Menolak APBN Menanggung Ongkos Jemaah?

Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik, Mengapa DPR Menolak APBN Menanggung Ongkos Jemaah?

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:16 WIB

IRGC Iran: Operasi Pembalasan ke Amerika Akan Terus Berlanjut

IRGC Iran: Operasi Pembalasan ke Amerika Akan Terus Berlanjut

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:04 WIB

Prabowo Harus Turun Tangan! Minta KPK Ambil Alih Kasus Febrie Demi Selamatkan Sistem Hukum

Prabowo Harus Turun Tangan! Minta KPK Ambil Alih Kasus Febrie Demi Selamatkan Sistem Hukum

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:00 WIB

Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan

Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan

News | Senin, 13 Juli 2026 | 10:50 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung

News | Senin, 13 Juli 2026 | 10:47 WIB

Daftar Gempuran AS ke Iran Terbaru karena Ngamuk Selat Hormuz Kembali Ditutup

Daftar Gempuran AS ke Iran Terbaru karena Ngamuk Selat Hormuz Kembali Ditutup

News | Senin, 13 Juli 2026 | 10:37 WIB

Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur

Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur

News | Senin, 13 Juli 2026 | 10:05 WIB

Ranjau Politis dan Perang Proksi: Sisi Gelap di Balik Pengalihan Kasus Febrie dari Polri ke Kejagung

Ranjau Politis dan Perang Proksi: Sisi Gelap di Balik Pengalihan Kasus Febrie dari Polri ke Kejagung

News | Senin, 13 Juli 2026 | 09:56 WIB

Serangan GFS Galaxy, Jalur Dagang Dunia Mencekam Setelah Iran Tutup Paksa Selat Hormuz

Serangan GFS Galaxy, Jalur Dagang Dunia Mencekam Setelah Iran Tutup Paksa Selat Hormuz

News | Senin, 13 Juli 2026 | 09:46 WIB

Penuh Ranjau Politis! Tiga Skenario Berbahaya di Balik Pengalihan Kasus Febrie ke Kejagung

Penuh Ranjau Politis! Tiga Skenario Berbahaya di Balik Pengalihan Kasus Febrie ke Kejagung

News | Senin, 13 Juli 2026 | 09:37 WIB

×